Jamuan besar yang sudah disiapkan
Lukas 14:16
Tamu, Tempat, dan Undangan Kerajaan
“Akan tetapi, kata Yesus kepada orang itu, “Ada seseorang yang mengadakan jamuan makan malam yang besar dan ia mengundang banyak orang,”Lukas 14:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang.”Lukas 14:16 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Yesus berkata kepada orang itu, "Pada suatu waktu ada seorang mengadakan pesta yang besar dan mengundang banyak orang.”Lukas 14:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kata Yesus kepadanya, “Suatu kali, ada seorang kaya mengadakan pesta makan yang sangat besar dan mengundang banyak orang.”Lukas 14:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then said he unto him, A certain man made a great supper, and bade many:”Lukas 14:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 14:16?
Yesus menanggapi tamu tersebut dengan perumpamaan tentang seorang yang mengadakan jamuan besar dan mengundang banyak orang. Ini menggambarkan Kerajaan Allah sebagai undangan yang disediakan, tetapi respons manusia tidak sesuai.
Latar belakang
Ada seseorang yang menyiapkan pesta besar
Yesus memulai perumpamaan dengan gambar sederhana: seseorang mengadakan jamuan besar dan mengundang banyak orang. Dalam budaya kuno, undangan datang dua kali — pertama saat acara direncanakan, lalu kedua saat acara dimulai. Sistem ini sudah berjalan baik. Hingga datang jawaban yang mengejutkan.
Di mana
Rumah pemimpin orang Farisi
Di meja makan, Yesus mulai bercerita perumpamaan
Kapan
~30 M
Perjalanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, mulai menceritakan perumpamaan perjamuan besar
Kepada
Para tamu di perjamuan
orang-orang yang hadir di meja makan pemimpin Farisi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄνθρωπός τις
anthrōpos tis · ada seseorang
Seseorang — pemilik acara sengaja tidak diberi nama, agar pendengar bisa mengidentifikasi diri sendiri atau orang lain.
δεῖπνον μέγα
deipnon mega · jamuan makan malam yang besar
Perjamuan malam yang besar dan resmi — bukan makan biasa, ini acara bergengsi skala besar.
ἐκάλεσεν πολλούς
ekalesen pollous · mengundang banyak orang
Mengundang banyak orang — sudah ada daftar tamu yang ditetapkan sebelumnya.
Dua elemen pembuka ('besar' dan 'banyak') menekankan ini bukan pesta kecil. Investasi tuan rumah besar — yang membuat penolakan berikutnya semakin mengejutkan.
Tahukah kamu
Sistem undangan dua tahap di zaman kuno
Di Timur Tengah dan dunia Romawi, undangan dilakukan dalam dua langkah: undangan awal untuk memastikan kesediaan, lalu pengumuman kedua saat acara dimulai. Menolak di tahap kedua dianggap penghinaan serius terhadap tuan rumah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 14:16
Matius 22:2
perumpamaan paralel dalam Matius tentang undangan perjamuan yang ditolak
“Kerajaan Surga seumpama seorang raja yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.”
Yesaya 55:1
undangan luas dari Allah kepada semua
“Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan kamu yang tidak mempunyai uang, marilah!”
Amsal 9:2-5
gambaran perjamuan sebagai undangan untuk datang kepada hikmat
“Hikmat sudah menyembelih ternak buatannya; ia juga sudah mencampur anggurnya... Marilah, makanlah rotiku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 14:16
✕ Sering dikira
'Seseorang' dalam perumpamaan ini pasti langsung menggambarkan Allah
✓ Yang sebenarnya
Dalam perumpamaan Lukas, detail-detail tidak selalu satu-satu mewakili realitas ilahi; konteks lebih penting dari alegori ketat.
✕ Sering dikira
Perumpamaan ini hanya tentang Israel yang menolak Yesus
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini memiliki lapisan: kritik kepada yang menolak undangan, dan kabar gembira bagi yang dianggap tidak layak diundang.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 14:16
Perumpamaan ini mengingatkan kita bahwa undangan keselamatan sudah disiapkan Allah, tapi banyak yang sibuk dengan urusan duniawi. Kita perlu memprioritaskan panggilan Tuhan, bukan hanya saat ada waktu luang.
Ya Bapa, ampuni aku karena sering terlalu sibuk untuk menghadiri undangan-Mu. Tarik hatiku untuk lebih peka pada kehendak-Mu. Amin.