Kisah Jalan ke Emaus Dibagikan
Lukas 24:35
Yesus Menampakkan Diri kepada Para Pengikut
“Kedua pengikut itu juga menceritakan apa yang telah terjadi dalam perjalanan mereka. Mereka menceritakan bagaimana mereka mengenali Yesus ketika Dia memecahkan roti.”Lukas 24:35 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti.”Lukas 24:35 · TB
Terjemahan Baru
“Kedua pengikut Yesus yang baru datang itu lalu menceritakan pengalaman mereka di tengah perjalanan, dan bagaimana mereka mengenali Tuhan pada saat Ia membelah-belah roti.”Lukas 24:35 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kedua orang itu juga menceritakan apa yang mereka alami dalam perjalanan ke Emaus, dan bagaimana mereka mengenali Yesus ketika Dia menyobek-nyobek roti.”Lukas 24:35 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they told what things were done in the way, and how he was known of them in breaking of bread.”Lukas 24:35 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 24:35?
Dua murid yang kembali dari Emaus menceritakan bagaimana mereka mengenali Yesus saat memecahkan roti. Ini menunjukkan bahwa peristiwa perjamuan kudus atau makan bersama menjadi momen penting untuk mengenali kehadiran Yesus yang bangkit.
Latar belakang
Bukan sekadar laporan — tapi pengakuan
Dua murid dari Emaus menceritakan semua yang terjadi dalam perjalanan dan bagaimana mereka akhirnya mengenali Yesus saat memecah roti. Di dalam ruangan yang penuh kesaksian saling bertumpuk ini, komunitas mulai membangun pemahaman bersama tentang apa yang terjadi.
Di mana
Tempat persembunyian para murid, Yerusalem
Ruangan penuh orang yang saling berbagi kesaksian
Kapan
~30 M
Kesaksian-kesaksian tentang kebangkitan bergabung
Yang berbicara
Kleopas dan murid lain dari Emaus
Dua murid yang baru saja mengalami perjumpaan dengan Yesus
Kepada
Para rasul dan pengikut Yesus di Yerusalem
Kelompok yang sudah berkumpul dan mendengar tentang penampakan kepada Petrus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξηγοῦντο
menceritakan · told
Exēgeomai — dari kata ini muncul 'eksegesis' — menceritakan dengan menjelaskan secara rinci
τὰ ἐν τῇ ὁδῷ
dalam perjalanan · what had happened
Harfiah 'hal-hal di jalan' — perjalanan sebagai konteks pengalaman rohani
ὡς ἐγνώσθη αὐτοῖς
bagaimana mereka mengenali Yesus · how he was known to them
Pasif — Yesus membuat diri-Nya dikenal, bukan mereka yang berhasil mengenali
Bahkan dalam menceritakan kisah ini, bahasa pasif dipakai: Yesus 'membuat diri-Nya dikenal' — pengenalan Yesus selalu inisiatif dari pihak-Nya, bukan pencapaian manusia.
Tahukah kamu
Mengenali melalui tindakan, bukan wajah
Menarik bahwa cara pengenalan yang diceritakan adalah 'saat Dia memecahkan roti' — bukan 'saat kami melihat wajah-Nya.' Ini menjadi template bagi generasi Kristen berikutnya: Yesus dikenal dalam pemecahan roti (ekaristi), bukan dalam penglihatan wajah fisik-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 24:35
1 Korintus 11:26
Memecah roti sebagai cara memberitakan dan mengenang Kristus
“Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.”
Kisah Para Rasul 2:42
Komunitas awal mengidentifikasi diri melalui 'pemecahan roti'
“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti.”
Lukas 9:16
Pola tindakan Yesus yang konsisten dan dapat dikenali
“Yesus mengambil kelima roti dan kedua ikan itu... lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 24:35
✕ Sering dikira
Dua murid dari Emaus memberitahu para rasul pertama kali tentang kebangkitan
✓ Yang sebenarnya
Para rasul sudah tahu tentang penampakan kepada Petrus — cerita Emaus menjadi konfirmasi tambahan
✕ Sering dikira
Mereka mengenali Yesus karena melihat tanda fisik tertentu
✓ Yang sebenarnya
Pengenalan terjadi melalui tindakan memecah roti — sesuatu yang familiar, bukan tanda ajaib baru
Renungan
Renungan Singkat Lukas 24:35
Saat mengikuti perjamuan kudus atau makan bersama dalam kebersamaan, ingatlah bahwa Yesus hadir di tengah-tengah kita. Jadikan momen itu sebagai kesempatan untuk merenungkan karya Kristus.
Tuhan Yesus, buatlah kami selalu mengingat-Mu saat kami memecahkan roti, dan biarlah kehadiran-Mu kami rasakan. Amin.