Pernyataan Milik dan Hasrat

Kidung Agung 7:10

Pujian dan Kerinduan

PerikopPengantin Perempuan kepada Kekasihnya · Kidung Agung 7:10-13 →
“Aku adalah milik kekasihku, dan hasratnya adalah bagiku.”

Kidung Agung 7:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 7:10?

Ayat ini adalah pernyataan kepemilikan timbal balik yang indah: 'Aku milik kekasihku, dan hasratnya adalah padaku.' Ini menegaskan komitmen dan ketersediaan penuh dalam hubungan cinta yang saling mengasihi.

Latar belakang

Saling Dimiliki

Perempuan menyatakan dengan tegas bahwa ia adalah milik kekasihnya, dan hasrat kekasihnya tertuju padanya. Ini adalah ungkapan komitmen timbal balik dalam kasih yang setia.

Di mana

Tidak spesifik

Dalam syair cinta, mungkin di padang atau kebun

Kapan

~950 SM

Zaman Salomo, Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pernikahan atau pertunangan
Ajakan pergi ke padang
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kekasih (perempuan)

Seorang perempuan yang saling mengasihi, mungkin pengantin

K

Kepada

Kekasih (laki-laki)

Seorang laki-laki yang saling mengasihi, mungkin pengantin

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לְדוֹדִי

ledodi · milik

bagi kekasihku; menunjukkan kepemilikan atau hubungan

תְּשׁוּקָה

tesyuqah · hasrat

keinginan yang kuat, kerinduan yang membara

עָלַי

alay · bagiku

terhadapku; arah perhatian atau keinginan

Ketiga kata ini menegaskan mutualitas: perempuan milik kekasih, dan hasrat kekasih tertuju padanya. Ini lebih dari sekadar perasaan—ini pernyataan komitmen yang timbal balik.

Tahukah kamu

Kata 'hasrat' jarang muncul

Kata Ibrani untuk 'hasrat' di ayat ini (tesyuqah) hanya muncul tiga kali di Alkitab, dua kali dalam Kejadian, dan satu di sini, menunjukkan intensitas kerinduan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 7:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 7:10

✕  Sering dikira

Beberapa orang mengira 'hasrat' di sini berarti nafsu berdosa, padahal dalam konteks pernikahan itu wajar.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah hasrat yang sehat dalam ikatan kasih yang sah.

✕  Sering dikira

Ayat ini dianggap membenarkan kepemilikan yang egois, padahal justru saling memberi.

✓  Yang sebenarnya

Keduanya saling memiliki, bukan salah satu pihak saja yang menjadi milik.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 7:10

Pernikahan adalah ikatan di mana kita saling memiliki dan mengutamakan kebutuhan pasangan. Hari ini, mari kita bertanya: apakah hasratku tertuju pada pasangan? Bagaimana aku bisa menunjukkan bahwa aku sepenuhnya miliknya, dalam suka dan duka?

Tuhan, bentuklah hatiku agar selalu tertuju pada pasanganku, dan biarlah aku menjadi miliknya sepenuhnya, sebagaimana ia menjadi milikku, dalam kasih yang Engkau rancang. Amin.