Tapi Allah membangkitkan Dia
Kisah Para Rasul 13:30
Khotbah Paulus di Sinagoge Antiokhia
“Akan tetapi, Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati,”Kisah Para Rasul 13:30 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Allah membangkitkan Dia dari antara orang mati.”Kisah Para Rasul 13:30 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Allah menghidupkan-Nya kembali dari kematian.”Kisah Para Rasul 13:30 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi Allah menghidupkan Yesus kembali dari kematian.”Kisah Para Rasul 13:30 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But God raised him from the dead:”Kisah Para Rasul 13:30 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 13:30?
Allah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, membuktikan bahwa Ia adalah Anak Allah dan bahwa kematian-Nya bukanlah kekalahan, melainkan kemenangan atas dosa dan maut. Kebangkitan ini adalah inti dari iman Kristen.
Latar belakang
Dua kata yang mengubah segalanya
Setelah narasi panjang tentang kematian dan penguburan — 'Akan tetapi, Allah membangkitkan Dia'. Hanya empat kata dalam bahasa Indonesia, tapi ini adalah pivot point seluruh khotbah. Kubur bukan akhir. Semua yang sebelumnya hanyalah setup untuk momen ini. Dan Paulus menempatkan Allah sebagai subjek: bukan Yesus yang 'bangkit sendiri', tapi Allah yang 'membangkitkan'.
Di mana
Antiokhia Pisidia
Sinagoge — momen pembalikan dalam khotbah
Kapan
~46-47 M
Khotbah: kebangkitan sebagai titik balik
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang mengumumkan titik balik utama dalam sejarah
Kepada
Jemaat sinagoge Antiokhia Pisidia
Pendengar yang kini mendengar klaim paling mengejutkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δέ
de · but
Akan tetapi/tapi — kata penghubung yang menandai pembalikan; mungkin kata terpenting dalam khotbah ini
ὁ δὲ θεὸς ἤγειρεν
ho de theos ēgeiren · God raised
Allah membangkitkan — Allah sebagai subjek aktif; ini tindakan Allah, bukan hasil usaha manusia
ἐκ νεκρῶν
ek nekrōn · from the dead
Dari antara orang mati — kebangkitan dari dalam kematian yang nyata, bukan dari koma atau pura-pura mati
Kata de (tapi) menandai pembalikan total. Ho de theos ēgeiren (Allah membangkitkan) ek nekrōn (dari antara orang mati) — tiga elemen yang bersama-sama menyatakan: kematian Yesus nyata, kebangkitannya nyata, dan Allah yang melakukannya.
Tahukah kamu
Frasa 'Allah membangkitkan' muncul lebih dari 30 kali dalam PB
Frase 'Allah membangkitkan Yesus' (atau variannya) adalah salah satu pernyataan paling sering diulang dalam seluruh Perjanjian Baru. Ini bukan slogan — ini klaim historis yang para rasul terus sampaikan sebagai fakta yang dapat diverifikasi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 13:30
Roma 4:24
Paulus dalam suratnya menegaskan pola yang sama: Allah yang membangkitkan Yesus
“Tetapi untuk kita juga, yang akan dibenarkan karena kita percaya kepada Dia yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati.”
1 Korintus 15:4
Inti dari kerygma apostolik: dikuburkan dan dibangkitkan
“Bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci.”
Mazmur 16:10
Mazmur yang Paulus akan kutip di ayat 35 sebagai nubuat kebangkitan
“Sebab Engkau tidak menyerahkan aku ke dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 13:30
✕ Sering dikira
"Kebangkitan adalah metafora untuk inspirasi yang terus hidup"
✓ Yang sebenarnya
Paulus menyebut orang-orang yang melihat Yesus sebagai 'saksi-saksi-Nya' — ini klaim tentang kejadian fisik yang dapat diverifikasi, bukan metafora.
✕ Sering dikira
"Yesus membangkitkan dirinya sendiri"
✓ Yang sebenarnya
Paulus secara konsisten menggunakan Allah sebagai subjek aktif: 'Allah membangkitkan Dia' — kebangkitan adalah tindakan Bapa.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 13:30
Kebangkitan Yesus memberi kita pengharapan yang hidup. Saat kita menghadapi tantangan, ingatlah bahwa kuasa yang membangkitkan Yesus juga bekerja di dalam kita.
Bapa, aku bersyukur untuk kebangkitan Yesus yang memberiku hidup baru dan pengharapan. Mampukan aku untuk hidup dalam kemenangan-Nya setiap hari. Amin.