Para Bapak Leluhur Belum Tahu Nama-Ku
Keluaran 6:3
Janji Pembebasan Besar
“Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, kepada Ishak, dan kepada Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa. Namun, mengenai nama-Ku, yaitu TUHAN, Aku tidak menyatakannya kepada mereka.”Keluaran 6:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(6-2) Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN Aku belum menyatakan diri.”Keluaran 6:3 · TB
Terjemahan Baru
“(6-2) Aku menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi Aku tidak memperkenalkan diri kepada mereka dengan nama 'TUHAN'.”Keluaran 6:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku sudah menyatakan diri kepada Abraham, Isak, dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi Aku tidak memperkenalkan nama-Ku, TUHAN, kepada mereka.”Keluaran 6:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And I appeared unto Abraham, unto Isaac, and unto Jacob, by the name of God Almighty, but by my name JEHOVAH was I not known to them.”Keluaran 6:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 6:3?
Tuhan menegaskan bahwa Ia menampakkan diri kepada para patriark sebagai 'Allah Yang Mahakuasa' (El Shaddai), tetapi nama 'TUHAN' (YHWH) yang menunjukkan kasih perjanjian-Nya yang setia baru dinyatakan secara penuh kepada Musa dan bangsa Israel. Ini menandakan tahap baru dalam rencana penebusan-Nya.
Latar belakang
Ada rahasia nama yang baru terbuka
Allah menjelaskan bahwa para leluhur — Abraham, Ishak, Yakub — mengenal-Nya sebagai El Shaddai (Allah Yang Mahakuasa). Tapi nama YHWH yang penuh maknanya baru benar-benar dinyatakan sekarang, kepada Musa dan generasi pembebasan ini. Bukan berarti nama itu tidak pernah ada, tapi pemahamannya yang dalam baru sekarang dibuka.
Di mana
Mesir
Percakapan ilahi · mengingatkan sejarah leluhur
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang menyatakan identitas penuh-Nya
Kepada
Musa
Nabi dan pemimpin Israel, ~1400 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵל שַׁדַּי
El Shaddai · Allah Yang Mahakuasa
Nama Allah yang dipakai di zaman leluhur — menekankan kekuasaan-Nya yang mutlak dan kehadiran-Nya yang menyangga
רָאָה
ra'ah · menampakkan diri
Melihat atau menampakkan diri — dalam konteks ini berarti wahyu langsung, Allah membuat diri-Nya terlihat/dikenal
יָדַע
yada' · menyatakannya
Mengetahui dengan pengalaman langsung — bukan sekadar informasi di kepala, tapi kenal secara pribadi dan mendalam
Para leluhur 'melihat' Allah dan 'mengenal' El Shaddai — tapi 'yada' (kenal mendalam) nama YHWH dengan segala implikasinya adalah privilese generasi Musa yang mengalami pembebasan besar.
Tahukah kamu
El Shaddai — mungkin berasal dari kata 'gunung'
Beberapa ahli percaya 'Shaddai' berasal dari kata Ibrani 'shad' (gunung) atau Akkadia 'shadu' (gunung). Allah yang 'berkuasa seperti gunung' — gambar yang sangat kuat bagi orang nomaden yang hidup di padang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 6:3
Kejadian 17:1
El Shaddai kepada Abraham
“Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya, 'Akulah Allah Yang Mahakuasa.'”
Kejadian 28:3
nama El Shaddai
“Kiranya Allah Yang Mahakuasa memberkatimu...”
Mazmur 91:1
nama Shaddai sebagai perlindungan
“Orang yang tinggal dalam lindungan Yang Mahatinggi akan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 6:3
✕ Sering dikira
"Para leluhur tidak tahu bahwa Allah itu YHWH"
✓ Yang sebenarnya
Nama YHWH muncul sejak Kejadian, tapi makna penuhnya baru diwahyukan di era pembebasan Musa
✕ Sering dikira
"El Shaddai dan YHWH adalah allah yang berbeda"
✓ Yang sebenarnya
Keduanya nama/gelar untuk Allah yang sama — diwahyukan bertahap sesuai tahap sejarah penebusan
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 6:3
Tuhan bekerja secara progresif dalam hidup kita. Mungkin kita belum melihat jawaban doa sepenuhnya, tetapi percayalah bahwa Ia sedang menyatakan diri-Nya lebih dalam melalui setiap proses.
Tuhan, buka mataku untuk melihat karya-Mu yang baru dalam hidupku, dan beri aku hati yang rindu mengenal Engkau lebih dalam dari sebelumnya. Amin.