Pohon ara mandul di kebun anggur
Lukas 13:6
Bertobat atau Binasa — Seruan Mendesak dari Yesus
“Yesus juga menceritakan perumpamaan ini: “Ada seseorang yang mempunyai sebatang pohon ara yang ditanam di kebun anggurnya. Akan tetapi, saat ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, ia tidak menemukannya.”Lukas 13:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini: "Seorang mempunyai pohon ara yang tumbuh di kebun anggurnya, dan ia datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi ia tidak menemukannya.”Lukas 13:6 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu Yesus menceritakan juga perumpamaan ini, "Ada seseorang mempunyai pohon ara di kebun anggurnya. Suatu hari pergilah ia mencari buah pada pohon itu, tetapi tidak menemukan sebuah pun.”Lukas 13:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus menceritakan perumpamaan ini, “Ada seseorang yang mempunyai sebatang pohon ara di kebun anggurnya. Dia sudah beberapa kali datang untuk mencari buah pada pohon itu, tetapi tidak ada.”Lukas 13:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“He spake also this parable; A certain man had a fig tree planted in his vineyard; and he came and sought fruit thereon, and found none.”Lukas 13:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 13:6?
Yesus menceritakan perumpamaan tentang pohon ara yang tidak berbuah. Pemilik ingin menebangnya, tetapi tukang kebun meminta kesempatan untuk merawatnya lebih dulu. Ini menggambarkan kesabaran Allah dan panggilan untuk berbuah.
Latar belakang
Perumpamaan tentang kesempatan yang ada batasnya
Pohon ara di kebun anggur adalah gambaran yang sangat konkret bagi petani Palestina. Tiga tahun sudah dirawat tapi tidak berbuah — itu pemborosan lahan yang nyata. Si pemilik sudah lebih dari sabar. Perumpamaan ini adalah kelanjutan langsung dari seruan bertobat: ada kesempatan, tapi kesempatan itu punya batas waktu.
Di mana
Galilea atau perjalanan ke Yerusalem
Yesus mengajar menggunakan gambaran pertanian yang akrab
Kapan
~30 M
Pelayanan Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Guru yang menyampaikan perumpamaan tentang kesempatan dan batas
Kepada
Orang banyak
Pendengar yang familiar dengan pertanian di Palestina
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
συκῆν
sukēn · fig tree
pohon ara — dalam tradisi Yahudi sering melambangkan Israel atau umat Allah
πεφυτευμένην
pephuteuménēn · planted
ditanam — sudah ada rencana dan investasi sejak awal
ἀμπελῶνι
ampelōni · vineyard
kebun anggur — dalam Alkitab sering melambangkan Israel, lihat Yesaya 5
Pohon ara di kebun anggur bukan gambar acak — ini bahasa simbolik yang kuat: Israel (pohon ara) yang ada di kebun Tuhan (kebun anggur) dan ditunggu buahnya.
Tahukah kamu
Pohon ara biasanya mulai berbuah di tahun ketiga
Secara agrikultural, pohon ara memang butuh 2-3 tahun untuk matang dan berbuah. Tiga tahun tanpa buah artinya pohon itu sudah melewati masa produktifnya tanpa hasil — bukan lagi masalah waktu tumbuh, tapi memang mandul.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 13:6
Yesaya 5:1-2
Israel sebagai kebun anggur yang diharapkan berbuah
“Aku mau menyanyikan lagu untuk kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya...”
Yeremia 8:13
Pohon ara tanpa buah sebagai gambaran Israel yang tidak merespons
“Aku ingin memungut buah dari mereka, tetapi tidak ada... Daun pohon ara sudah layu...”
Matius 21:19
Yesus mengutuk pohon ara mandul sebagai tindakan simbolik
“Ketika Yesus melihat pohon ara di tepi jalan... dan tidak menemukan apa-apa selain daun saja, Ia berkata: 'Jangan ada lagi buah daripadamu selama-lamanya!'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 13:6
✕ Sering dikira
Ini hanya kisah tentang pertanian biasa tanpa makna lebih dalam
✓ Yang sebenarnya
Pohon ara dan kebun anggur adalah simbol yang pendengar Yahudi langsung kenali sebagai gambaran Israel dan Allah
✕ Sering dikira
Pemilik kebun itu jahat karena mau menebang pohon
✓ Yang sebenarnya
Tiga tahun adalah sangat sabar — pemilik kebun justru sudah sangat toleran sebelum mempertimbangkan penebangan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 13:6
Allah sabar menunggu kita menghasilkan buah. Jangan sia-siakan kasih karunia-Nya. Mulailah berbuah dalam kebaikan, kasih, dan pelayanan kepada sesama.
Bapa, ampuni aku yang sering tidak berbuah. Beri aku kemauan untuk bertumbuh dan menghasilkan buah yang baik. Amin.