Diberkatilah Raja yang Datang!
Lukas 19:38
Yesus Disambut sebagai Raja
“Mereka berseru, “Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan, damai sejahtera di surga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi!””Lukas 19:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata mereka: "Diberkatilah Dia yang datang sebagai Raja dalam nama Tuhan, damai sejahtera di sorga dan kemuliaan di tempat yang mahatinggi!"”Lukas 19:38 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka berseru, "Diberkatilah Raja yang datang atas nama Tuhan! Sejahtera di surga, dan terpujilah Allah!"”Lukas 19:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka berseru-seru,“‘Diberkatilah raja kita iniyang datang mewakili TUHAN!’Sekarang kita akan berdamai dengan TUHAN di surga! Kemuliaan bagi TUHAN di tingkat surga yang tertinggi!””Lukas 19:38 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Saying, Blessed be the King that cometh in the name of the Lord: peace in heaven, and glory in the highest.”Lukas 19:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 19:38?
Para pengikut berseru bahwa Yesus datang sebagai Raja dalam nama Tuhan, mengutip Mazmur 118:26. Mereka mengakui Yesus sebagai utusan Allah, dan seruan ini memuliakan Allah sebagai sumber damai dan kemuliaan.
Latar belakang
Seruan mesianik yang paling eksplisit
Ini bukan pujian generik — mereka menyebutnya 'Raja' secara eksplisit, sesuatu yang tidak pernah diakui orang banyak secara terbuka sebelumnya. Menambahkan 'yang datang dalam nama Tuhan' mengutip Mazmur 118:26, yang dalam konteks Yahudi adalah seruan mesianik. Ini momen deklarasi publik.
Di mana
Lereng Bukit Zaitun menuju Yerusalem
Jalan yang menurun dengan Yerusalem terlihat di depan
Kapan
~30 M
Hari Minggu Palma
Yang berbicara
Semua pengikut Yesus (orang banyak)
Yang menyerukan berkat bagi Yesus dengan kata-kata Mazmur 118
Kepada
Semua yang hadir di jalan — dan Yesus sendiri
Yesus menerima seruan ini tanpa menyangkal gelar 'Raja'
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
εὐλογημένος
Diberkatilah · Blessed
Perfect passive — sudah diberkati dan terus dalam keadaan diberkati
βασιλεύς
Raja · King
Gelar eksplisit yang ditambahkan Lukas — versi lain tidak semua menyebutnya
εἰρήνη ἐν οὐρανῷ
damai sejahtera di surga · peace in heaven
Unik di Lukas — bukan damai di bumi tapi damai yang bersumber dari dan menuju surga
Tiga kata kunci: 'diberkati', 'Raja', 'damai di surga' — masing-masing mengandung klaim teologis mendalam yang membuat pemimpin agama gusar.
Tahukah kamu
Mengapa 'damai sejahtera di surga'?
Lukas menulis 'damai sejahtera di surga' bukan 'di bumi' seperti yang kita bayangkan. Ini ironi mendalam: kedamaian yang dibawa Yesus berasal dari surga dan menuju ke sana — bukan kedamaian politik yang diharapkan banyak orang Yahudi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 19:38
Mazmur 118:26
Kutipan langsung — seruan yang awalnya untuk peziarah kini diterapkan pada Yesus
“Diberkatilah dia yang datang dalam nama TUHAN! Kami memberkati kamu dari dalam rumah TUHAN.”
Lukas 2:14
Kontras dengan Lukas 2: malaikat menyerukan damai di bumi, orang banyak menyerukan damai di surga
“Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi...”
Yohanes 12:13
Yohanes menambahkan 'Hosana' dan 'Raja Israel' — detail tambahan dari momen yang sama
“Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 19:38
✕ Sering dikira
'Diberkatilah yang datang' adalah salam umum untuk peziarah Paskah
✓ Yang sebenarnya
Menambahkan 'sebagai Raja' adalah penambahan yang sangat signifikan — ini bukan salam biasa tapi deklarasi mesianik
✕ Sering dikira
'Damai di surga' artinya damai yang kita rasakan di bumi
✓ Yang sebenarnya
Frasa ini menunjukkan bahwa damai yang dibawa Yesus bukan perdamaian politik tapi rekonsiliasi antara surga dan bumi
Renungan
Renungan Singkat Lukas 19:38
Kita juga dipanggil untuk mengakui Yesus sebagai Raja dalam hidup kita, bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan tindakan sehari-hari. Mari kita memberi tempat bagi Yesus untuk memerintah atas setiap aspek hidup kita.
Ya Raja Damai, aku mengakui Engkau sebagai Tuhan dan Rajaku; biarlah hidupku memuliakan nama-Mu. Amin.