Seluruh Mesir porak-poranda oleh hujan es
Keluaran 9:25
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Hujan es itu menghantam seluruh tanah Mesir, segala sesuatu yang ada di ladang, baik manusia maupun binatang. Hujan es juga menghantam segala tanaman di ladang dan menghancurkan setiap pohon di ladang.”Keluaran 9:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Hujan es itu menimpa binasa segala sesuatu yang ada di padang, di seluruh tanah Mesir, dari manusia sampai binatang; juga segala tumbuh- tumbuhan di padang ditimpa binasa oleh hujan itu dan segala pohon di padang ditumbangkannya.”Keluaran 9:25 · TB
Terjemahan Baru
“Di seluruh negeri hujan es itu membinasakan segala sesuatu di ladang, termasuk manusia dan ternak. Semua tanaman di ladang rusak dan pohon-pohon ditumbangkan.”Keluaran 9:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hujan es menghantam semua yang ada di ladang di seluruh Mesir, baik manusia, binatang, tanaman, maupun pepohonan.”Keluaran 9:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the hail smote throughout all the land of Egypt all that was in the field, both man and beast; and the hail smote every herb of the field, and brake every tree of the field.”Keluaran 9:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:25?
Hujan es yang dahsyat menghancurkan segala sesuatu di ladang Mesir, termasuk manusia dan binatang yang tidak berlindung. Ini menunjukkan kuasa Allah atas alam dan ciptaan-Nya, serta konsekuensi dari kerasnya hati Firaun.
Latar belakang
Kerusakan total di seluruh Mesir
Hujan es menghantam semua yang ada di ladang — manusia, binatang, tanaman, dan pohon. Tidak ada yang tersisa di luar ruangan. Pertanian Mesir yang kaya, yang bergantung pada ladang-ladang di sepanjang Nil, porak-poranda dalam satu malam.
Di mana
Seluruh tanah Mesir
Ladang, kebun, hutan Mesir · semua hancur
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel yang mendengar kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּךְ
vayyak · menghantam
Memukul atau menghantam dengan keras — kata yang biasanya dipakai untuk pukulan perang atau hukuman yang serius.
כָּל
kol · segala sesuatu
Semua atau segala — totalitas kerusakan, tidak ada yang terlewat di luar ruangan.
שָׁבַר
shavar · menghancurkan
Menghancurkan atau mematahkan — kerusakan yang permanen, bukan sekadar membungkuk atau rusak ringan.
Tiga kata tindakan — menghantam, mematahkan, menghancurkan — menggambarkan kerusakan yang komprehensif dan tidak dapat dipulihkan. Ini bukan kerusakan parsial tapi pemusnahan total.
Tahukah kamu
Pertanian Mesir dan pentingnya tanaman ladang
Mesir kuno mengandalkan tanaman ladang yang ditanam setelah banjir Nil surut. Musim tanam berlangsung sekitar Oktober-Maret. Tulah hujan es ini menyerang di musim yang sangat tidak tepat dan menghancurkan hasil panen yang sedang tumbuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:25
Mazmur 78:47-48
kerusakan tulah hujan es
“Dia membinasakan pokok anggur mereka dengan hujan es dan pohon ara mereka dengan hujan batu... Dia menyerahkan ternaknya kepada hujan es dan kawanannya kepada petir.”
Yoel 1:12
kehancuran tanaman
“Pohon anggur telah mengering dan pohon ara telah layu; pohon delima, juga pohon kurma dan pohon apel — semua pohon di padang telah kering...”
Yeremia 5:17
kehancuran total atas negeri
“Mereka akan memakan panenmu dan makananmu; mereka akan memakan anak-anakmu laki-laki dan perempuanmu; mereka akan memakan kawanan dombamu dan kawanan sapimu; mereka akan memakan pohon anggurmu dan pohon aramu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:25
✕ Sering dikira
Hujan es hanya merusak di beberapa wilayah Mesir saja
✓ Yang sebenarnya
Teks menyebutkan 'seluruh tanah Mesir' dan menggunakan kata 'segala sesuatu yang ada di ladang' — ini kerusakan yang menyeluruh.
✕ Sering dikira
Manusia yang berada di luar bisa berlindung di balik pohon
✓ Yang sebenarnya
Pohon-pohon pun dihancurkan oleh hujan es ini — tidak ada perlindungan di luar rumah.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:25
Ketika kita menolak mendengarkan Tuhan, konsekuensinya bisa menghancurkan hal-hal yang kita anggap berharga. Mari belajar untuk merendahkan hati dan taat kepada-Nya sebelum kita mengalami kerugian yang lebih besar.
Tuhan, ajar kami untuk selalu mendengarkan suara-Mu dan tidak mengeraskan hati, agar kami terhindar dari kehancuran akibat dosa. Amin.