Empat hal dilarang — dan sampai jumpa!
Kisah Para Rasul 15:29
Konsili Yerusalem: Surat Pembebasan
“bahwa kamu menjauhkan diri apa telah dipersembahkan kepada berhala, dan dari darah, dan dari apa yang mati dicekik, dan dari dosa seksual. Jika kamu menjaga dirimu sendiri dari hal-hal ini, kamu melakukan yang baik. Sampai jumpa.””Kisah Para Rasul 15:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“kamu harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan. Jikalau kamu memelihara diri dari hal- hal ini, kamu berbuat baik. Sekianlah, selamat."”Kisah Para Rasul 15:29 · TB
Terjemahan Baru
“janganlah makan makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala; jangan makan darah, jangan makan daging binatang yang mati dicekik, dan jauhilah perbuatan-perbuatan yang cabul. Kalau kalian menjauhkan diri dari hal-hal itu, kalian sudah melakukan yang baik. Sekian saja, selamat!"”Kisah Para Rasul 15:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan terlibat dalam apa pun yang berhubungan dengan berhala, termasuk makan sajian persembahannya. Jangan makan daging binatang yang mati dicekik, atau apa saja yang mengandung darah. Dan jangan melakukan percabulan. Kalau kalian menghindari hal-hal itu, kalian berbuat baik. Sekian, dan salam dari kami.””Kisah Para Rasul 15:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“That ye abstain from meats offered to idols, and from blood, and from things strangled, and from fornication: from which if ye keep yourselves, ye shall do well. Fare ye well.”Kisah Para Rasul 15:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 15:29?
Aturan yang diberikan bukanlah untuk menyelamatkan, melainkan untuk menjaga persekutuan dan kesucian orang percaya. Melakukan hal-hal ini adalah kebaikan, tetapi keselamatan tetap melalui anugerah Tuhan, bukan perbuatan.
Latar belakang
Empat larangan dan salam hangat
Surat menutup dengan empat hal yang perlu dijauhi — konsisten dengan apa yang Yakobus rekomendasikan — diikuti frasa yang sangat informal: 'Sampai jumpa!' (ἐρρῶσθε). Pergantian dari instruksi serius ke salam informal menunjukkan hubungan saudara yang hangat, bukan hubungan atasan-bawahan.
Di mana
Antiokhia (tujuan surat)
Jemaat yang akan menerima dan membaca surat ini
Kapan
~49 M
Penutup surat resmi konsili
Yang berbicara
Para rasul dan penatua (penutup surat)
Menyimpulkan panduan praktis dengan sapaan hangat
Kepada
Orang percaya non-Yahudi di Antiokhia, Siria, Kilikia
Yang menantikan kejelasan tentang apa yang diharapkan dari mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπέχεσθαι
menjauhkan diri · abstain
Menahan diri secara sadar — pilihan aktif, bukan ketidaktahuan
πνικτοῦ
mati dicekik · strangled
Hewan yang mati bukan karena disembelih — darahnya tidak keluar, sehingga dianggap najis
ἐρρῶσθε
Sampai jumpa · farewell
Salam penutup surat standar Yunani — doa untuk kesehatan dan kesejahteraan
ἀπέχεσθαι (menahan diri) dari πνικτοῦ (yang dicekik) dan hal-hal lainnya cukup — lalu ἐρρῶσθε (sampai jumpa). Empat larangan itu ringan, dan surat ini ditutup dengan kehangatan, bukan ancaman.
Tahukah kamu
'Sampai jumpa' — frasa penutup surat yang umum
ἐρρῶσθε adalah frasa penutup surat Yunani standar — setara dengan 'selamat jalan' atau 'sehat-sehat ya.' Menarik bahwa surat resmi gerejawi yang membahas isu teologis serius ini ditutup dengan formalitas yang sangat manusiawi dan hangat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 15:29
Imamat 17:14
Larangan darah berakar pada kekudusan yang ditetapkan jauh sebelumnya
“Karena nyawa segala yang hidup adalah darahnya... barangsiapa memakan darah itu, ia harus dilenyapkan”
1 Korintus 10:20-21
Paulus membahas alasan menghindari persembahan berhala
“Aku tidak mau, bahwa kamu bersekutu dengan setan-setan... Kamu tidak dapat minum dari cawan Tuhan dan juga dari cawan setan-setan”
1 Tesalonika 4:3
Menjauhkan diri dari dosa seksual sebagai kehendak Allah
“Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 15:29
✕ Sering dikira
Empat larangan ini adalah 'Taurat mini' yang harus ditambah terus seiring waktu
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah panduan minimal untuk hidup komunal campuran, bukan fondasi sistem hukum baru yang akan berkembang
✕ Sering dikira
Larangan memakan darah berarti orang Kristen tidak boleh makan steak yang masih merah
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah darah hewan yang dipersembahkan kepada berhala dan ritual agama tertentu — bukan tentang tingkat kematangan daging
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 15:29
Hukum atau aturan seharusnya mempermudah kita mengasihi, bukan memenjarakan. Jangan menjadikan ritual sebagai syarat keselamatan; ingatlah anugerah Allah lebih utama.
Bapa, mampukan kami untuk hidup kudus sebagai respons anugerah-Mu, bukan sebagai upaya menyelamatkan diri sendiri. Amin.