Yesus menegur generasi yang tidak percaya
Lukas 9:41
Diutus, Dimuliakan, dan Diajar untuk Mengikut
“Jawab Yesus, “Hai, kamu generasi yang tidak percaya dan sesat! Berapa lama lagi Aku harus tinggal bersamamu dan bersabar terhadap kamu? Bawalah anakmu itu kemari.””Lukas 9:41 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!"”Lukas 9:41 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Bukan main kalian ini! Kalian sungguh orang-orang yang menyeleweng dan tidak percaya! Sampai kapan Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawa anakmu itu ke mari!"”Lukas 9:41 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Bukan main! Kalian ini sesat dan tidak percaya kepada Allah! Sampai kapan Aku harus bersabar terhadap kalian! Bukankah sudah cukup lama Aku tinggal bersama kalian! Bawalah anakmu kemari.””Lukas 9:41 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Jesus answering said, O faithless and perverse generation, how long shall I be with you, and suffer you? Bring thy son hither.”Lukas 9:41 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 9:41?
Yesus menjawab dengan tegur keras bahwa generasi itu tidak percaya dan sesat, dan Dia harus bersabar dengan mereka. Namun, Dia tetap meminta anak itu dibawa kepada-Nya.
Latar belakang
Kekecewaan guru yang dalam terhadap murid-muridnya
Respons Yesus terkesan keras: 'Hai, kamu generasi yang tidak percaya dan sesat!' Tapi ini bukan kemarahan yang tidak terkendali — ini ekspresi frustrasi seorang guru yang dalam terhadap murid yang belum mengerti. Mereka sudah diberi kuasa, sudah menyaksikan mukjizat, tapi masih belum percaya sungguh-sungguh.
Di mana
Kaki gunung, Galilea
Di hadapan orang banyak setelah mendengar laporan kegagalan murid
Kapan
~29 M
Keesokan hari setelah transfigurasi
Yang berbicara
Yesus
Yang merespons kegagalan para murid dan permintaan sang ayah
Kepada
Para murid, orang banyak, dan sang ayah
Semua yang ada di sana saat itu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄπιστος
tidak percaya · faithless
Tanpa iman — bukan ateis, tapi orang yang tidak hidup dalam iman yang berfungsi
διεστραμμένη
sesat · perverse
Terpilin atau terdistorsi — seperti sesuatu yang harusnya lurus tapi menjadi bengkok
ἀνέξομαι
bersabar · bear with
Menanggung atau menahan diri dari kekecewaan — kata yang menunjukkan kesabaran yang ada batasnya
Yesus tidak marah karena roh itu kuat — Dia frustrasi karena murid-murid-Nya yang sudah diberi kuasa tidak menggunakannya dengan iman. Masalahnya bukan kapasitas tapi kepercayaan.
Tahukah kamu
Kata 'sesat' mirip dengan nubuat Musa
Istilah 'generasi yang tidak percaya dan sesat' mengingatkan kepada Ulangan 32:5 di mana Musa menyebut Israel yang memberontak sebagai generasi yang bengkok dan tidak lurus. Yesus sedang memakai bahasa kenabian yang keras untuk memperingatkan — bukan mengutuk.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 9:41
Ulangan 32:5
Bahasa generasi yang bengkok dari nyanyian Musa
“Mereka telah berbuat keji terhadap Tuhan, bukan anak-anak-Nya, tetapi generasi yang bengkok dan tidak lurus”
Bilangan 14:11
Allah juga frustrasi dengan Israel yang tidak percaya di padang
“Berapa lama orang-orang ini menghina Aku? Berapa lama mereka tidak percaya kepada-Ku?”
Ibrani 3:19
Tema ketidakpercayaan sebagai hambatan utama
“Jadi kita melihat bahwa mereka tidak dapat masuk karena ketidakpercayaan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 9:41
✕ Sering dikira
Yesus marah kepada sang ayah karena anaknya dikuasai roh jahat
✓ Yang sebenarnya
Teguran Yesus ditujukan kepada para murid yang gagal dan konteks umum ketidakpercayaan, bukan kepada sang ayah
✕ Sering dikira
Yesus tidak pernah menunjukkan frustrasi atau emosi negatif
✓ Yang sebenarnya
Injil mencatat dengan jujur bahwa Yesus mengalami dan mengekspresikan frustrasi yang nyata
Renungan
Renungan Singkat Lukas 9:41
Teguran Yesus bukan berarti Dia menolak kita; Dia ingin kita menyadari ketidakpercayaan kita dan tetap datang pada-Nya, karena Dia sabar.
Yesus, ampuni ketidakpercayaanku dan sabarilah aku. Aku datang kepada-Mu. Amin.