Diserahkan kepada Allah dan firman anugerah-Nya

Kisah Para Rasul 20:32

Pidato Perpisahan Paulus kepada Para Penatua Efesus

Dan sekarang, aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman anugerah-Nya yang sanggup membangunmu dan memberikanmu warisan di antara semua orang yang dikuduskan.

Kisah Para Rasul 20:32 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 20:32?

Paulus menyerahkan para penatua kepada Tuhan dan firman anugerah-Nya yang sanggup membangun mereka dan memberikan warisan di antara orang-orang kudus. Ini menunjukkan bahwa pada akhirnya, pertumbuhan rohani dan masa depan kita ada di tangan Allah, bukan pada manusia.

Latar belakang

Serah terima kepada sumber yang tidak pernah gagal

Setelah semua nasihat dan peringatan, Paulus menyerahkan mereka ke tangan yang lebih andal: Allah dan firman-Nya. Bukan kepada institusi, bukan kepada tradisi, bukan kepada dirinya sendiri. Dua hal yang ia percayakan: Allah dan firman anugerah-Nya.

Di mana

Miletus

Pertemuan perpisahan di pelabuhan Miletus

Kapan

~58 M

Klimaks spiritual pidato perpisahan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mengingat tiga tahun pelayanan dengan air mata
Paulus menyatakan ia tidak mengambil harta siapapun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang diutus kepada bangsa-bangsa non-Yahudi; penulis banyak surat PB

P

Kepada

Para penatua jemaat Efesus

Pemimpin jemaat yang sedang menerima serah terima dari Paulus

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

παρατίθεμαι

menyerahkan · commend

Paratithemi — menempatkan seseorang dalam penjagaan orang lain; kata yang dipakai orang yang menitip sesuatu yang berharga

οἰκοδομῆσαι

membangunmu · build up

Oikodomesai — membangun seperti membangun rumah; kata yang Paulus suka untuk pertumbuhan jemaat

κληρονομίαν

warisan · inheritance

Kleronomian — warisan yang sudah ditetapkan; bukan hadiah mendadak tapi yang sudah dijanjikan dan disiapkan

Paratithemi (menitipkan) kepada Allah dan firman-Nya yang akan oikodomesai (membangun) dan memberikan kleronomian (warisan). Paulus tidak meninggalkan mereka sendirian — ia menitipkan ke Pengasuh yang lebih baik dari dirinya.

Tahukah kamu

Firman yang sanggup 'membangun' adalah tema yang Paulus suka

Paulus memakai kata oikodome (pembangunan) berulang kali — di Roma, di Korintus, di Efesus. Jemaat adalah bangunan yang sedang dikerjakan, dan firman Allah adalah material sekaligus tukangnya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 20:32

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 20:32

✕  Sering dikira

Menyerahkan mereka kepada Allah berarti Paulus tidak peduli lagi setelah pergi

✓  Yang sebenarnya

Paratithemi adalah tindakan penyerahan yang penuh kepercayaan, bukan pembuangan — seperti menitipkan anak ke orang tua yang bisa dipercaya

✕  Sering dikira

'Warisan' di sini berarti berkat materi dalam hidup ini

✓  Yang sebenarnya

Kleronomian dalam konteks ini adalah warisan eskatologis — yang akan diterima di antara semua orang yang dikuduskan

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 20:32

Kita bisa belajar untuk mempercayakan orang-orang yang kita kasihi kepada Tuhan, bukan hanya mengandalkan usaha kita sendiri. Firman Tuhan adalah sumber kekuatan dan jaminan warisan surgawi bagi kita.

Bapa, aku mempercayakan diriku dan orang-orang yang kukasihi ke dalam pemeliharaan-Mu, biarlah firman-Mu membangun kami dan memberiku bagian dalam warisan-Mu, Amin.