Perintah TUHAN: Lepaskan umat-Ku
Keluaran 9:1
Tulah Penyakit, Bisul, dan Hujan Es
“Kemudian, TUHAN berfirman kepada Musa, “Pergilah kepada Firaun dan katakan kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku.”Keluaran 9:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah menghadap Firaun dan berbicaralah kepadanya: Beginilah firman TUHAN, Allah orang Ibrani: Keluaran 9.2–7 39 Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku.”Keluaran 9:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah menghadap raja, dan katakan kepadanya bahwa TUHAN, Allah orang Ibrani, berkata: 'Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat berbakti kepada-Ku.”Keluaran 9:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN berkata kepada Musa, “Pergilah menghadap raja dan sampaikan bahwa TUHAN, Allah umat Israel, berkata, ‘Biarkanlah umat-Ku pergi agar mereka dapat menyembah-Ku!”Keluaran 9:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the LORD said unto Moses, Go in unto Pharaoh, and tell him, Thus saith the LORD God of the Hebrews, Let my people go, that they may serve me.”Keluaran 9:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 9:1?
Tuhan memerintahkan Musa untuk menghadap Firaun dan menyampaikan pesan-Nya: biarkan umat Israel pergi untuk beribadah kepada-Nya. Ini menunjukkan Tuhan memberi kesempatan kepada Firaun untuk bertobat sebelum hukuman datang.
Latar belakang
Pembukaan tulah kelima
TUHAN kembali menyuruh Musa menghadap Firaun dan mengulangi tuntutan yang sama: lepaskan umat Israel. Ini bukan permintaan biasa — ini ultimatum ilahi. Setiap kali Firaun menolak, hukuman semakin berat.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Di hadapan takhta Firaun · pagi hari
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel, berbicara lewat Musa kepada Firaun
Kepada
Firaun Mesir
Raja Mesir yang menahan bangsa Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָמַר
amar · berfirman
Berkata atau berbicara — dipakai untuk firman Allah yang punya otoritas penuh, bukan sekadar percakapan biasa.
שַׁלַּח
shallach · pergi
Melepaskan atau mengizinkan pergi — mengandung arti pembebasan aktif, bukan cuma diam-diam membiarkan.
עָבַד
avad · melayani
Bekerja atau mengabdi — kata yang sama dipakai untuk perbudakan di Mesir dan ibadah kepada Allah, kontrasnya disengaja.
Perintah 'pergi untuk melayani' bukan sekadar urusan administrasi — ini pergantian tuan: dari Firaun kepada Allah. Tiga kata ini merangkum seluruh tema Keluaran.
Tahukah kamu
"Biarkanlah umat-Ku pergi" — frasa berulang
Frasa ini muncul sekitar delapan kali dalam kitab Keluaran, membentuk pola refrain yang menegaskan bahwa kebebasan Israel adalah kehendak Allah, bukan negosiasi politik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 9:1
Keluaran 5:1
tuntutan yang sama
“Sesudah itu, Musa dan Harun menghadap Firaun dan berkata, "Inilah firman TUHAN, Allah Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun."”
Keluaran 8:1
pola berulang
“TUHAN berfirman kepada Musa, "Pergilah kepada Firaun dan katakan kepadanya, 'Inilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani Aku.'"”
Roma 9:17
tujuan ilahi
“Sebab, Kitab Suci berkata kepada Firaun: "Aku telah membangkitkanmu untuk tujuan ini, yaitu agar Aku dapat mempertunjukkan kuasa-Ku melaluimu dan agar nama-Ku diberitakan di seluruh bumi."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 9:1
✕ Sering dikira
"Melayani" berarti ibadah formal di bait suci
✓ Yang sebenarnya
Kata avad mencakup seluruh kehidupan yang dipersembahkan kepada Allah — bukan cuma ritual keagamaan.
✕ Sering dikira
Firaun bisa bernegosiasi soal syarat kepergian
✓ Yang sebenarnya
TUHAN tidak menawarkan kompromi — tuntutannya jelas: lepaskan seluruh umat Israel.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 9:1
Tuhan sering memberi peringatan sebelum konsekuensi terjadi. Saat kita menerima teguran, jangan mengeraskan hati, tetapi ambil waktu untuk merenung dan berubah.
Tuhan, berikanlah aku hati yang lembut untuk mendengarkan peringatan-Mu dan segera bertobat. Amin.