Empat puluh tahun di padang belantara

Kisah Para Rasul 13:18

Khotbah Paulus di Sinagoge Antiokhia

Selama sekitar empat puluh tahun, Ia bersabar terhadap tingkah laku mereka di padang belantara.

Kisah Para Rasul 13:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kisah Para Rasul 13:18?

Allah bersabar terhadap tingkah laku bangsa Israel selama empat puluh tahun di padang belantara. Ini menunjukkan kesabaran dan pemeliharaan Allah, meskipun umat sering bersungut-sungut dan tidak taat.

Latar belakang

Allah yang tidak kehilangan kesabaran meski terus dikecewakan

Empat puluh tahun di padang gurun penuh dengan pemberontakan, keluhan, dan kegagalan Israel. Tapi Paulus merangkumnya dengan satu kalimat: Allah 'bersabar terhadap tingkah laku mereka'. Ini bukan kata-kata lembut — 'bersabar' di sini menggambarkan ketabahan di hadapan sesuatu yang sangat sulit. Allah tidak menyerah, meski sering kali bisa.

Di mana

Antiokhia Pisidia

Sinagoge — khotbah sedang berlanjut

Kapan

~46-47 M

Khotbah: era padang gurun Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembebasan dari Mesir
Memasuki dan mewarisi tanah Kanaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menelusuri sejarah panjang Israel

J

Kepada

Jemaat sinagoge Antiokhia Pisidia

Orang Yahudi dan simpatisan yang mengenal kisah padang gurun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐτροποφόρησεν

etropophorēsen · put up with

Bersabar menanggung — menanggung tingkah laku yang menjengkelkan dalam jangka waktu lama; kesabaran yang aktif bukan pasif

τρόπους

tropous · behavior

Tingkah laku/cara hidup — pola perilaku yang berulang; dalam konteks ini konotasinya negatif

ἐρήμῳ

erēmō · wilderness

Padang belantara/gurun — tempat yang tandus dan berbahaya; simbol ujian dan pengembaraan

Allah etropophorēsen (bersabar menanggung) tropous (tingkah laku buruk) selama 40 tahun di erēmō (padang gurun). Ini bukan kesabaran pasif — ini Allah yang secara aktif memilih untuk terus bertahan dengan umat-Nya meski mereka terus mengecewakan.

Tahukah kamu

Ada dua versi teks untuk ayat ini

Beberapa naskah kuno memiliki kata etrophophorēsen (merawat seperti merawat anak) sementara yang lain etropoforēsen (bersabar/menanggung). Perbedaan satu huruf yang mengubah makna: apakah Allah 'memelihara' Israel seperti induk memelihara anak, atau 'menanggung' tingkah laku mereka? Para ahli teks masih berdebat mana yang lebih asli.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 13:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 13:18

✕  Sering dikira

"Empat puluh tahun di padang gurun adalah hukuman semata"

✓  Yang sebenarnya

Paulus menyebutnya sebagai periode di mana Allah 'bersabar' — ada relasi yang terus terjaga di tengah penderitaan itu.

✕  Sering dikira

"Israel membuktikan kesetiaan mereka di padang gurun"

✓  Yang sebenarnya

Justru sebaliknya — Paulus menekankan tingkah laku mereka yang harus ditanggung Allah dengan kesabaran.

Renungan

Renungan Singkat Kisah Para Rasul 13:18

Allah sabar kepada kita, bahkan ketika kita gagal berulang kali. Kita juga dipanggil untuk bersabar terhadap orang lain, dan percaya bahwa kesabaran adalah bentuk kasih yang nyata.

Ya Allah, ajar aku untuk bersabar seperti Engkau sabar, dan tidak mudah putus asa terhadap orang-orang di sekitarku. Amin.