Hujan yang Terlupakan
Yeremia 5:24
Pencarian Satu Orang yang Adil
“Mereka tidak berkata dalam hati mereka, ‘Marilah kita takut kepada TUHAN, Allah kita, yang memberikan hujan pada waktunya, baik hujan awal maupun hujan akhir musim gugur dan hujan musim semi, dan menyediakan bagi kita, minggu-minggu panen yang ditetapkan.’”Yeremia 5:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka tidak berkata dalam hatinya: Baiklah kita takut akan TUHAN, Yeremia 5.25–29 28 Allah kita, yang memberi hujan pada waktunya, hujan pada awal musim maupun hujan pada akhir musim, dan yang menjamin bagi kita minggu-minggu yang tetap untuk panen.”Yeremia 5:24 · TB
Terjemahan Baru
“Tidak pernah kamu ingat untuk menghormati Aku, padahal Akulah yang mengirim hujan, baik pada awal maupun pada akhir musim hujan. Aku pula yang memberikan kepadamu musim panen setiap tahun.”Yeremia 5:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Neither say they in their heart, Let us now fear the LORD our God, that giveth rain, both the former and the latter, in his season: he reserveth unto us the appointed weeks of the harvest.”Yeremia 5:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 5:24?
Bangsa itu tidak berkata dalam hati mereka untuk takut kepada Tuhan yang memberi hujan pada waktunya dan menjamin panen. Mereka mengabaikan pemeliharaan Tuhan yang terus-menerus dalam hidup mereka.
Latar belakang
Mengabaikan Pemeliharaan Allah
Allah menegur karena umat tidak berkata dalam hati untuk takut kepada-Nya, padahal Dia memberi hujan pada waktunya, baik hujan awal maupun hujan akhir, dan menjamin musim panen. Mereka melupakan kebaikan-Nya dalam kehidupan sehari-hari.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, di hadapan umat yang mendengar nubuat
Kapan
~600 SM
Periode kerajaan Yehuda (akhir)
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, melanjutkan perkataan-Nya
Kepada
Bangsa Israel
Umat yang tidak merenungkan kebaikan Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
merasa takut, hormat, atau kagum
מָטָר
matar · hujan
hujan, air yang turun dari langit
קָצִיר
qatsir · musim panen
panen, musim menuai, waktu menuai hasil
Rasa takut kepada Allah seharusnya muncul dari pengamatan atas pemeliharaan-Nya yang setia, seperti hujan dan panen; tetapi Israel menikmati berkat itu tanpa mengakui Sumbernya.
Tahukah kamu
Hujan awal dan hujan akhir di Israel
Hujan awal biasanya terjadi pada bulan Oktober-November untuk mempersiapkan tanah, dan hujan akhir pada bulan Maret-April untuk mematangkan tanaman. Keteraturan hujan ini sangat penting untuk pertanian Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 5:24
Ul 11:14
Janji hujan pada musimnya
“maka Ia akan memberikan hujan untuk negerimu pada musimnya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu, dan minyakmu.”
Mat 5:45
Hujan sebagai berkat umum
“Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik, dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.”
Kis 14:17
Kebaikan Allah melalui hujan
“Ia tidak membiarkan diri-Nya tanpa kesaksian, karena Ia berbuat baik, memberi kamu hujan dari langit dan musim-musim subur, memenuhi hatimu dengan makanan dan kegembiraan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 5:24
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa ketaatan kita adalah syarat mutlak untuk menerima berkat Allah, sehingga jika kita gagal, Allah tidak lagi berbuat baik.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun ketidaktaatan membawa konsekuensi, Allah tetap menunjukkan kebaikan-Nya secara umum, dan ayat ini menekankan pentingnya mengakui sumber berkat.
✕ Sering dikira
Istilah 'hujan awal' dan 'hujan akhir' hanya berbicara tentang fenomena alam, tanpa makna rohani.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, hujan melambangkan berkat dan pemeliharaan Allah yang harus menuntun umat pada rasa syukur dan takut akan Dia.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 5:24
Seringkali kita mengambil berkat Tuhan sebagai hal yang biasa. Berhentilah sejenak dan bersyukurlah untuk setiap kebaikan Tuhan, termasuk hal-hal kecil seperti cuaca dan makanan.
Bapa, terima kasih atas pemeliharaan-Mu yang setia. Ajari aku untuk selalu mengingat-Mu dan bersyukur dalam segala hal. Amin.