Dua orang berdoa dengan cara berbeda
Lukas 18:10
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
““Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa. Yang seorang adalah orang Farisi dan yang lain adalah seorang pengumpul pajak.”Lukas 18:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.”Lukas 18:10 · TB
Terjemahan Baru
“Kata Yesus, "Adalah dua orang yang pergi ke Rumah Tuhan untuk berdoa. Yang satu orang Farisi, yang lainnya seorang penagih pajak.”Lukas 18:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ada dua orang pergi ke teras rumah Allah untuk berdoa, yang satu orang Farisi dan yang satu lagi penagih pajak.”Lukas 18:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Two men went up into the temple to pray; the one a Pharisee, and the other a publican.”Lukas 18:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:10?
Yesus menggambarkan dua orang yang pergi ke Bait Allah untuk berdoa: seorang Farisi yang taat beragama dan seorang pemungut cukai yang dianggap berdosa. Kontras ini menunjukkan bahwa status sosial atau agama tidak selalu menentukan siapa yang benar di hadapan Allah.
Latar belakang
Bait Allah sebagai panggung perumpamaan
Yesus memilih lokasi yang sangat simbolik: Bait Allah, tempat paling suci dalam kehidupan orang Yahudi. Di sinilah keduanya — orang yang dianggap kudus dan orang yang dianggap najis — datang dengan motif dan sikap yang sangat berbeda.
Di mana
Bait Allah, Yerusalem
Halaman Bait Allah tempat umum berdoa
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Menceritakan perumpamaan tentang dua orang yang berdoa
Kepada
Orang-orang yang menganggap diri benar
Audiens yang perlu cermin rohani
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀνέβησαν
pergi ke · went up
Secara harfiah 'naik' — Bait Allah berada di tempat yang lebih tinggi, pergi ke sana selalu disebut 'naik'
Φαρισαῖος
orang Farisi · Pharisee
Anggota gerakan keagamaan Yahudi yang sangat ketat dalam menaati hukum Taurat dan tradisi lisan
τελώνης
pengumpul pajak · tax collector
Orang Yahudi yang bekerja mengumpulkan pajak untuk Roma — dianggap pengkhianat dan koruptor
Dua karakter ini mewakili dua ujung spektrum sosial-agama Yahudi. Menempatkan mereka di tempat yang sama (Bait Allah) dengan tujuan yang sama (berdoa) membuat kontras yang akan terjadi semakin mengejutkan.
Tahukah kamu
Jam berdoa di Bait Allah
Ada tiga waktu doa resmi di Bait Allah: pukul 9 pagi, tengah hari, dan pukul 3 sore. Pada jam-jam ini, orang Yahudi yang saleh akan berdoa, baik di dalam Bait Allah maupun di mana pun mereka berada.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:10
1 Raja-raja 8:30
Bait Allah sebagai tempat doa naik kepada Allah
“Dengarkanlah doa dan permohonan hamba-Mu... Dengarkanlah di tempat kediaman-Mu di surga”
Mazmur 84:2
Bait Allah sebagai tempat yang dinantikan orang beriman
“Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran Tuhan”
Matius 23:14
Farisi yang tampak saleh namun bermasalah
“Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:10
✕ Sering dikira
Orang Farisi adalah hipokrit yang tidak tulus dalam berdoa
✓ Yang sebenarnya
Teks tidak mengatakan orang Farisi tidak tulus — masalahnya bukan ketulusan tapi arah dan isi doanya
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini mengajarkan bahwa pemungut pajak lebih baik dari Farisi secara moral
✓ Yang sebenarnya
Fokusnya bukan pada perbandingan moral tapi pada sikap di hadapan Allah: rendah hati vs. sombong
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:10
Ketika berdoa, fokus pada hubungan dengan Allah, bukan pada pencapaian atau status. Jangan membandingkan diri dengan orang lain. Datanglah dengan hati yang tulus, apa adanya.
Tuhan, terima kasih karena kami dapat datang kepada-Mu apa adanya. Mampukan kami untuk berdoa dengan rendah hati, tanpa memandang rendah orang lain. Amin.