Perjanjian Tanah yang Tidak Terlupakan
Keluaran 6:4
Janji Pembebasan Besar
“Aku juga telah menetapkan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan tanah Kanaan kepada mereka, yaitu tanah tempat mereka tinggal sementara.”Keluaran 6:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(6-3) Bukan saja Aku telah mengadakan perjanjian-Ku dengan mereka untuk memberikan kepada Keluaran 6.5–9 24 mereka tanah Kanaan, tempat mereka tinggal sebagai orang asing,”Keluaran 6:4 · TB
Terjemahan Baru
“(6-3) Aku juga mengadakan perjanjian dengan mereka. Aku berjanji akan memberikan negeri Kanaan kepada mereka, negeri tempat mereka dahulu hidup sebagai orang asing.”Keluaran 6:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku juga sudah mengadakan perjanjian dengan mereka. Aku berjanji akan memberikan kepada mereka negeri Kanaan, di mana mereka dulu hidup sebagai pendatang.”Keluaran 6:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I have also established my covenant with them, to give them the land of Canaan, the land of their pilgrimage, wherein they were strangers.”Keluaran 6:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 6:4?
Tuhan mengingatkan bahwa Ia telah mengikat perjanjian dengan Abraham, Ishak, dan Yakub untuk memberikan tanah Kanaan kepada keturunan mereka. Meskipun mereka hanya menjadi pendatang di negeri itu, janji itu tetap akan digenapi. Ini menunjukkan kesetiaan Allah pada firman-Nya.
Latar belakang
Janji tanah yang sudah berabad-abad menunggu
Allah mengingatkan Musa tentang perjanjian-Nya dengan tiga leluhur besar. Tanah Kanaan bukan konsep baru — sudah dijanjikan ratusan tahun sebelumnya. Fakta bahwa para leluhur hanya tinggal 'sementara' di sana (bukan memilikinya) justru menegaskan bahwa janji itu belum selesai dan sekarang tiba waktunya.
Di mana
Mesir
Percakapan ilahi · mengingat janji kuno kepada leluhur
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang memelihara janji perjanjian-Nya
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּרִית
berit · perjanjian
Perjanjian atau kontrak ilahi yang mengikat — bukan sekadar janji biasa, tapi komitmen dengan syarat dan konsekuensi yang jelas
קוּם
qum · menetapkan
Berdiri teguh, menegakkan — Allah tidak hanya berjanji tapi 'mendirikan' perjanjian itu sebagai sesuatu yang kokoh dan permanen
גּוּר
gur · tinggal sementara
Tinggal sebagai orang asing atau tamu — status yang tidak punya hak penuh atas tanah, tapi sementara dan akan berubah
Allah 'menegakkan' (qum) sebuah 'perjanjian' (berit) sementara leluhur masih 'menumpang' (gur) — tiga kata yang bersama-sama menunjukkan bahwa situasi sementara itu selalu dimaksudkan untuk berubah.
Tahukah kamu
Kata 'tinggal sementara' dalam bahasa aslinya
Kata Ibrani 'gur' (tinggal sementara/menumpang) adalah kata yang sama untuk 'orang asing yang tinggal di antara penduduk lokal.' Para leluhur adalah tamu di Kanaan — dan Allah ingat itu selama ratusan tahun.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 6:4
Kejadian 17:8
janji tanah Kanaan
“Seluruh tanah Kanaan akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu sebagai milik untuk selama-lamanya.”
Ibrani 11:9
leluhur tinggal sementara
“Karena iman ia (Abraham) tinggal di tanah yang dijanjikan itu seolah-olah di tanah asing.”
Galatia 3:17
perjanjian bertahan lama
“Perjanjian yang telah disahkan Allah tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat yang datang 430 tahun kemudian.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 6:4
✕ Sering dikira
"Allah baru ingat janjinya sekarang"
✓ Yang sebenarnya
Allah tidak pernah lupa — Dia sedang menjelaskan kepada Musa bahwa pembebasan ini adalah kelanjutan dari rencana yang sudah lama ada
✕ Sering dikira
"Tanah Kanaan adalah milik Israel sejak Abraham"
✓ Yang sebenarnya
Para leluhur hanya tinggal sementara — kepemilikan penuh baru akan terwujud melalui proses keluaran dan penaklukan
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 6:4
Janji Tuhan tidak pernah gagal, meskipun penggenapannya mungkin tertunda. Ketika kita merasa ragu, ingatlah bahwa Tuhan setia pada perjanjian-Nya dan akan menggenapi rencana-Nya pada waktu yang tepat.
Bapa yang setia, tolong aku untuk berpegang pada janji-janji-Mu di tengah segala penantian, dan beri aku keyakinan bahwa Engkau pasti menggenapinya. Amin.