Menyentuh tandu dan berkata
Lukas 7:14
Bangkit dari Usungan
“Kemudian, Dia mendekat dan menyentuh tandu jenazah itu. Orang-orang yang mengusung tandu itu pun berhenti. Lalu, Yesus berkata, “Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangunlah!””Lukas 7:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"”Lukas 7:14 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Yesus mendekati usungan jenazah itu dan menjamahnya. Maka pengusung-pengusung berhenti. Yesus berkata, "Hai pemuda, Aku menyuruh engkau bangun!"”Lukas 7:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dia mendekati usungan itu dan menyentuhnya. Orang-orang yang membawa usungan itu pun berhenti, kemudian Yesus berkata, “Hai pemuda, Aku berkata kepadamu, hiduplah kembali!””Lukas 7:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he came and touched the bier: and they that bare him stood still. And he said, Young man, I say unto thee, Arise.”Lukas 7:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:14?
Yesus mendekati tandu jenazah dan menyentuhnya, menghentikan prosesi pemakaman. Lalu Dia berkata kepada anak muda itu, 'Bangunlah!' Sentuhan Yesus menunjukkan otoritas-Nya atas kematian, dan perkataan-Nya membangkitkan orang mati.
Latar belakang
Sentuhan yang menghentikan prosesi
Menyentuh tandu jenazah membuat seseorang najis secara ritual menurut hukum Yahudi (Bilangan 19:11-16). Yesus tahu ini. Namun Ia mendekat dan menyentuh — sebuah tindakan yang disengaja, yang menghentikan seluruh prosesi. Semua berhenti. Lalu Ia berbicara.
Di mana
Pintu gerbang Nain
Di sisi tandu jenazah, prosesi berhenti
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
rabi dari Nazaret yang punya otoritas atas kematian
Kepada
Anak muda yang mati (dan semua yang menyaksikan)
pemuda yang sudah meninggal, dibawa dalam prosesi pemakaman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἥψατο
hēpsato · menyentuh
Haptomai — menyentuh dengan maksud. Sama dengan kata yang digunakan saat Yesus menyembuhkan orang kusta. Kontak yang disengaja.
σοροῦ
sorou · tandu
Soros — peti atau alas membawa jenazah. Menyentuhnya berarti Yesus sengaja menanggung kenajisan ritual.
ἐγέρθητι
egerthēti · bangunlah
Egeirō — bangun, bangkit. Kata yang sama digunakan untuk kebangkitan Yesus sendiri.
Egeirō menghubungkan kebangkitan pemuda Nain dengan kebangkitan Yesus sendiri. Yesus memakai bahasa yang sama untuk keduanya — sebuah pola yang Lukas tampaknya sengaja mempertahankan.
Tahukah kamu
Perintah kepada orang mati
Yesus berbicara langsung kepada orang mati seolah ia bisa mendengar. Ini bukan berdoa kepada Allah untuk menghidupkan si mati — Yesus memerintah langsung. Ini klaim otoritas yang luar biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:14
Bilangan 19:11
aturan tentang kenajisan karena menyentuh mayat
“Siapa yang menyentuh mayat seseorang, ia najis tujuh hari lamanya.”
1 Raja-Raja 17:21
Elia membangkitkan anak janda
“Ia merebahkan dirinya tiga kali di atas anak itu... hiduplah anak itu.”
Yohanes 11:43
Yesus berbicara langsung kepada orang mati
“Ia berseru dengan suara keras, 'Lazarus, keluarlah!'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:14
✕ Sering dikira
Yesus menyentuh tandu secara tidak sengaja saat mendekati ibu
✓ Yang sebenarnya
Lukas jelas menggambarkan urutan: Ia mendekat, Ia menyentuh tandu, pengusung berhenti — ini tindakan yang disengaja dan bertahap.
✕ Sering dikira
'Bangunlah' adalah doa kepada Allah untuk menghidupkan pemuda itu
✓ Yang sebenarnya
Yesus berbicara langsung, memerintah dengan otoritas sendiri — ini berbeda dari cara Elia atau Elisa berdoa memohon mukjizat.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:14
Yesus tidak takut untuk menyentuh hal-hal yang tampak 'najis' atau penuh kematian. Dia sanggup mengubah situasi yang paling mustahil. Apapun 'kematian' dalam hidup kita—hubungan, impian, atau kondisi yang tampak hancur—Yesus memiliki kuasa untuk membangkitkannya.
Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau berkuasa atas segala sesuatu, termasuk yang mustahil. Datanglah dan sentuhlah bagian hidupku yang terasa sudah mati, dan bangkitkanlah kembali. Amin.