Doa mengutip Mazmur: ini sudah ditulis sebelumnya
Kisah Para Rasul 4:25
Ditangkap, Tapi Tak Bisa Dibungkam
“yang berkata melalui Roh Kudus, melalui mulut hamba-Mu, Daud, nenek moyang kami: ‘Mengapa bangsa-bangsa lain mengamuk, dan orang-orang memperhatikan yang sia-sia?”Kisah Para Rasul 4:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan oleh Roh Kudus dengan perantaraan hamba-Mu Daud, bapa kami, Engkau telah berfirman: Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku- suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia?”Kisah Para Rasul 4:25 · TB
Terjemahan Baru
“Dengan Roh-Mu Engkau pernah berbicara melalui nenek moyang kami, Daud, yaitu hamba-Mu; Engkau berkata, 'Mengapa orang-orang, yang tidak mengenal Tuhan, marah; mengapa bangsa-bangsa membuat rencana yang tidak berguna?”Kisah Para Rasul 4:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Engkau sudah berbicara melalui hamba-Mu Daud, nenek moyang kami, dengan berkata,‘Percuma saja bangsa-bangsa yang bukan Yahudi marah dan bertindak melawan Allah. Percuma orang-orang yang tidak mengenal Allah berencana melawan Dia.”Kisah Para Rasul 4:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who by the mouth of thy servant David hast said, Why did the heathen rage, and the people imagine vain things?”Kisah Para Rasul 4:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 4:25?
Ayat ini mengutip Mazmur 2:1-2, menunjukkan bahwa perlawanan terhadap Yesus dan umat-Nya sudah dinubuatkan. Kata 'mengamuk' dan 'memperhatikan yang sia-sia' menggambarkan kesia-siaan usaha manusia melawan rencana Allah. Ini mengajarkan bahwa pemberontakan manusia tidak akan menggagalkan kehendak Allah, tetapi justru menjadi bagian dari rencana-Nya.
Latar belakang
Kitab suci membantu mereka memahami situasi
Jemaat mengutip Mazmur 2 — mazmur yang bicara tentang bangsa-bangsa yang memberontak melawan Allah dan Yang Diurapi-Nya. Dengan mengutip ini, mereka berkata: apa yang kami alami sekarang sudah ada dalam kitab suci. Ini bukan situasi baru yang Allah tidak antisipasi.
Di mana
Yerusalem
Tempat pertemuan jemaat — doa mengutip Mazmur 2
Kapan
~30 M
Gereja mula-mula di Yerusalem
Yang berbicara
Jemaat mula-mula Yerusalem
Komunitas percaya yang berdoa bersama
Kepada
Allah
Yang berbicara melalui Roh Kudus dan mulut Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Πνεύματος Ἁγίου
Pneumatos Hagiou · Roh Kudus
Roh Allah yang berbicara melalui Daud — menunjukkan kitab suci sebagai firman Allah
τοῦ παιδός σου
tou paidos sou · hamba-Mu
anak/hamba-Mu — gelar yang penuh hormat dan relasi dekat
ἔθνη
ethnē · bangsa-bangsa
bangsa-bangsa non-Israel — pemberontakan yang sudah diprediksi
Melalui Pneumatos Hagiou (Roh Kudus) berbicara lewat paidos (hamba) Daud — ini menegaskan kitab suci bukan tulisan manusia semata, dan jemaat memakai ini untuk memahami bahwa perlawanan yang mereka hadapi sudah diramalkan.
Tahukah kamu
Mazmur 2 adalah salah satu mazmur paling banyak dikutip di PB
Mazmur 2 dikutip di Kisah Para Rasul 13:33, Ibrani 1:5, 5:5, Wahyu 2:27, dan di sini. Jemaat mula-mula melihat Mazmur 2 sebagai kunci untuk memahami perlawanan terhadap Yesus dan pengikut-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 4:25
Mazmur 2:1-2
sumber kutipan langsung
“Mengapa bangsa-bangsa mengamuk? Mengapa suku-suku bangsa merancangkan hal yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para penguasa bermufakat bersama-sama melawan Tuhan dan Yang Diurapi-Nya.”
2 Timotius 3:16
kitab suci sebagai firman Allah
“Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, menegur, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran.”
Kisah Para Rasul 1:16
pola yang sama: Roh Kudus melalui Daud
“Kitab Suci harus digenapi, yang telah dikatakan sebelumnya oleh Roh Kudus melalui mulut Daud.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 4:25
✕ Sering dikira
"Mazmur 2 ditulis Daud untuk meramalkan Yesus secara khusus."
✓ Yang sebenarnya
Mazmur 2 awalnya tentang raja Israel yang diurapi Allah. Jemaat mula-mula menyadari bahwa Yesus sebagai Sang Mesias menggenapi gambar yang lebih besar yang ada di dalam mazmur itu.
✕ Sering dikira
"Jemaat mengutip Mazmur hanya sebagai kebiasaan liturgi."
✓ Yang sebenarnya
Mereka mengutip Mazmur 2 karena relevan langsung dengan situasi mereka — ini cara mereka memahami apa yang sedang terjadi.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 4:25
Saat merasa ditentang atau dihakimi karena iman, ingatlah bahwa Allah sudah tahu dan berkuasa atas segalanya. Kita tidak perlu takut, karena perlawanan manusia tidak akan mengalahkan rencana Allah. Percayalah bahwa Allah memakai segala situasi untuk kebaikan kita.
Tuhan, ajari aku untuk tidak gentar menghadapi penolakan, karena Engkau memegang kendali atas segala sesuatu. Amin.