Menurunkan orang lumpuh dari atap
Lukas 5:19
Jala yang Penuh dan Hidup yang Baru
“Akan tetapi, karena mereka tidak menemukan jalan untuk membawa orang itu masuk akibat kerumunan orang, naiklah mereka ke atas atap dan menurunkan orang lumpuh itu bersama dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah di hadapan Yesus.”Lukas 5:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.”Lukas 5:19 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi karena orang terlalu banyak di sana, mereka tidak dapat membawanya masuk. Oleh sebab itu mereka menaikkan dia ke atas atap rumah. Lalu mereka membongkar genting, dan menurunkan dia bersama-sama dengan tikarnya di depan Yesus di tengah-tengah orang banyak itu.”Lukas 5:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(5:17)”Lukas 5:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they could not find by what way they might bring him in because of the multitude, they went upon the housetop, and let him down through the tiling with his couch into the midst before Jesus.”Lukas 5:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 5:19?
Ketika orang banyak begitu ramai sehingga tidak ada jalan untuk membawa orang lumpuh itu masuk melalui pintu, mereka naik ke atap rumah dan menurunkan orang itu melalui atap ke hadapan Yesus. Ini menunjukkan betapa gigihnya iman mereka.
Latar belakang
Membongkar atap orang lain demi teman yang lumpuh
Atap rumah di Israel abad pertama terbuat dari balok-balok kayu yang ditutup tanah liat, jerami, dan plester. Membukanya bukan pekerjaan sebentar dan pasti berisik — semua orang di dalam bisa mendengar mereka. Tapi keempat orang ini tetap melakukannya. Di hadapan kerumunan, di bawah pengawasan para ahli Taurat dari seluruh Israel, mereka membongkar atap untuk menurunkan teman mereka ke kaki Yesus.
Di mana
Rumah di Kapernaum, atap lalu ruang dalam
Atap rumah Yahudi kelas menengah di abad pertama, kemudian lubang yang dibuka ke ruang dalam
Kapan
~28 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Lukas (narasi)
Dokter Yunani, penulis Injil Lukas & Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus & pembaca Yunani
Orang non-Yahudi yang ingin tahu tentang Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κεράμων
atap · tiles/roof material
Lukas menyebutnya genteng (keramikos = keramik) — detail yang menunjukkan ini rumah dengan atap genteng, bukan hanya tikar jerami. Genteng harus diangkat satu per satu
καθῆκαν
menurunkan · let him down
Kata teknis untuk menurunkan sesuatu dengan tali secara terkontrol — bukan dilempar, tapi diturunkan hati-hati. Empat orang memegang masing-masing sudut
εἰς τὸ μέσον
ke tengah-tengah · in the midst
Diturunkan tepat di tengah ruangan, di tengah Yesus dan para penonton — momen yang semua mata tertuju padanya
Genteng 'keramik' diangkat satu per satu, orang lumpuh 'diturunkan dengan tali secara terkontrol', tepat 'di tengah' ruangan. Tiga detail teknis yang menggambarkan operasi penyelamatan yang terencana, bukan tindakan impulsif.
Tahukah kamu
Ini kemungkinan rumah Simon Petrus
Markus 2:1 menyebut ini rumah di Kapernaum, dan konteks menunjukkan itu rumah Simon. Ini menambah lapisan drama: Simon yang baru saja meninggalkan segalanya untuk mengikut Yesus, sekarang rumahnya dibongkar orang-orang yang mau menemui gurunya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 5:19
Markus 2:4
Detail yang sama — atap dibuka untuk menurunkan orang lumpuh
“Karena mereka tidak dapat membawanya kepada Yesus sebab orang banyak itu, mereka membuka atap yang di atas Yesus...”
Kisah Para Rasul 9:25
Pola serupa: diturunkan dari ketinggian untuk diselamatkan
“Tetapi pada malam hari murid-muridnya membawa dia ke luar dan menurunkannya dari tembok kota dalam sebuah keranjang.”
Lukas 5:20
Kelanjutan langsung — aksi nekad mereka disebut 'iman' oleh Yesus
“Ketika melihat iman mereka, Yesus berkata...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 5:19
✕ Sering dikira
Mereka merusak atap orang sembarangan tanpa pikir panjang
✓ Yang sebenarnya
Ini keputusan yang penuh perhitungan — membongkar atap di rumah orang demi memberi akses kepada teman mereka yang tidak punya pilihan lain
✕ Sering dikira
Atap itu seperti langit-langit modern yang bisa didobrak mudah
✓ Yang sebenarnya
Atap genteng di Israel abad pertama harus diangkat genteng per genteng — ini kerja keras yang butuh waktu dan membuat kegaduhan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 5:19
Kadang kita perlu berpikir kreatif dan tidak menyerah ketika ada rintangan. Teman-teman orang lumpuh ini menunjukkan bahwa iman yang sejati tidak berhenti pada halangan, tetapi mencari cara untuk membawa orang kepada Yesus.
Tuhan, berikan aku kreativitas dan ketekunan untuk membawa orang-orang yang kusayangi kepada-Mu, apa pun rintangannya. Amin.