Petrus menginap di rumah si penyamak kulit
Kisah Para Rasul 9:43
Yang dibangkitkan dari kematian di Yope
“Maka, Petrus tinggal cukup lama di Yope bersama seseorang bernama Simon, seorang penyamak kulit.”Kisah Para Rasul 9:43 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian dari pada itu Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seorang yang bernama Simon, seorang penyamak kulit.”Kisah Para Rasul 9:43 · TB
Terjemahan Baru
“Petrus tinggal di situ beberapa hari lagi di rumah seorang penyamak kulit yang bernama Simon.”Kisah Para Rasul 9:43 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Petrus tinggal cukup lama di Yope dengan menumpang di rumah Simon, seorang pengolah kulit binatang.”Kisah Para Rasul 9:43 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, that he tarried many days in Joppa with one Simon a tanner.”Kisah Para Rasul 9:43 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 9:43?
Petrus tinggal lama di Yope di rumah Simon, seorang penyamak kulit. Ini menunjukkan bahwa Petrus bergaul dengan orang yang dianggap najis secara ritual, karena penyamak kulit berurusan dengan bangkai hewan. Hal ini menegaskan bahwa Injil meruntuhkan tembok pemisah dan bahwa para pemimpin gereja pun perlu terbuka pada semua orang.
Latar belakang
Detail kecil yang menyiapkan terobosan besar
Petrus tinggal cukup lama di Yope di rumah Simon, seorang penyamak kulit. Detail ini tampak sepele, tapi sangat penting: pekerjaan penyamak kulit dianggap najis oleh orang Yahudi karena berurusan dengan bangkai binatang. Petrus yang mau tinggal di sana sudah mulai melonggarkan batasan kenajisan — persiapan untuk pertemuan dengan Kornelius.
Di mana
Yope
Petrus tinggal di rumah Simon, seorang penyamak kulit, di tepi laut
Kapan
~38 M
Persiapan menuju Kornelius
Yang berbicara
Lukas
Dokter dan penulis Injil, sahabat Paulus
Kepada
Teofilus
Pembaca utama, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἡμέρας ἱκανὰς
hēmeras hikanas · many days
Cukup lama — Petrus menetap, tidak sekadar mampir sebentar.
Σίμωνι
Simōni · Simon
Simon — tuan rumah Petrus, berbeda dari Simon Petrus sendiri.
βυρσεῖ
byrsei · tanner
Penyamak kulit — pekerjaan dianggap najis karena menyentuh bangkai binatang.
Petrus menginap 'cukup lama' di rumah seorang 'penyamak kulit' — profesi yang dianggap najis; sebuah petunjuk halus bahwa Allah sedang menyiapkannya melampaui batasan kenajisan.
Tahukah kamu
Tinggal di rumah 'najis' — petunjuk awal yang halus
Penyamak kulit dianggap pekerjaan kotor dan najis dalam tradisi Yahudi, biasanya tinggal di tepi kota atau laut karena baunya. Petrus yang menginap di sini secara halus sudah disiapkan untuk pelajaran besar di pasal 10: tidak ada yang Allah sebut najis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 9:43
Kisah Para Rasul 10:6
Rumah si penyamak kulit
“ia tinggal bersama dengan seorang penyamak kulit bernama Simon, yang rumahnya berada di tepi laut.”
Kisah Para Rasul 10:15
Pelajaran tentang kenajisan
“Apa yang telah Allah tahirkan, jangan sekali-kali kamu sebut haram.”
Imamat 11:24
Latar kenajisan bangkai
“Karena kelima jenis ini kamu akan menjadi najis, setiap orang yang menyentuh bangkainya menjadi najis.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 9:43
✕ Sering dikira
"Detail rumah penyamak kulit hanya catatan sepele."
✓ Yang sebenarnya
Itu petunjuk halus: profesi najis ini menyiapkan Petrus untuk pelajaran besar tentang kenajisan di pasal 10.
✕ Sering dikira
"Simon si penyamak kulit sama dengan Simon Petrus."
✓ Yang sebenarnya
Dua orang berbeda; Simon di sini adalah tuan rumah yang berprofesi penyamak kulit.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 9:43
Apakah kita bersedia bergaul dengan orang yang mungkin dianggap 'najis' atau rendah oleh lingkungan kita? Jangan biarkan prasangka menghalangi kita untuk menunjukkan kasih dan menerima mereka sebagai saudara seiman.
Tuhan, ajar kami untuk melihat setiap orang melalui kasih-Mu, dan beri kami keberanian untuk melampaui batas-batas sosial demi kasih Injil. Amin.