Provokator dari Tesalonika tiba di Berea
Kisah Para Rasul 17:13
Dari Tesalonika ke Atena: Injil Menembus Filsafat
“Akan tetapi, ketika orang-orang Yahudi di Tesalonika mengetahui bahwa firman Allah juga diberitakan oleh Paulus di Berea, mereka pun juga datang ke Berea untuk menggoyahkan dan meresahkan banyak orang.”Kisah Para Rasul 17:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ketika orang-orang Yahudi dari Tesalonika tahu, bahwa juga di Berea telah diberitakan firman Allah oleh Paulus, datang jugalah mereka ke sana menghasut dan menggelisahkan hati orang banyak.”Kisah Para Rasul 17:13 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika orang-orang Yahudi di Tesalonika mendengar bahwa Paulus mengabarkan juga perkataan Allah di Berea, mereka pun datang di Berea dan menghasut serta membuat orang-orang di situ menjadi gelisah.”Kisah Para Rasul 17:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi waktu orang-orang Yahudi di Tesalonika mendengar bahwa Paulus sedang memberitakan Firman Allah di Berea juga, mereka pergi ke sana untuk menghasut orang banyak supaya terjadi keributan lagi.”Kisah Para Rasul 17:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But when the Jews of Thessalonica had knowledge that the word of God was preached of Paul at Berea, they came thither also, and stirred up the people.”Kisah Para Rasul 17:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 17:13?
Paulus dan Silas terus memberitakan Injil di Berea, tetapi orang-orang Yahudi dari Tesalonika yang iri datang ke sana untuk menghasut dan mengganggu orang banyak agar menentang mereka.
Latar belakang
Penentang Paulus datang jauh-jauh dari Tesalonika
Orang-orang Yahudi yang menentang Paulus di Tesalonika tidak berhenti di kota mereka sendiri — mereka melacak Paulus sampai ke Berea dan melakukan hal yang sama: menghasut dan membuat keresahan. Ini menunjukkan betapa serius mereka menganggap gerakan Paulus sebagai ancaman.
Di mana
Berea (Veria), Makedonia
Komunitas yang baru tumbuh diserang oleh agitator dari luar kota
Kapan
~50 M
Perjalanan misi kedua Paulus
Yang berbicara
Lukas (narator)
Tabib, teman seperjalanan Paulus, penulis Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus
Pembaca kitab Kisah Para Rasul, kemungkinan pejabat Romawi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σαλεύοντες
meresahkan · stirring up
Menggoyangkan atau mengacak-acak — menciptakan ketidakstabilan di tempat yang tadinya tenang
ταράσσοντες
menggoyahkan · agitating
Membuat kacau secara emosional — membuat orang ragu dan gelisah
τοὺς ὄχλους
banyak orang · crowds
Massa yang mudah dipengaruhi — target utama strategi provokasi
Dua kata yang dipakai Lukas — 'meresahkan' dan 'menggoyahkan' — menggambarkan serangan yang menyasar stabilitas emosi dan sosial komunitas baru, bukan sekadar debat intelektual.
Tahukah kamu
Jarak Tesalonika ke Berea sekitar 80 km
Perjalanan dari Tesalonika ke Berea di abad pertama berarti beberapa hari jalan kaki atau naik kuda. Bahwa penentang Paulus mau menempuh jarak itu menunjukkan tingkat permusuhan yang sangat aktif dan terorganisir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 17:13
Kisah Para Rasul 14:19
Pola yang sama: penentang Paulus mengikutinya dari kota ke kota
“Tetapi datanglah orang-orang Yahudi dari Antiokhia dan Ikonium...”
Galatia 5:10
Paulus menyadari ancaman dari para agitator yang mengikuti misinya
“...orang yang mengacaukan kamu akan menanggung hukumannya, siapapun dia.”
2 Korintus 11:26
Paulus mengakui ancaman yang datang bahkan dari kalangan yang mengaku percaya
“...dalam bahaya dari saudara-saudara palsu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 17:13
✕ Sering dikira
'Orang Yahudi Tesalonika datang ke Berea untuk berdebat secara akademis'
✓ Yang sebenarnya
Mereka tidak datang untuk berdebat — mereka datang untuk 'menggoyahkan dan meresahkan banyak orang', yaitu strategi intimidasi sosial, bukan diskusi intelektual
✕ Sering dikira
'Misi di Berea gagal karena provokasi ini'
✓ Yang sebenarnya
Banyak yang sudah percaya sebelum provokasi tiba — komunitas itu tidak hancur, hanya Paulus yang harus pergi, sementara Silas dan Timotius tetap di sana
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 17:13
Terkadang kita menghadapi penolakan yang terus-menerus, bahkan di tempat yang semula menerima. Tetap teguh dan jangan menyerah, karena Tuhan memakai situasi ini untuk mengarahkan langkah kita.
Tuhan, beri aku ketekunan dalam menghadapi tantangan dan musuh, serta percaya bahwa Engkau memegang kendali. Amin.