Api dan belerang jatuh — hari Lot pergi dari Sodom
Lukas 17:29
Pengampunan, Iman, dan Kedatangan Anak Manusia
“Namun, pada hari ketika Lot meninggalkan kota Sodom, api dan belerang jatuh dari langit seperti hujan dan membunuh mereka semua.”Lukas 17:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.”Lukas 17:29 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi ketika Lot keluar dari Sodom, pada hari itu api dan belerang turun dari langit dan membinasakan mereka semua.”Lukas 17:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi tiba-tiba sewaktu Lot keluar dari kota itu, hujan api dan belerang turun dari langit membinasakan mereka semua.”Lukas 17:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the same day that Lot went out of Sodom it rained fire and brimstone from heaven, and destroyed them all.”Lukas 17:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 17:29?
Pada hari Lot keluar dari Sodom, hujan api dan belerang turun dari langit dan memusnahkan semua orang yang tertinggal. Ini menunjukkan betapa mendadak dan dahsyatnya penghakiman Allah pada waktu itu, menjadi gambaran penghakiman terakhir.
Latar belakang
Kepergian Lot adalah sinyal — tapi tidak ada yang peduli
Pada hari Lot meninggalkan Sodom, penghancuran terjadi. Kepergian Lot seharusnya menjadi tanda bagi yang lain. Tapi tidak ada yang memperhatikan. Yesus menarik paralel: ketika saatnya tiba, tidak ada waktu lagi untuk bersiap. Momen keselamatan dan momen penghakiman bisa hadir bersamaan.
Di mana
Dalam perjalanan menuju Yerusalem
Yesus merinci hari penghancuran Sodom dalam analoginya
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Galilea, melanjutkan analogi penghakiman Sodom
Kepada
Para murid
Kelompok inti pengikut Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πῦρ καὶ θεῖον
pur kai theion · fire and brimstone
api dan belerang — gambaran hukuman ilahi yang paling kuat dalam tradisi Yahudi
ἔβρεξεν
ebrexen · rained
hujan — Allah yang 'menurunkan hujan' api dari langit, bukan kejadian alami biasa
ἀπώλεσεν
apōlesen · destroyed
membinasakan — kata yang sama dengan ayat 27 tentang banjir Nuh
Penggunaan apōlesen (membinasakan) yang sama di ayat 27 dan 29 bukan kebetulan — Yesus sengaja membentuk paralel ketat antara dua cerita penghakiman. Sama-sama tiba-tiba, sama-sama menyeluruh, sama-sama didahului oleh kehidupan biasa yang tidak waspada.
Tahukah kamu
Lokasi Sodom masih diperdebatkan arkeolog sampai sekarang
Beberapa situs di wilayah Laut Mati — termasuk Tall el-Hammam di Yordania — telah diusulkan sebagai lokasi Sodom. Penelitian terbaru (2021) menemukan bukti ledakan meteor atau bola api kosmik sekitar 3.600 tahun lalu yang menghancurkan wilayah itu seketika. Ini belum terkonfirmasi tapi menarik perhatian para arkeolog.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 17:29
Kejadian 19:24
Kisah asli penghancuran Sodom yang Yesus pakai
“Kemudian TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, dari TUHAN, dari langit.”
Yesaya 13:19
Sodom sebagai standar penghakiman total yang dijadikan rujukan para nabi
“Dan Babel, permata kerajaan-kerajaan, kebanggaan orang Kasdim, akan menjadi seperti Sodom dan Gomora ketika dimusnahkan Allah.”
Wahyu 14:10
Gambaran api dan belerang yang berlanjut sebagai simbol penghakiman ilahi
“Ia akan minum dari anggur murka Allah, yang dituangkan tanpa dicampur air ke dalam cawan murka-Nya, dan ia akan disiksa dengan api dan belerang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 17:29
✕ Sering dikira
Penghancuran Sodom dengan api adalah mitos atau cerita legendaris
✓ Yang sebenarnya
Yesus memperlakukan kisah Sodom sebagai kejadian sejarah nyata yang dipakai sebagai analogi — ini menunjukkan pandangan-Nya terhadap historisitas narasi Kejadian
✕ Sering dikira
Lot keluar dari Sodom berarti semua orang benar akan diselamatkan dari penghakiman
✓ Yang sebenarnya
Contoh Lot menunjukkan keselamatan yang tersedia bagi yang mau merespons — tapi istri Lot akan segera disebutkan sebagai peringatan bahwa bahkan yang keluar pun bisa gagal
Renungan
Renungan Singkat Lukas 17:29
Kita tidak tahu kapan Tuhan akan bertindak, tetapi kita harus selalu siap. Jangan menunda untuk berubah atau meninggalkan dosa, karena bisa saja terlambat.
Tuhan, berikan kami hati yang peka untuk mendengar peringatan-Mu dan bertindak segera, sebelum terlambat. Amin.