Paulus mengutip Roh Kudus lewat Yesaya

Kisah Para Rasul 28:25

Kata perpisahan yang menohok

Ketika mereka tidak setuju satu sama lain, mereka pun pergi setelah Paulus mengatakan pernyataan ini, “Memang benar apa yang dikatakan Roh Kudus kepada nenek moyangmu melalui Nabi Yesaya,

Kisah Para Rasul 28:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 28:25?

Ayat ini menunjukkan bahwa ketika Paulus menyampaikan pesan tentang Yesus, orang-orang Yahudi di Roma terpecah: sebagian percaya dan sebagian menolak. Ini menggenapi nubuat Yesaya tentang Israel yang keras kepala, dan memicu Paulus untuk mengutipnya.

Latar belakang

Pernyataan penutup dari Yesaya

Saat hadirin tak sepakat dan mulai bubar, Paulus melontarkan satu pernyataan terakhir. Ia mengutip Roh Kudus yang berbicara lewat Nabi Yesaya kepada nenek moyang mereka.

Di mana

Kota Roma

Penginapan Paulus, perpisahan dengan hadirin

Kapan

~60 M

Pelayanan di Roma

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hadirin terbelah
Kutipan Yesaya 6
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul, mengutip nubuat Yesaya bagi pendengarnya

Y

Kepada

Yahudi Roma yang terbelah

Sebagian yakin, sebagian menolak, lalu pergi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀσύμφωνοι

asymphōnoi · disagreed

tidak sehati (lawan 'simfoni')

πνεῦμα τὸ ἅγιον

pneuma to hagion · Holy Spirit

Roh Kudus

Ἠσαΐου

Ēsaiou · Isaiah

Yesaya

Paulus menyebut firman Yesaya sebagai ucapan 'pneuma to hagion' — bagi dia, kitab nabi itu suara Roh Kudus sendiri, bukan sekadar tulisan manusia.

Tahukah kamu

Nubuat favorit Perjanjian Baru

Yesaya 6:9-10 yang dikutip di sini adalah salah satu nas Perjanjian Lama paling sering dipakai di PB — muncul di keempat Injil dan Roma, tiap kali menjelaskan penolakan terhadap pesan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 28:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 28:25

✕  Sering dikira

"Paulus mengarang kata-kata penutup itu."

✓  Yang sebenarnya

Ia mengutip langsung Yesaya 6, kitab suci yang mereka hormati.

✕  Sering dikira

"Yesaya bicara hanya untuk zaman dulu."

✓  Yang sebenarnya

Paulus menerapkan nubuat itu pada penolakan yang sedang terjadi.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 28:25

Tidak semua orang akan menerima kabar baik yang kita bagikan. Jangan berkecil hati saat ada yang menolak; fokuslah pada mereka yang terbuka dan terus setia menyampaikan kebenaran dengan kasih.

Tuhan, berikan aku ketekunan untuk terus bersaksi meski tidak semua orang menerima, dan hikmat untuk menjangkau hati yang terbuka. Amin.