Berlayar melewati pulau-pulau menuju Miletus
Kisah Para Rasul 20:15
Perjalanan Terakhir Paulus ke Yerusalem
“Setelah berlayar dari sana, kami sampai pada keesokan harinya di Khios. Hari berikutnya, kami mendekati Samos, dan sehari kemudian kami sampai di Miletus.”Kisah Para Rasul 20:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari situ kami terus berlayar dan pada keesokan harinya kami berhadapan dengan pulau Khios. Pada hari berikutnya kami menuju Samos dan sehari kemudian tibalah kami di Miletus.”Kisah Para Rasul 20:15 · TB
Terjemahan Baru
“Dari sana kami berlayar pula, dan besoknya tiba di tempat yang berhadapan dengan Khios. Lusanya kami sampai di Samos dan sehari kemudian di Miletus.”Kisah Para Rasul 20:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hari berikutnya kami berlayar dari Mitilene sampai melihat pulau Kios. Kapal terus melaju, dan hari berikutnya kami melewati pulau Samos lalu singgah di Trogilium. Keesokan harinya, kami tiba di Miletus.”Kisah Para Rasul 20:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And we sailed thence, and came the next day over against Chios; and the next day we arrived at Samos, and tarried at Trogyllium; and the next day we came to Miletus.”Kisah Para Rasul 20:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 20:15?
Perjalanan Paulus melalui Khios, Samos, dan akhirnya Miletus menunjukkan kesungguhannya untuk segera sampai ke Yerusalem. Ia melewati Efesus tanpa singgah karena ingin tiba tepat waktu untuk Pentakosta, namun tetap memanggil para penatua Efesus untuk bertemu di Miletus.
Latar belakang
Perjalanan laut yang efisien melewati kepulauan Yunani
Setiap hari berhenti di pulau atau pelabuhan berbeda: Khios, lalu mendekati Samos, lalu Miletus. Ini adalah jadwal kapal dagang reguler yang singgah di berbagai pelabuhan. Akhirnya tiba di Miletus — kota pelabuhan penting di muara Sungai Meander.
Di mana
Khios, Samos, Miletus
Rute pelayaran melewati pulau-pulau di Laut Aegea menuju pantai barat Asia Kecil
Kapan
~58 M
Perjalanan laut ke Miletus
Yang berbicara
Lukas (narator)
Tabib dan rekan perjalanan Paulus, penulis Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus dan pembaca awal
Orang percaya non-Yahudi di dunia Yunani-Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
Χίον
Khios · Chios
Pulau besar di Laut Aegea, terkenal dengan anggur dan permen karet (mastik)
Σάμον
Samos · Samos
Pulau asal Pythagoras; salah satu pulau terbesar dan paling makmur di Aegea
Μίλητον
Miletus · Miletus
Kota pelabuhan besar di muara Meander; bekas pusat peradaban Ionia kuno
Rute Khios-Samos-Miletus adalah jalur pelayaran komersial standar abad pertama. Lukas mencatat dengan presisi seorang navigator — atau seseorang yang menyimpan catatan perjalanan.
Tahukah kamu
Miletus adalah kota filosof Tales
Tales dari Miletus (sekitar 624-548 SM) dianggap filosof pertama dunia Barat — ia yang pertama mencoba menjelaskan alam semesta dengan logika, bukan mitos. Kota ini punya tradisi pemikiran panjang sebelum Paulus singgah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 20:15
Kisah Para Rasul 21:1
Pola perjalanan laut serupa, hari demi hari
“Setelah kami berpisah dari mereka dan sudah bertolak, kami langsung berlayar ke Kos, dan hari berikutnya ke Rodos.”
Kisah Para Rasul 27:7
Detail navigasi yang konsisten dalam tulisan Lukas
“Setelah beberapa hari berlayar lambat... kami mendekati Knidus... kami berlayar di bawah Kreta.”
Wahyu 3:4
Kepulauan Aegea jadi pusat komunitas Kristen awal
“Namun ada beberapa orang di Sardi yang tidak mencemarkan pakaian mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 20:15
✕ Sering dikira
Paulus berhenti di banyak pulau berarti ia menikmati wisata laut
✓ Yang sebenarnya
Ini jadwal kapal dagang yang reguler — singgah di pelabuhan untuk bongkar muat, bukan liburan
✕ Sering dikira
Miletus tidak ada hubungannya dengan Efesus
✓ Yang sebenarnya
Miletus sengaja dipilih Paulus justru karena dekat Efesus — tapi tidak harus singgah ke Efesus yang penuh komplikasi
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 20:15
Prioritas yang jelas membantu kita mengambil keputusan bijak. Paulus menolak singgah di Efesus demi tujuan yang lebih besar, tapi tetap meluangkan waktu untuk bertemu para pemimpin gereja. Kita pun perlu mengatur prioritas dengan bijak.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk menetapkan prioritas yang sesuai kehendak-Mu dan setia menjalankannya. Amin.