Mengaku sebagai Farisi paling keras
Kisah Para Rasul 26:5
Paulus pernah jadi penjaga aturan paling ketat
“Karena sudah lama mereka tahu tentang diriku, jika mereka mau, mereka dapat bersaksi bahwa aku hidup sesuai dengan ajaran kelompok yang paling keras dari agama kita, aku hidup sebagai orang Farisi.”Kisah Para Rasul 26:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sudah lama mereka mengenal aku dan sekiranya mereka mau, mereka dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah hidup sebagai seorang Farisi menurut mazhab yang paling keras dalam agama kita.”Kisah Para Rasul 26:5 · TB
Terjemahan Baru
“Sudah lama mereka tahu tentang saya. Dan kalau mereka mau, mereka dapat memberi kesaksian bahwa sejak semula saya sudah hidup sebagai orang Farisi dengan menuruti segala peraturannya yang paling ketat di dalam agama kami.”Kisah Para Rasul 26:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka sudah lama mengenal saya, dan kalau mereka mau bersaksi, mereka bisa mengatakan bahwa saya sudah hidup dengan baik sebagai anggota kelompok Farisi, yaitu kelompok yang paling ketat didikannya dalam agama kami.”Kisah Para Rasul 26:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Which knew me from the beginning, if they would testify, that after the most straitest sect of our religion I lived a Pharisee.”Kisah Para Rasul 26:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 26:5?
Paulus menyatakan bahwa ia hidup sebagai orang Farisi, kelompok yang paling ketat dalam agama Yahudi, dan hal ini dapat disaksikan oleh orang-orang yang mengenalnya sejak lama.
Latar belakang
Bukan Yahudi setengah-setengah
Paulus menonjolkan bahwa dulu ia bukan Yahudi biasa, melainkan Farisi — kelompok paling ketat soal hukum Taurat. Poinnya: ia paham agama Yahudi dari dalam, dari sayap yang paling konservatif. Jadi keyakinannya sekarang bukan karena malas atau bodoh soal agama.
Di mana
Kaisarea Maritima
Aula audiensi istana gubernur
Kapan
~59 M
Menegaskan kredibilitas agama masa lalunya
Yang berbicara
Paulus
Bekas Farisi yang menaati Taurat sekeras-kerasnya
Kepada
Raja Agripa II
Raja yang mengenal kelompok-kelompok Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀκριβεστάτην
akribestatēn · strictest
paling cermat, paling ketat
αἵρεσιν
hairesin · sect
aliran, kelompok
Φαρισαῖος
Pharisaios · Pharisee
Farisi, penjaga Taurat
'Akribestatēn' berarti paling teliti — Paulus dulu pemegang standar Taurat tertinggi, bukan orang yang asal-asalan beragama.
Tahukah kamu
Farisi dan kebangkitan
Justru kaum Farisi percaya kebangkitan orang mati — fondasi yang nanti Paulus pakai untuk menjelaskan imannya pada Yesus yang bangkit.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 26:5
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 26:5
✕ Sering dikira
'Paulus meninggalkan Yudaisme karena tak paham Taurat.'
✓ Yang sebenarnya
Ia justru pakar Taurat dari sayap paling ketat, kaum Farisi.
✕ Sering dikira
'Farisi tidak percaya kebangkitan.'
✓ Yang sebenarnya
Farisi percaya kebangkitan; ini malah jembatan ke iman Paulus pada Yesus.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 26:5
Komitmen Paulus pada iman dan tradisinya menunjukkan kesungguhan hatinya. Saat kita mengenal Kristus, kita pun harus memiliki kesungguhan yang sama dalam mengikut Dia.
Tuhan, berikan aku kesungguhan hati untuk setia kepada-Mu seperti Paulus. Amin.