Berlayar menuju Siprus
Kisah Para Rasul 13:4
Misi Pertama: Dari Antiokhia ke Dunia
“Maka, setelah diutus pergi oleh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus turun ke Seleukia, dan dari sana mereka berlayar ke Siprus.”Kisah Para Rasul 13:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh karena disuruh Roh Kudus, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke Siprus.”Kisah Para Rasul 13:4 · TB
Terjemahan Baru
“Karena diutus oleh Roh Allah, Barnabas dan Saulus berangkat ke Seleukia. Dari sana mereka berlayar ke pulau Siprus.”Kisah Para Rasul 13:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena penugasan dari Roh Allah tadi, mereka pergi ke Seleukia, dan dari situ mereka berlayar ke pulau Siprus.”Kisah Para Rasul 13:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So they, being sent forth by the Holy Ghost, departed unto Seleucia; and from thence they sailed to Cyprus.”Kisah Para Rasul 13:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 13:4?
Barnabas dan Saulus diutus oleh Roh Kudus dan segera berangkat ke Siprus. Ini menunjukkan kepatuhan mereka kepada pimpinan Roh, dan bahwa misi misionaris dimulai dari ketaatan pada perintah Allah, bahkan sebelum ada dukungan gereja yang terorganisir.
Latar belakang
Diutus oleh Roh, bukan oleh ambisi
Lukas menekankan dua kali: pertama jemaat mengutus mereka (ayat 3), sekarang Roh Kudus yang mengutus. Ini bukan kontradiksi — ini menunjukkan keselarasan antara gerakan manusia dan gerakan ilahi. Seleukia adalah pelabuhan kota Antiokhia, sekitar 25 km di barat. Dari sana perjalanan laut ke Siprus memakan waktu satu hingga dua hari.
Di mana
Seleukia Pieria, lalu Siprus
Pelabuhan Seleukia — titik keberangkatan maritim dari Antiokhia
Kapan
~46 M
Keberangkatan perdana perjalanan misi
Yang berbicara
Lukas (narator)
Dokter dan sejarawan, penulis Kisah Para Rasul
Kepada
Teofilus dan pembaca Kisah Para Rasul
Pembaca yang mengikuti perjalanan misi pertama
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐκπεμφθέντες
ekpemphthentes · sent out
Dikirim keluar — bentuk pasif yang menegaskan Roh Kudus sebagai pelaku utama pengutusan ini
ἀπέπλευσαν
apepleusan · sailed away
Berlayar pergi — kata kerja yang menandai keberangkatan resmi dari daratan ke misi lintas batas
Κύπρον
Kypron · Cyprus
Siprus — pulau besar di Mediterania timur, tempat asal Barnabas dan banyak orang Yahudi diaspora
Kata 'dikirim keluar' (ekpemphthentes) dalam bentuk pasif menegaskan satu hal: misi ini bukan inisiatif manusia. Barnabas dan Saulus tidak pergi karena ambisi — mereka pergi karena didorong Roh.
Tahukah kamu
Barnabas pulang kampung
Siprus adalah kampung halaman Barnabas (Kisah Para Rasul 4:36). Misi pertama mereka dimulai di tanah yang paling Barnabas kenal — mungkin juga tempat di mana dia punya jaringan relasi yang bisa membuka pintu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 13:4
Kisah Para Rasul 4:36
Barnabas dari Siprus — ini adalah pulang ke tanah kelahiran
“Demikian pula dengan Yusuf, yang oleh rasul-rasul disebut Barnabas, artinya anak penghiburan, seorang Lewi dari Siprus.”
Yohanes 15:16
Allah yang mengambil inisiatif dalam setiap misi, bukan manusia
“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu dan menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah.”
Kisah Para Rasul 16:6-7
Roh Kudus yang mengarahkan misi — kadang maju, kadang mencegah
“Mereka melintasi tanah Frigia dan Galatia, karena dicegah oleh Roh Kudus untuk memberitakan Injil di Asia.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 13:4
✕ Sering dikira
"Mereka memilih Siprus karena strategi misi yang cermat"
✓ Yang sebenarnya
Lukas menegaskan mereka 'diutus oleh Roh Kudus' — arahan ilahi, bukan perencanaan strategis manusia.
✕ Sering dikira
"Mengutus dan diutus Roh Kudus adalah dua hal yang bertentangan"
✓ Yang sebenarnya
Ayat 3 dan 4 saling melengkapi: jemaat mengutus sebagai respons terhadap arahan Roh Kudus.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 13:4
Ketika Tuhan memanggil, kita harus siap untuk pergi tanpa banyak bertanya. Mulailah melayani dalam hal-hal kecil di sekitarmu, karena itu bisa menjadi awal dari perjalanan misi yang lebih besar.
Tuhan, berilah kami keberanian untuk segera menaati panggilan-Mu, tanpa ragu atau menunda. Amin.