Abu tungku menjadi senjata tulah bisul
Keluaran 9:8
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, “Ambillah bagimu segenggam abu dari tungku dan biarkanlah Musa menghamburkannya ke udara di depan mata Firaun.”Keluaran 9:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun: "Ambillah jelaga dari dapur peleburan serangkup penuh, dan Musa harus menghamburkannya ke udara di depan mata Firaun.”Keluaran 9:8 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, "Ambillah beberapa genggam abu dari tempat pembakaran. Di depan raja, Musa harus menghamburkan abu itu ke udara.”Keluaran 9:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, “Ambillah beberapa genggam abu dari tempat pembakaran. Musa harus melemparkan abu itu ke udara di hadapan raja.”Keluaran 9:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD said unto Moses and unto Aaron, Take to you handfuls of ashes of the furnace, and let Moses sprinkle it toward the heaven in the sight of Pharaoh.”Keluaran 9:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:8?
Tuhan memerintahkan Musa dan Harun untuk mengambil segenggam abu dari tungku dan menghamburkannya ke udara di depan Firaun, yang akan menjadi debu halus dan menyebabkan bisul bernanah di seluruh Mesir.
Latar belakang
Instruksi tulah keenam yang tidak biasa
Tulah keenam dimulai dengan cara yang unik: abu dari tungku pembakaran diambil dan dilempar ke udara di hadapan Firaun. Tungku mungkin merujuk pada tungku bata yang dipakai budak Israel — instrumen penindasan kini menjadi alat penghakiman.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Di depan Firaun · di tungku pembakaran
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang memberi instruksi kepada Musa dan Harun
Kepada
Musa dan Harun
Dua bersaudara, pemimpin Israel dan juru bicara TUHAN
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פִּיחַ
piach · abu
Abu atau jelaga — abu tungku pembakaran yang ringan dan mudah menyebar ke udara.
כִּבְשָׁן
kivshan · tungku
Tungku pembakaran atau dapur api — bisa merujuk pada tungku bata atau peleburan logam, simbol kerja keras yang menyiksa.
זָרַק
zaraq · menghamburkannya
Melempar atau menaburkan — gerakan yang disengaja dan dramatis, bukan sekadar membuang abu biasa.
Abu dari tungku penindasan dilempar ke udara dan menjadi bencana bagi penindas. Ada keadilan puitis di sini: alat perbudakan berbalik menjadi alat penghakiman.
Tahukah kamu
Abu tungku bata = simbol penderitaan Israel
Orang Israel dipaksa membuat bata di tungku-tungku panas Mesir (Keluaran 1:14). Abu yang digunakan dalam tulah ini kemungkinan berasal dari tungku yang sama — penderitaan Israel secara harfiah berbalik menjadi tulah atas Mesir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:8
Keluaran 1:14
tungku sebagai simbol perbudakan
“dan membuat hidup mereka pahit dengan perbudakan yang berat, yaitu mengolah tanah liat, dan batu bata, dan segala jenis pekerjaan di ladang.”
Yesaya 54:16
Allah menguasai senjata penghancur
“Lihatlah, Akulah yang menciptakan pandai besi yang meniup bara api dan mengeluarkan senjata untuk kegunaannya. Aku juga yang menciptakan perusak untuk memusnahkan.”
Mazmur 7:15-16
kejahatan berbalik ke pelakunya
“Lihatlah, dia mengandung kejahatan dan hamil dengan kefasikan, dan melahirkan kebohongan. Dia menggali lubang yang dalam dan jatuh ke dalam lubang yang dibuatnya sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:8
✕ Sering dikira
Abu ini adalah bahan kimia beracun yang menyebabkan bisul
✓ Yang sebenarnya
Teks menekankan tindakan Allah yang mengubah abu biasa menjadi agen tulah — bukan penjelasan medis.
✕ Sering dikira
Hanya Musa yang terlibat, Harun hanya penonton
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini secara eksplisit menyebutkan Harun juga menerima instruksi bersama Musa.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:8
Tuhan dapat menggunakan hal-hal sederhana dan sehari-hari untuk menunjukkan kuasa-Nya. Kita perlu percaya bahwa Dia sanggup memakai cara apa pun untuk menyatakan kebenaran-Nya di tengah situasi sulit.
Ya Tuhan, pakailah hidupku dan hal-hal sederhana yang kumiliki untuk menjadi saluran kuasa-Mu. Amin.