Ajakan untuk tetap tenang

Kisah Para Rasul 19:36

Jangan bertindak gegabah

Jadi, karena hal-hal itu tidak dapat dibantah, kamu seharusnya tetap tenang dan tidak bertindak gegabah.

Kisah Para Rasul 19:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 19:36?

Panitera kota menegaskan bahwa kebenaran tentang status Efesus tidak terbantahkan, sehingga mereka harus tenang dan tidak bertindak gegabah. Ini adalah nasihat untuk berpikir rasional dan menghindari tindakan yang didasari emosi sesaat.

Latar belakang

Rem yang dipasang

Panitera melanjutkan: karena kebanggaan kota tak terbantah, mereka tak perlu panik dan harus menahan diri. Ia menyuruh massa tenang dan tidak gegabah. Logikanya: kalau kuat, kenapa harus rusuh?

Di mana

Teater Efesus

Panggung di hadapan massa

Kapan

~55 M

Akhir masa di Efesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Menyanjung kebanggaan kota
Bela orang yang dituduh
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Panitera kota

Pejabat yang menyerukan ketenangan

M

Kepada

Massa Efesus

Yang dibujuk berpikir jernih

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἀναντιρρήτων

anantirrhētōn · undeniable

tak terbantah, tak bisa disanggah

κατεσταλμένους

katestalmenous · quiet

tenang, terkendali

προπετὲς

propetes · rash

gegabah, terburu-buru

Karena hal itu 'tak terbantah', mereka harus 'tenang' dan tidak 'gegabah'.

Tahukah kamu

Strategi balik logika

Panitera membalik kebanggaan massa jadi alasan untuk tenang: justru karena Artemis 'agung dan tak terbantah', tak ada yang perlu dikhawatirkan atau diributkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 19:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 19:36

✕  Sering dikira

"Panitera membela iman Kristen."

✓  Yang sebenarnya

Ia hanya menjaga ketertiban; argumennya justru memuji Artemis.

✕  Sering dikira

"Tetap tenang berarti setuju dengan massa."

✓  Yang sebenarnya

Ia menyuruh tenang agar massa tak melanggar hukum, bukan menyetujui amukan.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 19:36

Ketika emosi memuncak, ingatlah untuk bertindak dengan tenang dan bijaksana. Keputusan yang diambil saat marah seringkali keliru. Beri waktu untuk menenangkan diri dan berpikir jernih sebelum bertindak.

Ya Tuhan, berikan aku ketenangan hati dalam situasi yang memanas, dan hikmat untuk bertindak dengan bijaksana, bukan emosi. Amin.