Musa menaburkan abu di hadapan Firaun
Keluaran 9:10
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Lalu, mereka mengambil abu dari tungku dan berdiri di hadapan Firaun. Kemudian, Musa menghamburkannya ke udara dan itu menjadi bisul yang pecah bernanah pada manusia dan binatang.”Keluaran 9:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu mereka mengambil jelaga dari dapur peleburan, dan berdiri di depan Firaun, kemudian Musa menghamburkannya ke udara, maka terjadilah barah, yang memecah sebagai gelembung pada manusia dan binatang,”Keluaran 9:10 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Musa dan Harun mengambil abu, dan menghadap raja. Musa menghamburkan abu itu ke udara. Pada manusia dan binatang timbullah bisul-bisul yang pecah menjadi luka bernanah.”Keluaran 9:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Musa dan Harun mengambil abu dari tempat pembakaran dan menghadap raja. Musa melemparkan abu itu ke udara, lalu timbullah bisul-bisul bernanah pada kulit semua orang dan binatang di Mesir. Mereka sangat menderita, bahkan para ahli sihir tidak sanggup berdiri di hadapan Musa karena kesakitan akibat bisul bernanah itu.”Keluaran 9:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they took ashes of the furnace, and stood before Pharaoh; and Moses sprinkled it up toward heaven; and it became a boil breaking forth with blains upon man, and upon beast.”Keluaran 9:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:10?
Musa dan Harun melakukan persis seperti yang diperintahkan Tuhan; bisul pun menyerang manusia dan binatang, termasuk para ahli sihir Mesir, yang tidak bisa berdiri di hadapan Musa karena penyakit tersebut.
Latar belakang
Pelaksanaan tulah keenam
Musa dan Harun mengambil abu, berdiri di hadapan Firaun, dan Musa melemparnya ke udara. Hasilnya langsung terlihat: bisul bernanah muncul pada manusia dan binatang di seluruh Mesir. Firaun menjadi saksi langsung terjadinya tulah.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Di depan Firaun · momen dramatis
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1446 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Bangsa Israel yang mendengar kisah ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָקַח
laqach · mengambil
Mengambil atau memperoleh — tindakan sederhana yang menjadi perantara tulah ilahi.
עָמַד
amad · berdiri
Berdiri atau tegak — postur yang menunjukkan keberanian dan otoritas di hadapan orang yang paling berkuasa di Mesir.
זְרָקוֹ
zraqo · menghamburkannya
Melemparnya — kata yang menekankan gerakan aktif, bukan menaburkan pelan-pelan tapi melempar dengan penuh keyakinan.
Gerakan sederhana — berdiri dan melempar abu — menjadi tanda kuat bahwa Allah bisa memakai tindakan yang tampak kecil untuk menghasilkan dampak yang besar.
Tahukah kamu
Berdiri di hadapan Firaun — tindakan berani
Menghadap Firaun dan melakukan sesuatu yang terlihat 'aneh' (melempar abu) di depannya adalah tindakan yang butuh keberanian luar biasa. Firaun adalah raja yang punya kuasa hidup-mati atas siapa saja.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:10
Keluaran 4:3-4
tindakan sederhana = tanda besar
“TUHAN berfirman, "Lemparkan itu ke tanah." Musa melemparkannya ke tanah dan itu menjadi ular... TUHAN berkata kepada Musa, "Ulurkan tanganmu dan pegang ekornya."”
Bilangan 17:10
benda fisik sebagai tanda
“TUHAN berfirman kepada Musa, "Kembalikan tongkat Harun ke depan tabut kesaksian supaya disimpan sebagai tanda bagi orang-orang yang memberontak."”
1 Korintus 1:27
tanda sederhana mengalahkan yang kuat
“Namun, Allah memilih yang bodoh di dunia untuk mempermalukan yang bijak, dan Allah memilih yang lemah di dunia untuk mempermalukan yang kuat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:10
✕ Sering dikira
Bisul hanya timbul karena abu menyebar ke udara secara alami
✓ Yang sebenarnya
Teks menggambarkan ini sebagai tindakan ajaib Allah yang mengubah abu menjadi agen penyakit supranatural.
✕ Sering dikira
Firaun tidak hadir dan tidak melihat kejadian ini
✓ Yang sebenarnya
Ayat 8 menyatakan mereka 'berdiri di hadapan Firaun' — dia menyaksikan langsung.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:10
Ketika kita taat melakukan perintah Tuhan, bahkan hal yang tampak aneh, Dia akan memakai ketaatan kita untuk menyatakan kuasa-Nya. Jangan takut untuk taat, karena hasilnya di tangan Tuhan.
Bapa, berikan aku keberanian untuk taat pada Firman-Mu, meskipun itu tidak masuk akal bagiku. Amin.