Suara dari awan: Inilah Anak-Ku yang Kupilih
Lukas 9:35
Diutus, Dimuliakan, dan Diajar untuk Mengikut
“Kemudian, terdengarlah suara dari awan itu, “Inilah Anak-Ku, Dialah yang Kupilih, dengarkanlah Dia.””Lukas 9:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."”Lukas 9:35 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian dari awan itu terdengar suara yang berkata, "Inilah Anak-Ku yang Kupilih. Dengarkan Dia!"”Lukas 9:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian dari awan itu terdengarlah suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang sangat Aku kasihi. Taatilah Dia.””Lukas 9:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there came a voice out of the cloud, saying, This is my beloved Son: hear him.”Lukas 9:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 9:35?
Suara dari awan berkata, 'Ini Anak-Ku, yang Kupilih, dengarkanlah Dia.' Ini adalah pernyataan langsung dari Allah Bapa bahwa Yesus adalah Anak-Nya yang berkuasa, dan kita harus mendengarkan Yesus, terutama tentang penderitaan-Nya yang akan datang.
Latar belakang
Konfirmasi ilahi tertinggi atas identitas Yesus
Dari dalam awan terdengar suara: 'Inilah Anak-Ku, Dialah yang Kupilih, dengarkanlah Dia.' Ini adalah kata-kata Allah sendiri yang mengidentifikasi Yesus di depan para murid. Sedikit berbeda dari suara di baptisan: di sana ditujukan kepada Yesus, di sini ditujukan kepada para murid. Ini bukan untuk Yesus — tapi untuk murid-murid yang perlu tahu.
Di mana
Gunung Tabor
Di dalam awan kemuliaan di puncak gunung
Kapan
~29 M
Transfigurasi — suara Allah
Yang berbicara
Allah Bapa
Yang berbicara langsung dari awan kemuliaan kepada para murid
Kepada
Petrus, Yohanes, dan Yakobus
Tiga murid yang mendengar suara Allah secara langsung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐκλελεγμένος
yang Kupilih · chosen
Yang dipilih atau ditetapkan — kata yang sama untuk Israel sebagai bangsa pilihan
ἀκούετε
dengarkanlah · listen
Imperatif present — terus-menerus mendengarkan, bukan sekali dengar saja
φωνὴ
suara · voice
Suara yang bisa didengar — ini bukan intuisi rohani tapi suara nyata yang didengar tiga murid
Perintah dengarkanlah Dia bukan tentang teknik meditasi — tapi perintah Allah yang menempatkan otoritas Yesus di atas Musa, Elia, dan semua guru manusiawi.
Tahukah kamu
Gabungan dua teks Perjanjian Lama
Suara ini menggabungkan Mazmur 2:7 (Anak-Ku) dan Yesaya 42:1 (yang Kupilih). Keduanya adalah teks tentang raja ideal yang dipilih Allah dan tentang Hamba yang Menderita — Yesus menggenapi keduanya sekaligus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 9:35
Ulangan 18:15
Musa sendiri menjanjikan Nabi yang harus didengarkan — dan kini Allah menegaskan Yesus adalah Dia
“Seorang nabi yang seperti aku akan Tuhan bangkitkan bagimu — dengarkanlah dia”
Mazmur 2:7
Mazmur Mesianik yang dikutip dalam suara dari awan
“Aku mau menceritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku: Anak-Ku engkau”
Yesaya 42:1
Hamba pilihan Allah — teks yang digabungkan dalam suara dari awan
“Lihat, hamba-Ku yang Kukuatkan, orang pilihan-Ku yang dikenan jiwaku”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 9:35
✕ Sering dikira
Suara itu adalah ilusi atau yang para murid bayangkan saja
✓ Yang sebenarnya
Lukas mencatatnya sebagai peristiwa nyata, dan 2 Petrus 1:17-18 mengkonfirmasi Petrus sungguh mendengarnya
✕ Sering dikira
Perintah dengarkanlah Dia hanya berarti dengar khotbah Yesus
✓ Yang sebenarnya
Konteks lebih dalam: perintah ini menempatkan Yesus di atas Taurat dan para Nabi — mereka sudah pergi, hanya Yesus yang tersisa
Renungan
Renungan Singkat Lukas 9:35
Pernyataan 'dengarkanlah Dia' adalah panggilan bagi kita untuk taat kepada Yesus, bukan hanya mendengar tetapi melakukan firman-Nya. Mari kita jadikan Alkitab sebagai otoritas tertinggi dalam hidup kita.
Bapa, tolong aku untuk benar-benar mendengarkan Yesus dan taat pada firman-Nya, bukan hanya membaca tetapi melakukannya. Amin.