Korban Bakaran Pertama di Kemah Baru
Keluaran 40:29
Tenda Suci Berdiri, Kemuliaan Turun
“Dia menempatkan mazbah persembahan bakaran di depan pintu Tenda Suci, tenda pertemuan itu, dan mempersembahkan persembahan bakaran di atasnya, dan persembahan sajian, seperti yang telah diperintahkan TUHAN kepada Musa.”Keluaran 40:29 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mezbah korban bakaran ditempatkannyalah di depan pintu Kemah Suci, yakni Kemah Pertemuan itu, dan dipersembahkannyalah di atasnya korban bakaran dan korban sajian--seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.”Keluaran 40:29 · TB
Terjemahan Baru
“dan di depan pintu itu ditaruhnya mezbah untuk kurban bakaran. Di atas mezbah itu dipersembahkannya kurban bakaran dan kurban sajian.”Keluaran 40:29 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka juga meletakkan mezbah kurban di depan pintu masuk kemah itu. Lalu Musa mempersembahkan kurban yang dibakar habis dan persembahan gandum-ganduman, sesuai perintah TUHAN kepadanya.”Keluaran 40:29 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he put the altar of burnt offering by the door of the tabernacle of the tent of the congregation, and offered upon it the burnt offering and the meat offering; as the LORD commanded Moses.”Keluaran 40:29 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 40:29?
Musa meletakkan mazbah persembahan bakaran di depan pintu Tenda Suci dan mempersembahkan korban bakaran serta korban sajian di atasnya, sesuai perintah TUHAN. Ini adalah simbol penebusan dan pengudusan.
Latar belakang
Ibadah langsung dimulai, tidak menunggu
Begitu mazbah bakaran ditempatkan di depan pintu Kemah, Musa langsung mempersembahkan korban bakaran dan persembahan sajian. Tidak ada jeda — Kemah selesai, ibadah langsung dimulai. Ini menunjukkan bahwa tujuan seluruh Kemah adalah untuk ibadah yang aktif, bukan sekadar bangunan.
Di mana
Gunung Sinai, Padang Gurun Sinai
Di kaki gunung · perkemahan Israel yang besar
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Musa (narator)
Pemimpin dan nabi Israel, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Taurat
Israel dan generasi mendatang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הָעֹלָה
ha-olah · persembahan bakaran
Korban yang seluruhnya dibakar dan 'naik' kepada Allah — tidak ada bagian untuk manusia, semuanya untuk Allah.
הַמִּנְחָה
ha-minchah · persembahan sajian
Persembahan dari hasil bumi — tepung, minyak, atau biji-bijian yang dipersembahkan kepada Allah.
וַיַּעַל
vayya'al · mempersembahkan
Menaikkan atau mempersembahkan — kata yang sama dengan 'menyalakan pelita'; keduanya adalah tindakan 'menaikkan' kepada Allah.
Vayya'al ha-olah dan ha-minchah — menaikkan korban hewan dan hasil bumi bersama-sama: ibadah yang utuh mencakup seluruh kehidupan, bukan hanya satu aspek.
Tahukah kamu
Persembahan sajian selalu menyertai korban bakaran
Korban bakaran (olah) hampir selalu disertai persembahan sajian (minchah) berupa tepung, minyak, dan anggur. Keduanya adalah satu paket persembahan — daging dan hasil bumi bersama-sama dipersembahkan kepada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 40:29
Imamat 1:3-9
aturan persembahan bakaran
“Jika persembahannya berupa korban bakaran dari lembu... Ia harus mengulurkan tangannya ke atas kepala korban bakaran...”
Roma 12:1
diri sebagai korban bakaran hidup
“...persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah...”
Ibrani 10:5-7
Kristus menggantikan semua korban
“...korban bakaran dan persembahan tidak Engkau kehendaki... 'Lihatlah, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 40:29
✕ Sering dikira
"Kemah didirikan dulu, ibadah mulai belakangan"
✓ Yang sebenarnya
Ibadah langsung dimulai begitu Kemah selesai — fungsi Kemah adalah ibadah, bukan hanya bangunan untuk dikagumi.
✕ Sering dikira
"Persembahan bakaran adalah hukuman bagi yang berdosa"
✓ Yang sebenarnya
Persembahan bakaran bisa juga sebagai pengabdian total kepada Allah, bukan hanya untuk penghapusan dosa.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 40:29
Pengorbanan Kristus sekali untuk selamanya menggantikan korban bakaran. Namun, kita dipanggil untuk mempersembahkan hidup kita sebagai persembahan yang hidup bagi Tuhan.
Terima kasih Tuhan atas pengorbanan Yesus, ajarlah aku untuk hidup sebagai persembahan yang berkenan kepada-Mu. Amin.