Kepala sinagoge dipukuli di depan sidang

Kisah Para Rasul 18:17

Kekacauan setelah perkara ditolak

Setelah itu, mereka semua menangkap Sostenes, kepala sinagoge, dan memukulinya di depan ruang pengadilan. Akan tetapi, Galio tidak memperhatikan hal-hal itu.

Kisah Para Rasul 18:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 18:17?

Saat Galio menolak kasus itu, massa menangkap Sostenes, kepala sinagoge, dan memukulinya di depan pengadilan, tetapi Galio tidak menghiraukannya.

Latar belakang

Kerusuhan kecil di tangga pengadilan

Massa menangkap Sostenes, kepala sinagoge, dan memukulinya di depan kursi pengadilan. Galio sama sekali tak ambil pusing dengan keributan itu.

Di mana

Korintus (bema)

Depan panggung pengadilan, suasana ricuh

Kapan

~51 M

Perjalanan misi kedua

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengadu diusir
Paulus tinggal lalu pamit
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lukas (penulis)

Tabib dan teman seperjalanan Paulus

T

Kepada

Teofilus & pembaca

Penerima catatan perjalanan gereja awal

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐπιλαβόμενοι

epilabomenoi · took

menangkap, mencengkeram

ἔτυπτον

etypton · beat

memukuli (berulang)

ἔμελεν

emelen · cared for

peduli, ambil pusing

Galio 'tak peduli' menegaskan sikapnya: perselisihan internal Yahudi bukan urusan meja pengadilan Romawi, bahkan saat ada kekerasan.

Tahukah kamu

Sostenes yang mungkin bertobat

Dalam 1 Korintus 1:1 Paulus menyebut 'Sostenes saudara kita.' Banyak yang menduga ini Sostenes yang sama — yang akhirnya ikut percaya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 18:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 18:17

✕  Sering dikira

"Yang memukuli Sostenes pasti orang Yunani anti-Yahudi."

✓  Yang sebenarnya

Teksnya ambigu siapa pelakunya; intinya kerusuhan pecah dan Galio tetap tak peduli.

✕  Sering dikira

"Sostenes adalah musuh Paulus selamanya."

✓  Yang sebenarnya

Ada kemungkinan kuat ia kelak menjadi rekan seiman Paulus, disebut dalam 1 Korintus.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 18:17

Peristiwa ini menunjukkan kekecewaan orang-orang Yahudi yang meluap kepada pemimpin mereka. Kita perlu berhati-hati agar emosi tidak membuat kita menyalahkan orang yang tidak bersalah.

Tuhan, kendalikanlah emosi kami agar tidak melampiaskan kekecewaan kepada orang lain. Amin.