Membuang gandum, meringankan kapal
Kisah Para Rasul 27:38
Setelah kenyang, persiapan pendaratan
“Setelah makan sampai kenyang, mereka meringankan kapal dengan membuang gandum ke laut.”Kisah Para Rasul 27:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Setelah makan kenyang, mereka membuang muatan gandum ke laut untuk meringankan kapal itu.”Kisah Para Rasul 27:38 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah semua makan secukupnya, mereka membuang muatan gandum ke laut supaya kapal menjadi ringan.”Kisah Para Rasul 27:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah kami semua makan dengan cukup, para anak buah kapal meringankan kapal lagi dengan membuang muatan gandum ke laut.”Kisah Para Rasul 27:38 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when they had eaten enough, they lightened the ship, and cast out the wheat into the sea.”Kisah Para Rasul 27:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 27:38?
Setelah mereka makan sampai kenyang, mereka membuang gandum ke laut untuk meringankan kapal. Ini adalah tindakan praktis untuk mengurangi beban agar kapal tidak terlalu berat dan bisa lebih mudah dikendalikan saat mendekati daratan. Ini menunjukkan kerja sama dan ketaatan untuk bertahan hidup.
Latar belakang
Mengorbankan kargo terakhir
Setelah makan kenyang, mereka membuang sisa gandum ke laut untuk meringankan kapal. Kapal yang lebih ringan bisa terdampar lebih dekat ke pantai. Ini langkah praktis terakhir sebelum pendaratan nekat.
Di mana
Kapal dekat pantai Malta
Geladak saat fajar, kapal diringankan
Kapan
~60 M
Persiapan akhir
Yang berbicara
Lukas
Dokter penulis, saksi mata
Kepada
Pembaca
Pengikut kisah pelayaran Paulus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κορεσθέντες
korethentes · satisfied
kenyang, puas
ἐκούφιζον
ekouphizon · lightened
meringankan beban
σῖτον
siton · wheat
gandum
Mereka 'meringankan' (ekouphizon) kapal dengan membuang gandum — saat hidup dipertaruhkan, nilai harta jadi ringan dibanding nyawa.
Tahukah kamu
Gandum dibuang demi nyawa
Gandum inilah muatan utama dan tujuan komersial pelayaran. Membuangnya berarti menyerah total pada kerugian dagang demi menyelamatkan jiwa — prioritas jelas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 27:38
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 27:38
✕ Sering dikira
"Membuang gandum tanda mereka kalah."
✓ Yang sebenarnya
Itu langkah cerdas meringankan kapal untuk pendaratan.
✕ Sering dikira
"Gandum dibuang karena rusak."
✓ Yang sebenarnya
Gandum dibuang demi keselamatan, bukan karena rusak.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 27:38
Ada saatnya kita harus melepaskan hal-hal yang tampaknya berguna demi keselamatan yang lebih besar. Dalam hidup, kita mungkin perlu mengorbankan kenyamanan atau harta benda untuk tujuan yang lebih penting, seperti keselamatan keluarga atau keutuhan iman.
Ya Tuhan, berikan kami kebijaksanaan untuk mengetahui apa yang harus kami lepaskan demi kebaikan yang lebih besar. Amin.