Kalah dari babi dalam hal makanan
Lukas 15:16
Tiga Perumpamaan tentang yang Hilang
“Ia ingin sekali mengisi perutnya dengan buah karob yang dimakan babi-babi itu, tetapi tidak ada seorang pun yang memberi kepadanya.”Lukas 15:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorangpun yang memberikannya kepadanya.”Lukas 15:16 · TB
Terjemahan Baru
“Ia begitu lapar sehingga ingin mengisi perutnya dengan makanan babi-babi itu. Walaupun ia begitu lapar, tidak seorang pun memberi makanan kepadanya.”Lukas 15:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Si bungsu begitu kelaparan sampai-sampai dia mau memakan makanan babi majikannya, yaitu tumbuh-tumbuhan keras, karena tidak ada orang yang memberinya makanan.”Lukas 15:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he would fain have filled his belly with the husks that the swine did eat: and no man gave unto him.”Lukas 15:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 15:16?
Anak bungsu itu sangat lapar sampai ingin makan makanan babi, tetapi tidak ada yang memberinya. Ini menunjukkan penderitaan fisik dan sosial yang ekstrem. Dia benar-benar kehilangan segalanya, bahkan makanan untuk bertahan hidup.
Latar belakang
Lebih rendah dari yang paling hina
Buah karob adalah makanan ternak — pohon carob yang buahnya manis tapi berserat kasar, cocok untuk hewan. Di masa kelaparan, orang miskin memang kadang memakannya, tapi itu adalah tanda keputusasaan. Anak bungsu bahkan tidak bisa mendapatkan makanan hewan ini — tidak ada yang memberinya. Ia tidak dihitung bahkan sebagai manusia.
Di mana
Ladang di negeri non-Yahudi (dalam perumpamaan)
Di ladang babi, lapar, tidak ada yang peduli
Kapan
~29 M
Pelayanan akhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru dari Nazaret, sedang dalam perjalanan ke Yerusalem
Kepada
Farisi, ahli Taurat, dan para pendosa
kerumunan campuran yang sama-sama mendengar
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κερατίων
keratiōn · pods
Buah karob — polong manis dari pohon Ceratonia siliqua; makanan ternak umum di wilayah Mediterania.
ἐπεθύμει χορτασθῆναι
epethymei chortasthēnai · longed to fill
Sangat menginginkan untuk dikenyangkan — epithymia adalah keinginan kuat yang mendalam; chortazō adalah dikenyangkan seperti hewan yang diberi makan.
οὐδεὶς ἐδίδου
oudeis edidou · no one gave
Tidak seorang pun memberi — imperfek, keadaan yang terus-menerus. Bukan sekali ditolak, tapi konsisten tidak ada yang peduli.
Kata 'chortazō' (dikenyangkan) biasa untuk hewan yang diberi makan. Anak bungsu menginginkan apa yang diberikan ke babi — dan bahkan itu tidak didapat. Ini titik paling rendah dalam narasi.
Tahukah kamu
Carob dan Yohanes Pembaptis
Buah karob kadang disebut 'kacang belalang' dalam bahasa Inggris karena bentuknya. Ada tradisi yang mengatakan 'belalang' yang dimakan Yohanes Pembaptis di padang gurun sebenarnya buah karob, bukan serangga belalang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 15:16
Mazmur 107:9
kontras: Allah yang mengenyangkan vs. tidak ada yang memberi
“Karena Ia memuaskan jiwa yang dahaga, dan mengisi jiwa yang lapar dengan kebaikan.”
Lukas 1:53
Allah yang memberi makan orang lapar
“Orang-orang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.”
Ratapan 4:9
kelaparan yang lebih buruk dari kematian
“Lebih baik mati terkena pedang daripada mati kelaparan, karena mereka merana, tersiksa oleh kekurangan hasil bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 15:16
✕ Sering dikira
Tidak ada yang memberi berarti orang-orang itu jahat
✓ Yang sebenarnya
Di masa kelaparan berat, semua orang berjuang sendiri — ini bukan tentang kejahatan orang lain, tapi tentang betapa terisolasi dan tidak berartinya ia di sana.
✕ Sering dikira
Buah karob adalah makanan manusia yang biasa
✓ Yang sebenarnya
Di masa normal buah karob memang kadang dimakan manusia, tapi di sini konteksnya: makanan yang disiapkan untuk babi, dan ia bahkan tidak mendapat itu. Ini titik terendah yang disengaja.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 15:16
Terkadang kita merasa 'ditinggalkan' dan kekurangan, bahkan mungkin teman-teman menjauh. Di saat seperti itu, kita mungkin baru benar-benar merasakan betapa rapuhnya hidup tanpa Tuhan.
Ya Tuhan, ketika aku merasa lapar secara jasmani atau rohani, tolong aku untuk tidak berputus asa, tapi mencari Engkau. Amin.