Nabi-nabi kudus yang sudah lama berbicara
Lukas 1:70
Zakaria Memuliakan Allah
“seperti yang Ia firmankan melalui mulut nabi-nabi-Nya yang kudus sejak dahulu kala”Lukas 1:70 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“--seperti yang telah difirmankan- Nya sejak purbakala oleh mulut nabi-nabi-Nya yang kudus--”Lukas 1:70 · TB
Terjemahan Baru
“Dahulu kala melalui nabi-nabi pilihan-Nya, Tuhan telah memberi janji-Nya”Lukas 1:70 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hal itu sesuai dengan rencana Allahyang disampaikan oleh nabi-nabi yang melayani Dia sejak zaman dahulu.”Lukas 1:70 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“As he spake by the mouth of his holy prophets, which have been since the world began:”Lukas 1:70 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 1:70?
Zakharia mengingat bahwa para nabi sejak zaman dahulu telah berbicara tentang keselamatan yang akan datang. Ini menunjukkan bahwa rencana Allah sudah direncanakan sejak lama dan tergenapi dalam Yesus.
Latar belakang
Rantai panjang para nabi
Zakharia menyebut 'nabi-nabi yang kudus sejak dahulu kala' — menunjukkan bahwa apa yang terjadi sekarang bukan hal baru. Para nabi dari generasi ke generasi sudah berbicara tentang ini. Ini bukan langkah Allah yang mendadak dan tidak terduga, tapi puncak dari percakapan panjang yang sudah dimulai sejak lama.
Di mana
Rumah Zakharia, perbukitan Yudea
Zakharia menghubungkan peristiwa kini dengan nubuat kuno
Kapan
~6 SM
Masa persiapan kedatangan Mesias
Yang berbicara
Zakharia
imam yang bernubuat tentang penggenapan nubuat lama
Kepada
Keluarga dan komunitas
hadirin upacara sunat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐλάλησεν
elalēsen · firmankan
Berbicara, menyatakan — kata yang menekankan tindakan berbicara yang aktif.
διὰ στόματος τῶν ἁγίων προφητῶν αὐτοῦ
dia stomatos tōn hagiōn prophētōn autou · nabi-nabi-Nya yang kudus
Melalui mulut para nabi kudus-Nya — Allah berbicara melalui instrumen manusia yang dipilih-Nya.
ἀπ' αἰῶνος
ap' aiōnos · sejak dahulu kala
Dari zaman dahulu, dari waktu yang jauh di belakang — menekankan kekunoan dan kekonsistenan rencana Allah.
Allah berbicara melalui 'mulut' para nabi — bukan pikiran atau tulisan mereka saja, tapi mulut. Ini menekankan bahwa pesan itu konkret, verbal, nyata. Dan pesan yang sama sudah disampaikan berulang kali selama berabad-abad — menunjukkan kekonsistenan Allah.
Tahukah kamu
'Sejak dahulu kala' — Zakharia sadar ia ada di akhir sebuah kisah panjang
Frasa 'sejak dahulu kala' (ap' aiōnos) secara harfiah berarti 'dari zaman dahulu' — Zakharia menempatkan dirinya di dalam sejarah yang sudah berjalan sangat lama. Ia tidak melihat ini sebagai permulaan, tapi sebagai penggenapan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 1:70
2 Petrus 1:21
nabi berbicara oleh Roh
“...orang-orang kudus Allah berbicara oleh dorongan Roh Kudus.”
Ibrani 1:1
Allah berbicara melalui para nabi
“Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi...”
Roma 1:2
janji melalui nabi digenapi
“...tentang Anak-Nya, yang dulu dijanjikan-Nya dengan perantaraan nabi-nabi-Nya dalam kitab-kitab suci.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 1:70
✕ Sering dikira
Nabi-nabi yang dimaksud hanya nabi besar seperti Yesaya dan Yeremia
✓ Yang sebenarnya
Zakharia menyebut 'nabi-nabi-Nya' secara umum — mencakup seluruh tradisi kenabian Israel, dari Musa hingga Maleakhi.
✕ Sering dikira
Kata 'firmankan' berarti Allah langsung berbicara tanpa perantara manusia
✓ Yang sebenarnya
Lukas menyebut Allah berbicara 'melalui mulut para nabi' — jelas ada perantara manusia, tapi pesan itu tetap dari Allah.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 1:70
Firman Tuhan selalu dapat dipercaya. Janji-janji yang Dia sampaikan melalui para nabi pasti digenapi. Saat kita membaca Alkitab, marilah kita percaya bahwa Allah setia pada setiap janji-Nya.
Bapa, mampukan kami untuk mempercayai setiap janji-Mu dalam Alkitab, dan bersabar menantikan penggenapannya. Amin.