Bangsawan Pergi Mendapat Mahkota Raja
Lukas 19:12
Zakheus dan Perjalanan ke Yerusalem
“Oleh karena itu, Dia pun berkata, “Seorang bangsawan pergi ke negeri yang jauh untuk diangkat menjadi raja, dan sesudah itu ia akan pulang.”Lukas 19:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.”Lukas 19:12 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus berkata, "Adalah seorang bangsawan yang pergi ke negeri jauh untuk dilantik menjadi raja, kemudian kembali.”Lukas 19:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ada seorang bangsawan pergi jauh ke ibukota kerajaan untuk diangkat sebagai raja di wilayahnya. Sesudah itu dia akan kembali dan memerintah di daerahnya sendiri.”Lukas 19:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He said therefore, A certain nobleman went into a far country to receive for himself a kingdom, and to return.”Lukas 19:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 19:12?
Yesus memulai perumpamaan tentang seorang bangsawan yang pergi ke negeri jauh untuk dinobatkan sebagai raja. Ini menggambarkan Yesus yang akan pergi ke surga untuk menerima kerajaan-Nya, dan suatu hari akan kembali. Sementara itu, para pengikut-Nya diberi tanggung jawab.
Latar belakang
Kode tentang Yesus yang akan pergi dulu
Bangsawan dalam perumpamaan ini adalah gambaran Yesus sendiri. Dia akan 'pergi ke negeri yang jauh' — naik ke surga. Dan ada rentang waktu yang panjang antara kepergian-Nya dan kembali-Nya sebagai Raja. Di sela itu, para hamba-Nya diberi tugas.
Di mana
Dekat Yerikho atau dalam perjalanan
Dalam perjalanan menuju Yerusalem
Kapan
~30 M
Hari-hari terakhir sebelum Minggu Palma
Yang berbicara
Yesus
Menceritakan perumpamaan tentang bangsawan yang pergi jauh
Kepada
Para murid dan orang banyak
Orang-orang yang salah paham tentang timing Kerajaan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄνθρωπός τις εὐγενής
bangsawan · nobleman
Seseorang dari kelas atas yang punya hak untuk memerintah
χώραν μακράν
negeri yang jauh · far country
Perjalanan jauh yang membutuhkan waktu lama
λαβεῖν
diangkat · to receive
Menerima legitimasi dan otoritas dari penguasa yang lebih tinggi
Perumpamaan ini menggambarkan ada jarak waktu antara kepergian tuan dan kedatangan kembalinya — persis yang ingin Yesus komunikasikan tentang diri-Nya.
Tahukah kamu
Sistem penobatan melalui Roma adalah hal nyata di zaman itu
Di Palestina zaman Romawi, penguasa lokal memang harus pergi ke Roma untuk mendapat legitimasi dari kaisar. Herodes Agung melakukannya, anaknya juga. Pendengar perumpamaan ini pasti langsung mengerti gambaran ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 19:12
Yohanes 14:2-3
Yesus sendiri berbicara tentang kepergian dan kedatangan kembali-Nya
“Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal... Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu... Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku.”
Daniel 7:13-14
Gambaran Anak Manusia yang pergi ke hadirat Allah dan menerima kerajaan
“Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia... Kepadanya diberikan kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja.”
Kisah Para Rasul 1:9-11
Kepergian Yesus ke surga seperti kepergian bangsawan ke negeri jauh
“Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 19:12
✕ Sering dikira
Bangsawan dalam perumpamaan ini adalah tokoh jahat karena nanti terlihat keras
✓ Yang sebenarnya
Bangsawan adalah gambaran Yesus — kekerasan yang muncul adalah keadilan yang memang perlu ada
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini hanya tentang mengelola uang
✓ Yang sebenarnya
Uang hanya simbol — pesan utamanya tentang kesetiaan selama penantian kedatangan kembali Sang Raja
Renungan
Renungan Singkat Lukas 19:12
Kita adalah hamba-hamba yang dipercaya tanggung jawab oleh Yesus. Selama Dia tidak ada, kita harus menggunakan 'uang mina' kita—kemampuan, sumber daya, dan kesempatan—untuk melayani-Nya dengan setia.
Tuhan, ajari aku menjadi hamba yang bertanggung jawab atas apa yang Engkau percayakan kepadaku. Amin.