Malam Pengantin yang Manis

Kidung Agung 5:1

Perayaan Cinta yang Penuh Makna

“Aku sudah masuk ke kebunku, dindaku, pengantin perempuanku. Aku sudah mengumpulkan mur dan rempah-rempahku. Aku sudah makan sarang maduku dan maduku. Aku sudah minum anggurku dan susuku. Makanlah, hai sahabat-sahabatku, dan minumlah. Mabuklah dengan cinta!”

Kidung Agung 5:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kidung Agung 5:1?

Ayat ini menggambarkan suami (atau Tuhan) yang memasuki 'kebun' yang adalah simbol keintiman. Dia mengundang sahabat-sahabatnya untuk ikut menikmati cinta. Ini menunjukkan berkat dan kepuasan dalam hubungan yang penuh kasih, di mana berbagi sukacita dengan orang lain adalah bagian dari kebahagiaan.

Latar belakang

Undangan untuk Menikmati Cinta

Mempelai pria mengundang pasangannya dan teman-teman untuk ikut menikmati kebun cinta mereka. Ini adalah gambaran sukacita dan kemesraan dalam pernikahan yang diberkati.

Di mana

Istana di Yerusalem

Kamar pengantin pada malam hari

Kapan

~950 SM

Zaman Raja Sulaiman

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pernikahan diadakan
Pesta cinta berlanjut
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Mempelai Pria

Raja Sulaiman yang muda, sekitar 20-an

M

Kepada

Mempelai Wanita

Gadis Sulam, cantik dan sederhana

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גַּן

gan · kebun

taman yang ditanami, sering melambangkan kesuburan dan tempat kesenangan.

מוֹר

mor · mur

getah wangi dari pohon mur, dipakai dalam pembuatan minyak urapan.

שָׁכַר

shakar · mabuk

menjadi mabuk, di sini secara metaforis untuk kepenuhan sukacita cinta.

Kata 'kebun', 'mur', dan 'mabuk' bersama-sama menunjukkan bahwa cinta itu indah, harum, dan memabukkan secara positif—menggambarkan kepuasan yang utuh dalam pernikahan.

Tahukah kamu

Mur dan Rempah-rempah

Mur sering digunakan untuk minyak urapan dan parfum, melambangkan keintiman yang harum. Di zaman kuno, mur juga dipakai untuk mengurapi jenazah, tetapi di sini menjadi simbol cinta yang hidup.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 5:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kidung Agung 5:1

✕  Sering dikira

Anggapan bahwa 'mabuk' berarti alkohol dan mengajarkan mabuk-mabukan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora puisi untuk cinta yang memenuhi dan membuat hati gembira, bukan anjuran harfiah.

✕  Sering dikira

Menganggap semua ini hanya tentang hubungan fisik semata.

✓  Yang sebenarnya

Teks ini juga menggambarkan keintiman emosional dan komitmen dalam pernikahan.

Renungan

Renungan Singkat Kidung Agung 5:1

Pernikahan dan keintiman adalah anugerah yang indah. Kita dipanggil untuk menikmati berkat Tuhan dan berbagi sukacita itu dengan orang lain, bukan menyimpannya sendiri.

Tuhan, terima kasih untuk cinta dan keintiman yang Engkau berikan; ajar kami untuk menikmatinya dan membagikannya dengan murah hati. Amin.