Empat sahabat yang tidak kenal menyerah
Lukas 5:18
Jala yang Penuh dan Hidup yang Baru
“Lalu, lihat, beberapa orang menggotong seorang lumpuh di atas tempat tidurnya, dan mereka berusaha membawanya masuk dan meletakkan orang itu di depan Yesus.”Lukas 5:18 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus. Lukas 5.19–24 34”Lukas 5:18 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu itu beberapa orang datang membawa seorang lumpuh yang terbaring di atas tikar. Mereka berusaha membawa orang itu ke dalam rumah supaya dapat meletakkan dia di depan Yesus.”Lukas 5:18 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(5:17)”Lukas 5:18 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And, behold, men brought in a bed a man which was taken with a palsy: and they sought means to bring him in, and to lay him before him.”Lukas 5:18 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 5:18?
Ayat ini menceritakan tentang beberapa orang yang membawa seorang lumpuh kepada Yesus dengan susah payah. Mereka berusaha membawanya masuk, tetapi karena orang banyak, mereka mencari cara lain. Ini menunjukkan iman dan kegigihan mereka untuk membawa temannya kepada Yesus.
Latar belakang
Empat orang yang menjadi kaki dan harapan seorang yang lumpuh
Orang lumpuh ini tidak bisa melakukan apapun sendiri — dia bergantung pada teman-temannya. Dan teman-temannya tidak menyerah ketika menemui hambatan pertama (kerumunan). Ini adalah kisah tentang iman kolektif — bukan hanya iman satu orang, tapi iman yang dibawa orang-orang di sekitarnya.
Di mana
Sebuah rumah di Kapernaum
Jalanan menuju rumah yang penuh sesak orang
Kapan
~28 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Lukas (narasi)
Dokter Yunani, penulis Injil Lukas & Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus & pembaca Yunani
Orang non-Yahudi yang ingin tahu tentang Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἰδού
lihat · behold
Kata seru yang Lukas pakai untuk menarik perhatian pada detail penting. Pembaca diajak untuk melihat dengan saksama apa yang terjadi selanjutnya
ἄνθρωπος παραλελυμένος
orang lumpuh · paralyzed man
Lukas sang dokter memakai istilah medis yang tepat: paralysis — kelumpuhan, bukan cacat yang lebih umum
ἐπὶ κλίνης
di atas tempat tidurnya · on a bed
Bukan tandu rumah sakit modern — ini tempat tidur rumahan yang berat. Detail yang menunjukkan kepayahan empat pembawa ini
'Lihat!' (ἰδού) — Lukas memperingatkan pembaca bahwa ini momen penting. 'Paralysis' (kata medis), 'di atas tempat tidur berat' — gambaran fisik penderitaan yang konkret sebelum mujizat yang spektakuler.
Tahukah kamu
Mengangkat orang lumpuh di atas tempat tidurnya itu berat
Tempat tidur yang disebutkan di sini adalah dipan atau tikar tebal. Seorang laki-laki dewasa di atasnya bisa beratnya 70-90 kg lebih. Empat orang memang diperlukan untuk mengangkatnya — tapi membawanya naik ke atap adalah pekerjaan yang jauh lebih sulit dan berbahaya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 5:18
Markus 2:3
Markus menyebut angka yang spesifik: empat orang
“Maka datanglah orang-orang membawa seorang lumpuh kepada Yesus, digotong oleh empat orang.”
Galatia 6:2
Prinsip yang dicontohkan empat orang ini sebelum tertulis
“Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus.”
Yakobus 5:16
Kesembuhan yang dimungkinkan oleh komunitas yang saling menanggung beban
“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 5:18
✕ Sering dikira
Orang lumpuh ini datang sendiri meminta tolong
✓ Yang sebenarnya
Dia sepenuhnya bergantung pada teman-temannya — dia tidak bisa melakukan apapun sendiri. Mujizatnya juga mencakup iman orang-orang di sekitarnya
✕ Sering dikira
Mereka langsung bisa masuk ke rumah itu
✓ Yang sebenarnya
Ayat selanjutnya menunjukkan mereka tidak bisa masuk karena kerumunan — ini hanya awal dari perjuangan yang lebih keras
Renungan
Renungan Singkat Lukas 5:18
Kita dapat meneladani iman orang-orang ini dengan membawa orang lain yang membutuhkan kepada Yesus. Jangan mudah menyerah jika ada rintangan; carilah cara kreatif untuk membantu mereka mengalami kasih dan kuasa Yesus.
Tuhan, berikan aku iman dan kegigihan untuk membawa orang-orang yang kukasihi kepada-Mu, apa pun hambatannya. Amin.