Allah berjanji menyertai mulut Musa dan Harun
Keluaran 4:15
Tongkat, Tanda, dan Tugas
“Kamu harus berbicara dengannya dan menaruh perkataan-perkataan itu dalam mulutnya, dan Aku akan menyertai mulutmu dan mulutnya, dan akan mengajarkan kepadamu apa yang harus kalian lakukan.”Keluaran 4:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu Keluaran 4.16–20 16 ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.”Keluaran 4:15 · TB
Terjemahan Baru
“Bicaralah dengan dia dan beritahukanlah kepadanya apa yang harus ia katakan. Aku akan menolong kamu berdua dan mengajarkan apa yang harus kamu katakan dan lakukan.”Keluaran 4:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kamu akan berbicara dengannya dan menyampaikan apa yang harus dia katakan. Aku akan menolong kalian berdua untuk berbicara dan memberitahukan apa yang harus kalian lakukan.”Keluaran 4:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And thou shalt speak unto him, and put words in his mouth: and I will be with thy mouth, and with his mouth, and will teach you what ye shall do.”Keluaran 4:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 4:15?
Tuhan menjelaskan peran Musa dan Harun: Musa akan menyampaikan firman Tuhan kepada Harun, dan Harun akan menyampaikannya kepada bangsa itu. Tuhan berjanji menyertai kedua mulut mereka dan mengajari apa yang harus dilakukan.
Latar belakang
Satu janji, dua mulut
Allah tidak menarik janji-Nya yang sebelumnya diberikan khusus untuk Musa (ay. 12). Kini Dia memperluas janji itu: Aku akan menyertai mulutmu DAN mulutnya. Bukan hanya Musa yang mendapat jaminan ilahi — Harun pun mendapatkannya. Allah menyertai tim, bukan hanya pemimpinnya.
Di mana
Gunung Horeb, Semenanjung Sinai
Di kaki gunung Allah · padang belantara sunyi
Kapan
~1446 SM
Pemanggilan Musa
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel yang mengatur rencana pembebasan
Kepada
Musa
Nabi yang kini bekerja bersama Harun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׂמְתִּי
samti · menaruh
Dari sum (שים, menetapkan/menempatkan) — Allah secara aktif menaruh firman-Nya ke dalam mulut utusan-Nya; ini bukan inspirasi pasif.
הַדְּבָרִים
hadevarim · perkataan-perkataan
Kata-kata atau firman — dalam Ibrani, devarim juga berarti 'hal-hal' atau 'urusan'; firman Allah adalah realitas yang mengubah situasi.
וְהוֹרֵיתִי
vehoreti · mengajarkan
Dari yarah (ירה) — akar kata yang sama dengan Torah; Allah yang 'mengajar' adalah Sumber Hukum dan Firman.
Allah 'menaruh' (sum) firman-Nya dalam mulut Musa dan Harun — proses yang sama seperti yang dilakukan-Nya dengan seluruh Torah; firman-Nya selalu berasal dari Dia.
Tahukah kamu
Sistem dua orang dalam pelayanan alkitabiah
Pola dua orang dalam misi adalah tema berulang dalam Alkitab — Musa dan Harun, Kaleb dan Yosua, Elias dan Elisa, Petrus dan Yohanes, Barnabas dan Paulus. Allah tampaknya menyukai model tim daripada hero tunggal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 4:15
Yeremia 1:9
Allah menaruh kata dalam mulut nabi
“Lihatlah, Aku menaruh firman-Ku dalam mulutmu.”
Yesaya 51:16
firman Allah dalam mulut utusan
“Aku menaruh firman-Ku dalam mulutmu dan melindungimu dengan naungan tangan-Ku.”
Lukas 21:15
Allah menyertai bicara utusan-Nya
“Karena Aku sendiri akan memberikan kepadamu kata-kata dan hikmat yang tidak dapat dilawan atau dibantah oleh semua lawanmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 4:15
✕ Sering dikira
Harun yang akan menjadi pemimpin utama karena lebih pandai bicara
✓ Yang sebenarnya
Harun adalah juru bicara, tapi Musa tetap pemimpin — Musa berbicara kepada Harun, Harun berbicara kepada bangsa.
✕ Sering dikira
Musa tidak perlu berbicara sama sekali karena ada Harun
✓ Yang sebenarnya
Musa masih harus berbicara — kepada Harun, kepada Allah, dan dalam banyak situasi langsung kepada Firaun juga.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 4:15
Setiap orang punya peran dalam rencana Tuhan. Tidak semua harus menjadi pembicara; ada yang menjadi pendukung di belakang. Lakukan peranmu dengan setia, percaya bahwa Tuhan menyertai.
Tuhan, mampukan aku menjalankan peran yang Engkau percayakan, baik sebagai pemimpin maupun pendukung, dengan setia dan rendah hati. Amin.