Urusan kata dan nama, urus sendiri

Kisah Para Rasul 18:15

Galio menolak jadi hakim soal agama

Namun, jika ini adalah persoalan tentang kata-kata, dan nama-nama, dan hukummu sendiri, uruslah sendiri. Aku tidak mau menjadi hakim atas hal-hal itu.”

Kisah Para Rasul 18:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 18:15?

Galio menegaskan bahwa perselisihan tentang kata-kata, nama, dan hukum Yahudi bukanlah urusan pengadilan Romawi, jadi ia menyuruh mereka menyelesaikannya sendiri.

Latar belakang

Garis batas yang jelas

Galio menyimpulkan ini cuma soal kata, nama, dan hukum Yahudi mereka sendiri. Ia menolak menjadi hakim atas perkara internal agama itu — 'urus sendiri,' katanya.

Di mana

Korintus (bema)

Panggung pengadilan di pusat kota

Kapan

~51 M

Perjalanan misi kedua

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Galio mulai bicara
Mereka diusir keluar
Kamu di sini
G

Yang berbicara

Galio

Prokonsul Akhaya yang menolak campur tangan

P

Kepada

Para penuduh Yahudi

Yang dipulangkan tanpa keputusan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ζήτημα

zētēma · question

perselisihan, perkara perdebatan

ὀνομάτων

onomatōn · names

nama-nama (mis. soal gelar Mesias)

κριτής

kritēs · judge

hakim, penentu perkara

Galio menyebutnya perdebatan soal 'kata dan nama' — meremehkan, tapi tanpa sadar ia melindungi kebebasan Paulus memberitakan Injil.

Tahukah kamu

Putusan yang melindungi gereja

Keputusan Galio menjadi preseden penting: di mata Romawi, kekristenan masih dianggap bagian dari Yudaisme, sehingga ikut terlindungi sebagai agama yang sah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 18:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 18:15

✕  Sering dikira

"Galio menghina iman dengan bilang itu cuma 'soal kata'."

✓  Yang sebenarnya

Dari sisi hukum ia benar bahwa itu bukan pidana; tanpa sengaja, putusannya justru menguntungkan gereja.

✕  Sering dikira

"Galio membebaskan Paulus karena bukti."

✓  Yang sebenarnya

Tak ada pemeriksaan bukti; ia menolak perkaranya karena dianggap di luar wewenang Romawi.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 18:15

Ini mengajarkan bahwa tidak semua konflik perlu dibawa ke pengadilan atau orang lain. Kadang kita perlu menyelesaikan masalah secara pribadi dengan bijak tanpa melibatkan pihak luar.

Tuhan, mampukanlah kami untuk menyelesaikan pertikaian dengan damai dan tidak melibatkan orang lain jika tidak perlu. Amin.