TUHAN yang Tidak Berubah

Maleakhi 3:6

Kasih Karunia yang Tetap

“Sebab, Akulah TUHAN, Aku tidak berubah. Oleh sebab itu, kamu, hai Keturunan Yakub, tidak akan dilenyapkan.

Maleakhi 3:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Maleakhi 3:6?

Allah tidak berubah, dan karena kasih-Nya yang tidak berubah, umat-Nya tidak dimusnahkan. Ini adalah janji kesetiaan Allah di tengah ketidaksetiaan umat.

Latar belakang

Dasar Pengharapan

TUHAN menegaskan bahwa Dia tidak berubah, dan karena itu keturunan Yakub tidak akan dimusnahkan. Walaupun mereka telah menyimpang dari ketetapan-Nya, Dia tetap setia dan menawarkan pemulihan.

Di mana

Yerusalem

Dalam konteks nubuat Maleakhi

Kapan

~430 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemurnian yang dijanjikan
Panggilan untuk kembali
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, setia pada perjanjian-Nya

K

Kepada

Keturunan Yakub

Umat Israel, dipanggil dengan nama Yakub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁנָה

shanah · tidak berubah

berubah, menjadi berbeda

כָּלָה

kalah · dilenyapkan

habis, selesai, binasa

חֻקָּה

chuqqah · ketetapan

aturan, undang-undang yang ditetapkan

Kesetiaan Allah (tidak berubah) menghalangi kebinasaan total bagi umat-Nya. 'Ketetapan' (chuqqah) adalah perintah yang harus diikuti, tetapi Allah tetap setia bahkan ketika umat gagal. Ini menunjukkan kasih karunia yang menopang.

Tahukah kamu

Allah yang Tidak Berubah

Dalam bahasa Ibrani, frasa 'Aku tidak berubah' menggunakan kata yang bisa berarti 'aku tidak menjadi berbeda', menunjukkan kesetiaan yang mutlak.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:6

✕  Sering dikira

Allah tidak berubah berarti Dia tidak peduli dengan perbuatan kita, jadi kita bebas berbuat dosa.

✓  Yang sebenarnya

Ketidakberubahan Allah menegaskan kesetiaan-Nya pada kasih dan keadilan, bukan kebebasan untuk berdosa.

✕  Sering dikira

Ayat ini menjamin bahwa Israel tidak akan pernah dihukum sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan pemeliharaan Allah, tetapi bukan tanpa teguran dan disiplin.

Renungan

Renungan Singkat Maleakhi 3:6

Saat kita merasa Tuhan jauh atau tidak adil, ingatlah bahwa Dia tidak berubah dan kasih-Nya tetap setia. Kita dapat bersandar pada janji-Nya yang kekal.

Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak berubah dan setia. Ajar aku untuk percaya pada janji-Mu di tengah ketidakpastian. Amin.