TUHAN menyuruh Musa temui Firaun pagi-pagi di tepi air
Keluaran 8:20
Tulah Katak, Nyamuk, dan Lalat
“TUHAN berkata kepada Musa, “Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah di hadapan Firaun. Amatilah, ketika dia menuju ke air, katakanlah kepadanya, ‘Inilah firman TUHAN: Biarkan umat-Ku pergi supaya mereka dapat melayani-Ku.”Keluaran 8:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Bangunlah pagi-pagi dan berdirilah menantikan Firaun, pada waktu biasanya ia keluar ke sungai, dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman TUHAN: Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka beribadah kepada-Ku;”Keluaran 8:20 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepada Musa, "Pergilah besok pagi-pagi sekali menemui raja pada waktu ia turun ke sungai, dan sampaikanlah kepadanya perkataan-Ku ini: 'Izinkanlah umat-Ku pergi beribadat kepada-Ku.”Keluaran 8:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian TUHAN berkata kepada Musa, “Besok kamu harus bangun pagi-pagi sekali dan pergi menghadap raja ketika dia turun ke sungai. Sampaikanlah kepadanya: Beginilah perkataan TUHAN kepadamu, ‘Biarkanlah umat-Ku pergi, supaya mereka dapat menyembah-Ku.”Keluaran 8:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the LORD said unto Moses, Rise up early in the morning, and stand before Pharaoh; lo, he cometh forth to the water; and say unto him, Thus saith the LORD, Let my people go, that they may serve me.”Keluaran 8:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 8:20?
Tuhan kembali memerintahkan Musa untuk menghadap Firaun dengan peringatan yang sama: biarkan umat-Ku pergi untuk beribadah. Ini menunjukkan kesabaran Tuhan yang memberi banyak kesempatan untuk bertobat sebelum hukuman yang lebih berat.
Latar belakang
Apa yang sedang terjadi?
Allah kembali memerintahkan Musa menemui Firaun, kali ini pagi-pagi di tepi sungai — mungkin saat Firaun melakukan ritual pagi atau sekadar mandi. Pesan yang sama: biarkan umat-Ku pergi untuk melayani-Ku. Tulah keempat (lalat) akan datang jika Firaun menolak.
Di mana
Tepi Sungai Nil, Mesir
Di tepi sungai · pagi hari saat Firaun pergi ke air
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran — Tulah keempat dimulai
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Israel yang berbicara kepada Musa
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1446 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הַשְׁכֵּם בַּבֹּקֶר
hashkem ba-boker · bangunlah pagi-pagi
Bangun di pagi buta — perintah untuk menghadap Firaun sebelum hari mulai; urgensi dan keseriusan misi
הִנֵּה
hinneh · amatilah
Lihatlah atau perhatikanlah — kata seruan untuk memperhatikan sesuatu yang penting; Allah menandai momen strategis
עָבַד
avad · melayani
Melayani atau beribadah — kata yang sama dengan 'budak'; Israel harus berpindah dari melayani Firaun ke melayani Allah
Allah menyuruh Musa 'hashkem ba-boker' (bangun pagi-pagi) untuk menemui Firaun di tepi sungai — momen ketika Firaun paling bisa didekati. Strategi Allah mempertimbangkan waktu dan tempat yang tepat.
Tahukah kamu
Firaun pergi ke sungai pagi hari — untuk apa?
Ada dua interpretasi mengapa Firaun pergi ke sungai pagi hari: (1) ritual keagamaan, karena Sungai Nil dianggap suci dan Firaun mungkin melakukan penyembahan, atau (2) sekadar mandi/berenang pribadi. Jika interpretasi pertama benar, ini adalah ironi — Allah mendatangi Firaun justru saat ia sedang 'beribadah' kepada sungai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 8:20
Keluaran 7:15
pola menemui Firaun di sungai
“Pergilah kepada Firaun pada pagi hari. Lihatlah, dia akan pergi ke sungai...”
Mazmur 5:3
pagi hari untuk menghadap
“Pada waktu pagi Engkau mendengar suaraku; pada waktu pagi aku menghadap Engkau...”
Yeremia 7:13
Allah terus-menerus berbicara
“...Aku berbicara terus-menerus kepadamu, tetapi kamu tidak mendengarkan; Aku memanggil kamu, tetapi kamu tidak menjawab.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 8:20
✕ Sering dikira
Musa menemui Firaun di sungai karena Firaun sedang mandi dan terkejut
✓ Yang sebenarnya
Allah yang secara strategis memerintahkan waktu dan tempat ini; Musa tidak mencuri-curi momen, melainkan taat pada instruksi ilahi yang spesifik
✕ Sering dikira
Tulah keempat adalah nyamuk juga
✓ Yang sebenarnya
Tulah ketiga adalah nyamuk (kinnim); tulah keempat yang diperingati di sini adalah lalat (arob) — dua tulah berbeda dengan makhluk berbeda
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 8:20
Tuhan sering memberi kita kesempatan berulang kali untuk berubah. Jangan sia-siakan kesempatan itu, karena ada konsekuensi jika kita terus mengeraskan hati.
Tuhan, mampukan aku untuk peka terhadap teguran dan peringatan-Mu, dan beri aku keberanian untuk segera bertobat. Amin.