Dua prosesi bertemu di gerbang
Lukas 7:12
Bangkit dari Usungan
“Ketika Dia mendekati pintu gerbang kota, ada mayat seorang laki-laki yang diusung keluar. Orang yang mati itu adalah anak tunggal dari ibunya yang sudah janda. Dan, ada banyak orang dari kota itu yang bersama-sama perempuan itu.”Lukas 7:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.”Lukas 7:12 · TB
Terjemahan Baru
“Waktu Yesus sampai di dekat pintu gerbang kota, orang-orang sedang mengantar jenazah ke luar kota. Yang meninggal adalah anak laki-laki, anak tunggal seorang janda. Banyak penduduk kota menyertai ibu itu.”Lukas 7:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Yesus sampai di dekat gerbang kota, serombongan orang sedang keluar mengusung mayat seorang pemuda, diiringi seorang janda dan banyak warga kota menyertainya. Pemuda yang mati itu adalah satu-satunya anak dari janda tersebut.”Lukas 7:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now when he came nigh to the gate of the city, behold, there was a dead man carried out, the only son of his mother, and she was a widow: and much people of the city was with her.”Lukas 7:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 7:12?
Di pintu gerbang Nain, Yesus berjumpa dengan prosesi pemakaman. Yang mati adalah anak tunggal seorang janda. Ini adalah situasi yang sangat memilukan: janda itu kehilangan suami dan kini anak satu-satunya. Tidak ada yang lebih menyedihkan dari itu.
Latar belakang
Dua prosesi yang bertabrakan
Yesus datang ke kota dengan rombongan besar, dan dari dalam kota keluar prosesi pemakaman yang juga besar. Di pintu gerbang, keduanya berhadapan. Ini adalah pertemuan yang dramatis: kehidupan dan kematian, harapan dan duka, saling bertatap muka.
Di mana
Pintu gerbang kota Nain
Di gerbang kota, pertemuan dua arak-arakan berseberangan
Kapan
~28 M
Pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Lukas (narator)
dokter dan sejarawan, penulis Injil ini
Kepada
Teofilus dan pembaca umum
orang-orang yang ingin tahu siapa Yesus sebenarnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μονογενής
monogenēs · anak tunggal
Satu-satunya yang dilahirkan — kata yang sama dipakai untuk Yesus sebagai 'Anak Tunggal Allah'. Kata ini penuh bobot.
χήρα
chēra · janda
Perempuan yang ditinggal mati suaminya dan biasanya tanpa perlindungan hukum penuh.
ἐξεκομίζετο
exekomizeto · diusung
Dibawa keluar secara resmi — prosesi pemakaman formal, bukan pemindahan biasa.
Lukas memakai monogenēs — kata yang digunakan untuk 'Anak Tunggal Allah' — untuk anak muda ini. Ada lapisan makna yang dalam: Yesus, Anak Tunggal Allah, membangkitkan anak tunggal sang janda.
Tahukah kamu
Posisi anak tunggal dalam hukum Yahudi
Anak tunggal dari seorang janda adalah satu-satunya pelindung ekonomi dan sosialnya. Tanpa anak laki-laki, janda ini kehilangan status, perlindungan, dan kemungkinan sumber nafkah. Ini bukan hanya duka — ini bencana.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 7:12
Yohanes 3:16
kata monogenēs untuk Yesus
“Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (monogenēs).”
1 Raja-Raja 17:17
anak janda yang mati dalam PL
“Anak dari perempuan yang empunya rumah itu sakit lalu mati.”
Ulangan 14:29
Allah peduli pada janda
“Orang Lewi... orang asing, anak yatim, dan janda... akan datang dan makan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 7:12
✕ Sering dikira
Banyak orang mengikuti prosesi hanya karena adat
✓ Yang sebenarnya
Lukas menegaskan ada 'banyak orang dari kota itu' bersama perempuan ini — menunjukkan dukacita komunitas yang nyata, bukan sekadar tradisi.
✕ Sering dikira
Status janda itu hanya soal kesedihan emosional
✓ Yang sebenarnya
Kehilangan anak tunggal berarti kehilangan perlindungan hukum, sosial, dan ekonomi. Ini krisis eksistensial, bukan sekadar duka.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 7:12
Tuhan melihat dan peduli pada setiap duka kita, bahkan yang paling dalam. Dia tidak diam saja. Saat kita merasa kehilangan dan sendirian, Yesus datang mendekat. Mari kita tidak ragu membawa air mata kita kepada-Nya, karena Ia berbelaskasihan.
Tuhan, aku tahu Engkau melihat setiap air mataku. Tolong aku merasakan kehadiran-Mu dalam dukacitaku, dan beri aku kekuatan untuk terus berjalan. Amin.