Air mata yang paling pahit
Lukas 22:62
Malam Terakhir Sebelum Salib
“Kemudian, Petrus keluar dan menangis dengan amat sedih.”Lukas 22:62 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya.”Lukas 22:62 · TB
Terjemahan Baru
“Maka keluarlah Petrus dari situ dan menangis tersedu-sedu.”Lukas 22:62 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Petrus keluar dari halaman rumah itu dan menangis dengan sangat sedih.”Lukas 22:62 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Peter went out, and wept bitterly.”Lukas 22:62 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 22:62?
Petrus keluar dan menangis dengan sedih setelah menyadari pengkhianatannya. Ini menggambarkan penyesalan yang dalam dan patah hati karena telah menyangkal Yesus, yang juga menunjukkan bahwa pengakuan dosa membawa pada pertobatan yang sungguh-sungguh.
Latar belakang
Tangisan yang bukan keputusasaan
Petrus keluar dan menangis 'dengan amat sedih'. Tapi ini berbeda dari Yudas yang 'menyesal' dan kemudian bunuh diri. Tangisan Petrus adalah awal pertobatan — kesadaran penuh akan dosa diikuti dengan rasa sakit yang mendalam. Tangisan ini adalah yang membuka jalan bagi pemulihan di Yohanes 21.
Di mana
Di luar rumah Imam Besar atau di jalanan Yerusalem
Setelah keluar dari halaman rumah Imam Besar
Kapan
~30 M
Dini hari Jumat
Yang berbicara
Lukas
dokter dan sejarawan, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
pembaca pertama Injil Lukas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξελθὼν
exelthōn · keluar
Setelah keluar, meninggalkan tempat itu — Petrus secara fisik menjauh dari halaman tempat penyangkalan terjadi.
ἔκλαυσεν
eklausen · menangis
Menangis — aorist: tangisan yang terjadi satu kali, tapi dalam kondisi emosional yang dalam.
πικρῶς
pikrōs · dengan amat sedih
Dengan pahit, dengan sangat sedih — kata yang menggambarkan kualitas tangisan: bukan tangisan ringan tapi tangisan pahit yang dalam.
'Pikrōs' (dengan pahit) menggambarkan kualitas tangisan Petrus — bukan hanya sedih tapi ada rasa pahit dari pengakuan bahwa ia gagal tepat seperti yang diperingatkan. Tangisan pahit adalah tanda hati yang jujur.
Tahukah kamu
Perbedaan Petrus dan Yudas
Keduanya gagal besar malam itu. Yudas 'menyesal' (metamelomeno — penyesalan yang menghasilkan perubahan pikiran) tapi berbalik pada bunuh diri. Petrus menangis dengan pahit dan menunggu — lalu dipulihkan. Perbedaannya bukan pada beratnya dosa tapi pada ke mana mereka pergi setelah gagal: kepada Yesus atau menjauh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 22:62
Yohanes 21:15-17
pemulihan Petrus setelah penyangkalan — Yesus memulihkan tiga kali sesuai tiga kali penyangkalan
“Yesus berkata kepada Simon Petrus: Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?”
2 Korintus 7:10
dukacita yang dari Allah menghasilkan pertobatan, bukan keputusasaan
“Sebab dukacita yang dari Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesali, tetapi dukacita duniawi menghasilkan kematian.”
Mazmur 51:17
hati yang hancur adalah yang Allah terima
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 22:62
✕ Sering dikira
Tangisan Petrus menunjukkan bahwa ia sudah menyerah dan putus asa
✓ Yang sebenarnya
Tangisan adalah awal pemulihan, bukan tanda keputusasaan. Petrus yang sama ini kemudian menjadi yang pertama berlari ke kubur Yesus (Luk 24:12) dan menjadi pemimpin gereja mula-mula.
✕ Sering dikira
Petrus tidak layak dimaafkan karena sudah menyangkali tiga kali
✓ Yang sebenarnya
Yesus sudah mengantisipasi ini dengan doa-Nya (ay. 32) dan pemulihannya tercatat jelas dalam Yohanes 21. Doa Yesus efektif bahkan untuk kegagalan sebesar ini.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 22:62
Tangisan Petrus adalah respon yang sehat terhadap dosa: kesedihan yang membawa perubahan. Jangan biarkan kegagalan membuat kita putus asa, tetapi biarkan itu membawa kita lebih dekat kepada kasih karunia Tuhan.
Ya Bapa, ampuni aku ketika aku gagal, dan ubah air mataku menjadi kekuatan untuk melayani-Mu. Amin.