Apa yang dipuja manusia dibenci Allah
Lukas 16:15
Uang, Kesetiaan, dan Dunia yang Akan Datang
“Yesus berkata kepada mereka, “Kamu adalah orang-orang yang membenarkan dirimu sendiri di hadapan manusia, tetapi Allah tahu isi hatimu yang sebenarnya karena yang diagung-agungkan di antara manusia adalah sesuatu yang menjijikkan di hadapan Allah.”Lukas 16:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah.”Lukas 16:15 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Yesus berkata kepada mereka, "Kalianlah orang yang di hadapan orang lain kelihatan benar, tetapi Allah tahu isi hatimu. Sebab apa yang dianggap tinggi oleh manusia, dipandang rendah oleh Allah.”Lukas 16:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kata Yesus kepada mereka, “Kalian selalu berusaha supaya kelihatan baik agar dipuji orang, tetapi Allah tahu isi hatimu! Karena segala hal duniawi yang dipuji oleh manusia dibenci oleh Allah.”Lukas 16:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said unto them, Ye are they which justify yourselves before men; but God knoweth your hearts: for that which is highly esteemed among men is abomination in the sight of God.”Lukas 16:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 16:15?
Yesus menegaskan bahwa manusia sering membenarkan diri sendiri, tetapi Allah menilai hati. Hal yang dianggap mulia oleh manusia bisa jadi kekejian bagi Allah. Ini mengingatkan bahwa nilai sejati di mata Allah berbeda dengan nilai dunia.
Latar belakang
Yesus membuka isi hati yang tersembunyi
Yesus langsung menjawab ejekan Farisi dengan pernyataan yang sangat tajam: apa yang manusia agungkan (termasuk reputasi religius dan kekayaan) bisa jadi sesuatu yang Allah jijikkan. Ini bukan serangan personal — ini ungkapan kontras radikal antara penilaian manusia dan penilaian Allah.
Di mana
Perea atau Galilea
Konfrontasi langsung setelah ejekan Farisi
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret yang merespons ejekan Farisi secara langsung
Kepada
Orang-orang Farisi
kelompok agamawan yang baru saja mengejek Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δικαιοῦντες ἑαυτοὺς
dikaiountes heautous · justify yourselves
Membenarkan diri sendiri — upaya membangun citra kebenaran di mata publik tanpa pertimbangan isi hati.
γινώσκει τὰς καρδίας ὑμῶν
ginōskei tas kardias hymōn · knows your hearts
Mengetahui hati kamu — ginōskō berarti 'mengetahui secara intim'. Allah tidak sekadar mengamati dari jauh, tapi mengenal dalam.
βδέλυγμα
bdelygma · detestable
Sesuatu yang menjijikkan — kata yang sama dipakai untuk berhala dalam LXX (Septuaginta). Implikasi: mengagung-agungkan kekayaan setara penyembahan berhala.
Kata bdelygma (kekejian) adalah kata teologis yang berat — biasanya dipakai untuk berhala. Yesus menyamakan pujian manusia atas kekayaan dan status dengan penyembahan berhala di hadapan Allah.
Tahukah kamu
Membenarkan diri sendiri adalah topik besar di Lukas
Frasa 'membenarkan diri di hadapan manusia' (dikaiountes heautous) muncul juga di Lukas 10:29 ketika seorang ahli Taurat mencari alasan untuk tidak menolong tetangga. Lukas menggunakan frase yang sama untuk menunjukkan pola yang berulang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 16:15
1 Samuel 16:7
Allah melihat hati, bukan penampilan luar
“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati.”
Lukas 18:9-14
pembenaran diri Farisi dalam doa
“Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain.”
Yesaya 29:13
kontras antara penampilan luar dan hati
“Karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya, dengan bibirnya mereka memuliakan Aku, sedang hati mereka menjauh dari pada-Ku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 16:15
✕ Sering dikira
Yesus berkata semua yang dianggap baik manusia adalah jahat di hadapan Allah
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak membalikkan semua nilai — Ia berbicara spesifik tentang apa yang 'diagung-agungkan di antara manusia' (reputasi, status, kekayaan) yang bisa jadi kekejian jika hatinya kotor.
✕ Sering dikira
Ayat ini membuktikan bahwa reputasi baik itu tidak penting
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak membuang konsep reputasi — Ia memperingatkan bahwa reputasi yang dibangun dengan mengorbankan kejujuran hati adalah bangunan palsu.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 16:15
Jangan mencari pujian manusia, tetapi fokuslah pada apa yang Allah lihat dalam hati kita. Cek motivasi di balik perbuatan baik kita, apakah untuk dipuji atau untuk memuliakan Allah.
Bapa, murnikan hatiku dari keinginan untuk membenarkan diri sendiri. Ajari aku hidup dalam kebenaran yang Engkau nilai, bukan pujian manusia. Amin.