Takut Dirajam oleh Massa
Lukas 20:6
Debat Besar di Bait Allah
“Akan tetapi, jika kita berkata, ‘Dari manusia,’ semua orang akan merajam kita sampai mati karena mereka yakin bahwa Yohanes adalah seorang nabi.””Lukas 20:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, seluruh rakyat akan melempari kita dengan batu, sebab mereka yakin, bahwa Yohanes adalah seorang nabi." Lukas 20.7–12 143”Lukas 20:6 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalau kita katakan, 'Dengan hak manusia,' semua orang akan melempari kita dengan batu, sebab mereka percaya bahwa Yohanes seorang nabi."”Lukas 20:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kalau kita jawab, ‘Dia bekerja atas kemauannya sendiri,’ nanti semua orang ini akan melempari kita dengan batu! Karena mereka yakin Yohanes adalah nabi.””Lukas 20:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But and if we say, Of men; all the people will stone us: for they be persuaded that John was a prophet.”Lukas 20:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 20:6?
Para pemimpin agama juga takut jika menjawab 'dari manusia', orang banyak akan merajam mereka karena yakin Yohanes adalah nabi. Ini menunjukkan bahwa mereka lebih takut pada manusia daripada pada Allah.
Latar belakang
Hukuman rajam masih nyata
Di zaman ini, hukuman rajam masih menjadi ancaman nyata bagi siapapun yang menghina nabi yang dicintai rakyat. Para pemimpin tahu bahwa ribuan orang di Bait Allah percaya Yohanes adalah nabi Allah — mengatakan Yohanes bukan dari Allah sama saja dengan misi bunuh diri.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Halaman Bait Allah yang penuh peziarah yang mencintai Yohanes
Kapan
~30 M
Pekan terakhir Yesus
Yang berbicara
Para pemimpin agama (pikiran mereka)
Koalisi pemimpin yang kalkulasi politiknya terungkap ke pembaca
Kepada
Pembaca Injil Lukas
Kita yang membaca mendapat akses ke pikiran tersembunyi mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καταλιθάσει
merajam · stone us
Melempari dengan batu sampai mati — hukuman keras dari massa yang murka
πεπεισμένος
yakin · convinced
Merasa pasti, teyakin penuh — bukan sekadar menduga
προφήτην
nabi · prophet
Utusan Allah yang menyampaikan firman — gelar tertinggi di tradisi Yahudi
Mereka takut bukan pada Allah tapi pada massa. Yakin menggambarkan betapa kuatnya opini publik tentang Yohanes — sebuah tekanan yang mengalahkan keyakinan teologis mereka.
Tahukah kamu
Yohanes — satu-satunya nabi yang meninggal dipancung bukan dirajam
Yohanes Pembaptis terbunuh oleh kekuasaan politik (Herodes), bukan oleh pemimpin agama. Tapi dalam bayangan para imam kepala, kalau mereka menghina Yohanes, massa religius yang marah bisa membalas dengan rajaman — hukuman tradisional untuk penghujat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 20:6
Lukas 7:26
Yesus sendiri pernah memuji Yohanes sebagai lebih dari sekadar nabi
“Lalu apa yang kamu pergi lihat? Seorang nabi? Ya, Aku berkata kepadamu, bahkan lebih daripada seorang nabi.”
Kisah Para Rasul 5:26
Para pemimpin agama berulang kali takut pada reaksi massa
“Para pejabat itu pergi bersama pengawal-pengawal dan membawa mereka tanpa kekerasan, sebab mereka takut kalau-kalau dirongrong oleh orang banyak.”
Keluaran 17:4
Ancaman rajam oleh massa sebagai tekanan ekstrem sudah ada sejak Musa
“Musa berseru kepada TUHAN dan berkata, Apa yang harus kuperbuat dengan bangsa ini? Tidak lama lagi mereka akan merajam aku!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 20:6
✕ Sering dikira
Ancaman rajam hanya kiasan — tidak ada bahaya nyata bagi para pemimpin
✓ Yang sebenarnya
Rajam oleh massa yang marah adalah risiko nyata di era ini — bukan sekadar ancaman kosong
✕ Sering dikira
Orang banyak di Bait Allah adalah pendukung para pemimpin agama
✓ Yang sebenarnya
Banyak dari mereka adalah pendukung Yohanes dan Yesus — para pemimpin benar-benar minoritas di sini
Renungan
Renungan Singkat Lukas 20:6
Ketakutan berlebihan pada manusia dapat menghalangi kita untuk bertindak benar. Ingatlah bahwa Allah yang kita layani adalah yang tertinggi, dan kita tidak perlu takut pada manusia.
Ya Allah, ajari aku untuk takut akan Engkau saja, dan berani melakukan kehendak-Mu, Amin.