Firaun menolak dan melempar tuduhan balik
Keluaran 5:17
Pertarungan Pertama dengan Firaun
“Namun, dia berkata, “Pemalas! Kalian pemalas! Itulah sebabnya kalian berkata, ‘Biarlah kami pergi dan berkurban kepada TUHAN.’”Keluaran 5:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ia berkata: "Pemalas kamu, pemalas! Itulah sebabnya kamu berkata: Izinkanlah kami pergi mempersembahkan korban kepada TUHAN!”Keluaran 5:17 · TB
Terjemahan Baru
“Raja menjawab, "Kamu memang malas dan tidak mau bekerja. Itulah sebabnya kamu minta izin kepadaku untuk pergi mempersembahkan kurban kepada Tuhanmu.”Keluaran 5:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun raja menjawab, “Pemalas! Kalian memang malas! Karena itu kalian terus berkata, ‘Izinkan kami pergi menyembah dewa kami’ sebagai alasan untuk tidak bekerja!”Keluaran 5:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But he said, Ye are idle, ye are idle: therefore ye say, Let us go and do sacrifice to the LORD.”Keluaran 5:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 5:17?
Firaun menuduh mereka malas dan menganggap permintaan mereka untuk berkurban sebagai alasan untuk menghindari pekerjaan. Ia menolak permintaan mereka dan memerintahkan mereka kembali bekerja dengan beban yang lebih berat.
Latar belakang
Kemarahan Firaun: menyerang balik dengan penghinaan
Firaun tidak merespons argumen logis dengan logika — dia merespons dengan penghinaan. Menyebut mereka 'pemalas' dua kali berturut-turut menunjukkan bahwa ini bukan penilaian objektif tapi reaksi emosional untuk mengalihkan dari fakta yang tidak bisa dibantah. Taktik ini sangat familiar: ketika tidak bisa menjawab argumen, serang karakternya.
Di mana
Istana Firaun, Mesir
Ruang pengadilan · penolakan keras dari penguasa
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Firaun
Raja Mesir yang menolak mengakui ketidakadilannya
Kepada
Para kepala tukang Israel
Yang sudah berani mengajukan keluhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נִרְפִּים אַתֶּם
nirfim atem · pemalas
'Kalian orang-orang yang kendur/lemah' — kata ini diulang dua kali dalam satu respons Firaun (ay 17-18) untuk menegaskan penghinaan; bukan argumen tapi serangan personal.
נִזְבְּחָה
nizbechah · berkurban
Kata kerja kohortif: 'mari kita berkurban' — Firaun menirukan perkataan Israel dengan nada mengejek, seolah keinginan beribadah itu tidak masuk akal.
אֹמְרִים
omrim · kalian berkata
Partisipel aktif 'orang-orang yang berkata/terus berkata' — Firaun menggambarkan permintaan ibadah sebagai sesuatu yang terus-menerus diulang-ulang, menjengkelkan.
Firaun menggunakan 'pemalas' (nirfim) untuk mengganti topik dari 'siapa yang bersalah' menjadi 'siapa yang cacat karakternya'. Ini adalah pengalihan yang disengaja — dan ironinya, Allah sendiri yang akan membuktikan siapa yang sebenarnya lemah.
Tahukah kamu
Label 'pemalas' sebagai alat dehumanisasi
Seluruh sejarah perbudakan, kata 'malas' digunakan oleh penindas untuk membenarkan penindasan. Dengan menyebut Israel 'pemalas', Firaun membangun narasi bahwa mereka memang perlu dipaksa kerja keras — bukan karena kepentingan Firaun, tapi 'demi kebaikan' mereka sendiri. Logika ini identik dengan argumen pro-perbudakan sepanjang sejarah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 5:17
Nehemia 4:4-5
respons terhadap penghinaan
“Dengarlah, ya Allah kami, sebab kami dihina. Kembalikan celaan mereka ke atas kepala mereka sendiri dan serahkan mereka menjadi jarahan di tanah pembuangan.”
1 Samuel 17:28
serangan karakter ketika tidak bisa menjawab argumen
“Eliab, kakak tertua Daud, mendengar ketika dia berbicara kepada orang-orang itu, dan amarah Eliab memanas terhadap Daud dan dia berkata, 'Mengapa kamu ke sini?... aku tahu kesombongan dan kejahatan hatimu.'”
Matius 5:11
diberi label palsu karena kebenaran
“Berbahagialah kamu jika orang-orang mencaci maki kamu dan menganiaya kamu dan berkata segala jenis kejahatan tentang kamu secara dusta oleh karena Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 5:17
✕ Sering dikira
"Firaun punya penilaian yang sah bahwa mereka malas"
✓ Yang sebenarnya
Firaun tidak menjawab fakta yang disampaikan; tuduhan 'pemalas' adalah taktik penghinaan untuk menghindari diskusi tentang ketidakadilan yang nyata.
✕ Sering dikira
"Para kepala tukang memang sedang mencari alasan untuk tidak bekerja"
✓ Yang sebenarnya
Mereka sudah dipukuli karena kuota tidak terpenuhi — mengajukan keluhan adalah tindakan yang berisiko, bukan sikap pemalas.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 5:17
Tuduhan yang tidak berdasar bisa membuat kita frustrasi. Jangan biarkan kata-kata orang lain menggoyahkan imanmu; tetaplah setia kepada Allah yang tahu kebenaran.
Ya Allah, ketika aku dituduh salah, berikan aku keteguhan hati untuk tidak menyimpan kepahitan, melainkan menyerahkan pembelaanku kepada-Mu. Amin.