Melepas jangkar, layar dinaikkan
Kisah Para Rasul 27:40
Mengarahkan kapal ke pantai
“Maka, setelah melemparkan jangkar-jangkar, mereka meninggalkannya di dalam laut, dan di waktu yang sama, melepaskan tali-tali kemudi dan menaikkan layar di bagian depan kapal agar angin membawa mereka sampai ke pantai.”Kisah Para Rasul 27:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka melepaskan tali-tali sauh, lalu meninggalkan sauh-sauh itu di dasar laut. Sementara itu mereka mengulurkan tali-tali kemudi, memasang layar topang, supaya angin meniup kapal itu menuju pantai.”Kisah Para Rasul 27:40 · TB
Terjemahan Baru
“Maka tali-tali sauh dipotong lalu sauh-sauh itu dibiarkan tenggelam ke laut. Sejalan dengan itu juga mereka melepaskan tali yang mengikat kemudi-kemudi. Kemudian mereka menaikkan layar di bagian depan kapal supaya angin meniup kapal itu maju menuju pantai.”Kisah Para Rasul 27:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka pun memotong tali-tali jangkar dan membiarkan jangkar itu tenggelam ke laut, serta melepaskan tali-tali yang mengikat alat kemudi kapal. Lalu mereka menaikkan layar supaya angin meniup kapal itu menuju pantai.”Kisah Para Rasul 27:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they had taken up the anchors, they committed themselves unto the sea, and loosed the rudder bands, and hoised up the mainsail to the wind, and made toward shore.”Kisah Para Rasul 27:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 27:40?
Mereka melepaskan jangkar dan tali kemudi, lalu menaikkan layar depan untuk membiarkan angin membawa kapal ke pantai. Ini adalah tindakan terakhir yang berisiko, berusaha mencapai daratan dengan kekuatan angin, menunjukkan keberanian dan kepercayaan mereka pada alam meskipun bahaya mengintai.
Latar belakang
Berlomba menuju pantai
Mereka memotong dan meninggalkan jangkar di laut, melepas tali kemudi, lalu menaikkan layar depan agar angin mendorong kapal ke pantai. Semua dikerahkan untuk satu tujuan: mencapai daratan secepat mungkin.
Di mana
Teluk St. Paul, Malta
Perairan menuju pantai berpasir
Kapan
~60 M
Manuver pendaratan
Yang berbicara
Lukas
Dokter penulis, saksi mata
Kepada
Pembaca
Pengikut kisah pelayaran Paulus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
περιελόντες
perielontes · cast off
melepas, membuang sekeliling
πηδαλίων
pēdaliōn · rudders
kemudi-kemudi
ἀρτέμωνα
artemōna · foresail
layar haluan
Mereka menaikkan 'artemōn' (layar depan) memakai angin yang sama yang nyaris membinasakan — alam yang mengancam kini dipakai menuju keselamatan.
Tahukah kamu
Kemudi ganda kapal kuno
Kapal Romawi punya dua kemudi besar di buritan yang diikat saat berlabuh. Melepas ikatannya kembali memungkinkan mereka menyetir menuju pantai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:40
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:40
✕ Sering dikira
"Mereka meninggalkan jangkar karena ceroboh."
✓ Yang sebenarnya
Itu sengaja, demi membebaskan kapal menuju pantai.
✕ Sering dikira
"Angin musuh mereka sampai akhir."
✓ Yang sebenarnya
Angin justru dipakai mendorong kapal ke daratan.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:40
Ada waktu untuk berlindung dan ada waktu untuk bergerak maju dengan iman. Setelah berdoa dan berusaha, kita perlu berani mengambil langkah nyata, percaya bahwa Tuhan akan menuntun langkah kita bahkan ketika situasi tampak genting.
Tuhan, berani kami untuk bertindak ketika Engkau memimpin, dan percaya bahwa Engkau akan membawa kami ke tempat yang aman. Amin.