Kidung Agung 5:6
“Aku membukakan pintu bagi kekasihku, tetapi kekasihku telah berbalik, dan pergi! Jiwaku menghilang ketika dia berbicara. Aku mencarinya, tetapi tidak menemukannya. Aku memanggilnya, tetapi dia tidak menjawabku.”Kidung Agung 5:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kekasihku kubukakan pintu, tetapi kekasihku sudah pergi, lenyap. Seperti pingsan aku ketika ia menghilang. Kucari dia, tetapi tak kutemui, kupanggil, tetapi tak disahutnya.”Kidung Agung 5:6 · TB
Terjemahan Baru
“Kubukakan pintu bagi kekasihku, tetapi ia telah berbalik dan pergi. Aku sangat merindukan suaranya; kucari dia, tapi sia-sia. Kupanggil namanya, tapi ia tak menyahut.”Kidung Agung 5:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I opened to my beloved; but my beloved had withdrawn himself, and was gone: my soul failed when he spake: I sought him, but I could not find him; I called him, but he gave me no answer.”Kidung Agung 5:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 5:6?
Ketika ia membuka pintu, kekasihnya sudah pergi. Ia mencarinya tetapi tidak menemukan. Ini menggambarkan penyesalan karena terlambat merespons. Ada rasa kehilangan dan kerinduan yang mendalam setelah melewatkan kesempatan untuk bertemu.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 5:6
Jangan menunda respons kita terhadap kasih. Kesempatan yang terlewat bisa membawa penyesalan. Mari belajar untuk peka dan segera menanggapi panggilan Tuhan dan orang-orang yang kita kasihi.
Tuhan, ajari aku untuk tidak menunda-nunda dalam merespons kasih-Mu dan kasih sesama, agar aku tidak menyesal. Amin.