Harus jadi saksi kebangkitan
Kisah Para Rasul 1:22
Memilih Pengganti Yudas
“mulai dari baptisan Yohanes sampai pada hari ketika Ia diangkat dari antara kita, salah satu dari mereka ini harus menjadi saksi tentang kebangkitan-Nya bersama kita.””Kisah Para Rasul 1:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga Kisah Para Rasul 1.23–2.3 5 meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."”Kisah Para Rasul 1:22 · TB
Terjemahan Baru
“(1:21)”Kisah Para Rasul 1:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:21)”Kisah Para Rasul 1:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Beginning from the baptism of John, unto that same day that he was taken up from us, must one be ordained to be a witness with us of his resurrection.”Kisah Para Rasul 1:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 1:22?
Ayat ini menegaskan bahwa pengganti Yudas harus turut menjadi saksi kebangkitan Yesus. Ini berarti mereka yang ditunjuk harus memiliki bukti dan pengalaman langsung akan Yesus yang bangkit, bukan sekadar teori.
Latar belakang
Satu syarat paling penting: saksi kebangkitan
Setelah menyebut syarat pengalaman yang panjang, Petrus menegaskan inti jabatan rasul: menjadi saksi kebangkitan Yesus. Bukan sekadar percaya — tapi sudah melihat sendiri Yesus yang sudah bangkit. Kesaksian tentang kebangkitan adalah fondasi seluruh iman Kristen.
Di mana
Ruang atas, Yerusalem
Pertemuan untuk memilih pengganti Yudas
Kapan
~30 M
Sebelum Pentakosta
Yang berbicara
Petrus
Menyelesaikan penjelasan tentang syarat pengganti Yudas
Kepada
120 orang percaya
Komunitas pertama yang berkumpul di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀναστάσεως
kebangkitan · resurrection
Anastasis = bangkit berdiri, kebangkitan dari kematian. Kata yang sama digunakan untuk 'berdiri' ketika seseorang bangkit.
μάρτυρα
saksi · witness
Martus = saksi mata yang dapat memberikan kesaksian di pengadilan. Bukan hanya percaya — tapi sudah melihat.
τούτων
mereka ini · one of these
Mengacu pada kelompok yang sudah mengikuti Yesus dari baptisan Yohanes — mereka yang memenuhi seluruh syarat.
Anastasis (kebangkitan) dan martus (saksi) adalah dua kata yang mendefinisikan jabatan rasul — seseorang yang secara langsung menyaksikan Yesus yang bangkit dari kematian.
Tahukah kamu
Kebangkitan adalah isu sentral, bukan pinggiran
Paulus nanti menulis di 1 Korintus 15:17 bahwa 'jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaanmu.' Bagi komunitas awal, kebangkitan bukan tambahan pada Injil — kebangkitan adalah Injil itu sendiri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 1:22
1 Korintus 15:14-17
Paulus menegaskan centralitas kebangkitan yang sama dengan yang Petrus tekankan.
“Kalau Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaanmu.”
Lukas 24:48
Yesus sendiri menyebut mereka sebagai saksi — tugas yang dilanjutkan dalam jabatan rasul.
“Kamu adalah saksi dari semuanya ini.”
Kisah Para Rasul 4:33
Inilah yang pada akhirnya dilakukan oleh para rasul — sesuai jabatan yang diuraikan Petrus.
“Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 1:22
✕ Sering dikira
'Saksi kebangkitan artinya siapapun yang percaya Yesus bangkit.'
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, saksi berarti yang sudah melihat sendiri Yesus yang hidup setelah bangkit — pengalaman langsung, bukan hanya iman.
✕ Sering dikira
'Kebangkitan adalah salah satu dari banyak isu penting dalam iman Kristen.'
✓ Yang sebenarnya
Kebangkitan adalah isu sentral — tanpa kebangkitan, seluruh fondasi iman Kristen runtuh (1 Korintus 15:14).
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 1:22
Kita juga dipanggil menjadi saksi kebangkitan Kristus melalui hidup kita. Kesaksian kita tidak hanya perkataan, tetapi juga tindakan yang menunjukkan kuasa kebangkitan.
Tuhan, jadikan aku saksi kebangkitan-Mu yang hidup, yang membawa harapan bagi sesama. Amin.